-->

Ads

Iklan

Banjir Payuputat Jadi Wahana Bermain Anak

15 Januari 2022, 15.1.22 WIB Last Updated 2022-01-15T08:42:04Z


POSMETRO, PRABUMULIH - Luapan air Sungai Lematang malam tadi, Jumat (14/01/2022) membuat pemukiman 3 rukun warga (RW) di Kelurahan tersebut tergenang Banjir setinggi paha orang dewasa.


Alih-alih panik dan cemas, warga justru santai menonton sambil mengawasi anak-anak mereka yang bermain di kawasan tergenang banjir. 


Berdasarkan pantauan Posmetro, anak-anak itu terlihat senang bermain di genangan air yang membanjiri pemukiman dengan peralatan permainan seadanya. Bencana itu seolah menjadi hiburan untuk mereka. 


"Idak takut idak om. La biaso. Klu pacak banyunyo naik dikit lagi mangko lemak berenang" ujar Aji (10) Anak-anak warga sekitar.


Senada Aji, Inu (9) juga mengaku sudah biasa bermain air saat banjir. Sebab, banjir di wilayah itu sudah sering terjadi. Ladas om. Senang bisa main air. Tidak takut soalnya sudah biasa banjir," kata dia. 


Madi (48) Salah satu warga di Payuputat mengatakan, banjir itu disebabkan akibat luapan Sungai Lematang. Menurut dia, air meluap sejak kamis dini hari dan terus meninggi hingga jumat pagi hari. "Mungkin faktor hujan deras kemarin sore" kata dia.


Menurut dia, banjir kali ini merupakan banjir perdana di 2022. Ia berharap banjir segera surut agar warga bisa kembali beraktifitas seperti biasa.


"Di sini memang sering, tapi ini masih kecil dari sebelumnya. Bisa puluhan rumah yang terendam. Sawah juga banyak," kata dia.


Madi menambahkan, anak-anak memang sering bermain air ketika sering terjadi banjir. Selama masih bermain di halaman dan pemukima, anak-anak dianggap masih aman. Namun, dikhawatirkan anak-anak jangan sampai bermain ke sungai. 


Lurah Payuputat Firmansyah Tri Jaya SP yang dikonfirmasi mengungkapkan banjir Payuputat kali ini menggenangi 3 RW di kelurahan tersebut . 


"Yang terpantau ada 3 RW. RW 2, RW 4 dan RW 9. Meski begitu belum ada warga yang mengungsi. Masih aman, karna banjir disini sudah biasa kalau Sungai Lematang meluap. Kemudian rumah warga juga tinggi" ujar Firmansyah seraya berharap banjir segera surut.

Komentar

Tampilkan

Terkini