-->

Ads

Iklan

Rutan Kelas IIB Prabumulih Perketat Pengamanan

07 Januari 2022, 7.1.22 WIB Last Updated 2022-01-07T12:10:57Z


POSMETRO, PRABUMULIH - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) meningkatkan pengamanan di lingkungan Rutan. Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi kaburnya para warga binaan (napi) seperti yang terjadi di di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Empat Lawang.


"Tentu deteksi dini kita terus lakukan, kami tingkatkan kewaspadaan, kontrol pintu-pintu," ujar Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih David Rosehan Amd IP SH, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (7/1/2022).


Tak hanya itu, David mengatakan, jumlah regu pengaman dan petugas jaga yang masih belum ideal juga ditambah. Staf di Rutan pun ditugaskan untuk piket sehingga ada petugas jaga dan pengaman yang bertugas selama 24 jam secara bergantian.


Untuk membantu pengawasan, Rutan Kelas IIB Prabumulih juga telah dilengkapi 16 titik kamera CCTV yang dipasang di sejumlah titik rawan. Seperti di pintu masuk, tembok pembatas dan sudut-sudut pagar Rutan.


Rutan Kelas IIB Prabumulih pun tetap memberlakukan penggeledahan kepada setiap tamu yang hendak keluar dan masuk ke dalam lapas. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari berbagai kejadian yang tak diinginkan.


Mengenai jumlah warga binaan di Rutan Kelas IIB Prabumulih, David juga mengakui, saat ini sudah melebihi kapasitas. Dia menyebutkan, seharusnya kapasitas Rutan Prabumulih hanya untuk 193 orang warga binaan. Namun saat ini, jumlah warga binaan sudah mencapai 512 orang.


"Seharusnya satu orang warga binaan mendapat ruang gerak minimal 5,4 meter persegi. Namun saat ini ya tidak bisa," ujarnya.


Lebih jauh David menjelaskan, untuk mengatasi kondisi seperti itu, seharusnya sebagian warga binaan dipindahkan ke Lapas di daerah lain. Namun, hal tersebut sulit bisa dilakukan karena lapas di daerah lain pun sudah melebihi kapasitas.


Untuk menghindari kerawanan terjadinya gesekan antar warga binaan akibat berlebihnya kapasitas tersebut, Karutan Prabumulih ini menuturkan, Rutan yang dipimpinnya meningkatkan pembinaan kepada para warga binaan.


"Kami juga selalu mengajak warga binaan untuk bersama-sama menjaga kondusifitas di lingkungan Rutan Kelas IIB Prabumulih," tandasnya.


David menambahkan, sejauh ini pembinaan di Rutan Kelas IIB Prabumulih sudah berlangsung, terutama pembinaan soal mental keagamaan. Seperti kegiatan sholat dan mengaji. 


"Untuk menimbulkan kesadaran para warga binaan kita juga lakukan pembinaan keagamaan. Mereka (warga binaan, red) harus kita siram rohani mereka," tambahnya. (dn)

Komentar

Tampilkan

Terkini