-->

Ads

Iklan

Kasus Plesiran Kades Se-Musirawas Berkedok Bimtek Mulai Diproses Kejaksaan

04 Januari 2022, 4.1.22 WIB Last Updated 2022-01-04T11:48:47Z


POSMETRO, MUSIRAWAS - Kasus plesiran Kepala Desa se Musirawas berkedok kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang menjadi sorotan masyarakat Musirawas dan sempat viral di media sosial tampaknya menjadi atensi Pihak Kejaksaan Negeri Musirawas. 


Siang tadi, Selasa (4/01/2022) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau melakukan pememanggilan terhadap Kepala Bidang (Kabid) Fasilitasi dan Pengelolaan Keuangan Desa (DD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Musi Rawas Andre, untuk dimintai keterangan nya oleh penyidik. Meski belum diketahui statusnya saat itu apakah sebagai saksi atau hanya sekedar dimintai keterangan saja, namun Andre yang datang memenuhi panggilan Kejaksaan tampak santai.


Dengan mengenakan kemeja berwarna biru dengan celana jeans berwarna cream, Andre yang menyandang tas berwarna hitam itu tampak memasuki ruangan penyidik di Kejaksaan Negeri Musirawas. Dan sekitar sejam kemudian Andre tampak keluar Ruangan. Saat disambangi wartawan, Andre enggan berkomentar tentang perihal pemanggilan dirinya.


"Lain kali saja. Tidak usah dijelaskan lagi karena semuanya tadi sudah dijelaskan kepada penyidik" ketusnya meninggalkan awak media yang mewawancarainya.



“Lain kali saja, tidak usah dijelaskan lagi, sudah dijelaskan semua.” Singkatnya sembari berlari dari pertanyaan para awak media.



Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lubuklinggau Willy Ade Chaidir melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Yuriza Antoni didampingi Kasi Intel Aan Tomo yang dikonfirmasi membenarkan telah melakukan pemanggilan terhadap Kabid Fasilitasi dan Pengelolaan Keuangan Desa DPMD Musirawas terkait agenda Bimtek Kades se-Musirawas. Pemanggilan tersebut Aan Tomo untuk di mintai keterangan.



“Dipanggil untuk dimintai keterangan, terkait laporan dari masyarakat atas kegiatan Bimtek Kades Se Musirawas beberapa waktu lalu yang diduga menghambur-hamburkan keuangan Negara. Sementara ini masih dalam tahap pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket)” ujar Aan Tomo seraya menambahkan tidak menutup menutup kemungkinan akan ada pemanggilan selanjutnya untuk dimintai keterangan 

Komentar

Tampilkan

Terkini