Iklan

VIRAL : Tak Punya Kostum, Tim Voli Pasir Prabumulih WO di Pertandingan Porprov

20 November 2021, Sabtu, November 20, 2021 WIB Last Updated 2021-11-20T04:12:48Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


POSMETRO, OKUS - Kontingen Prabumulih dari Cabang Olahrga (Cabor) Voli Pasir kembali menjadi perhatian di Porprov Sumsel XIII 2021 yang di Gelar di OKU Raya. Bukan karna prestasinya yang menonjol, namun lebih kepada masalah klasik yakni fasilitas dan uang saku dari KONI Prabumulih yang belum selesai sehingga tim Voli Pasir asal Kota Prabumulih memilih untuk tidak hadir (Walkover/WO) dalam pertandingan yang digelar di Pantai Bidadari Danau Ranau OKU Selatan, Sabtu (20/11/2021).


Beberapa kali Panitia menggunakan pengeras suara memenggil Tim Voli Pasir Kota Prabumulih untuk hadir dilapangan namun atlit tidak juga menampakkan batang hidungnya dilapangan. Meski sempat diberikan waktu menunggu kehadiran atlit tetap saja tidak ada konfirmasi, akhirnya, Wasit atau panitia pertandingan Voli Pasir dalam ajang olahraga dua tahunan itu memutuskan 2 Tim Voli pasir Kota Prabumulih WO pada Pekan Olahraga Provinsi XIII di OKU Selatan. 

Bertanding menghadapi Palembang di lapangan voli pantai Bidadari Danau Ranau, tim Prabumulih 1 tidak juga nonggol setelah wasit menunggu hingga 15 menit. 


Pantauan dilapangan, selain tim Prabumulih 1, Tim voli pasir Prabumulih 2 yang berhadapan dengan Ogan Ilir juga tidak menampakkan batang hidungnya. Akhirnya wasit kembali memutuskan kalau Prabumulih kalah WO. 


Seperti diketahui, tim voli pasir Prabumulih diperkuat Aswandi dan Pebrianto. Sedangkan Prabumulih dua diperkuat M Umar Belbo dengan Nanda Wilantara. Informasi yang dihimpun wartawan, tidak hadirnya para pemain voli pasir kota Prabumulih diduga belum diberikannya fasilitas atlet dan juga uang saku atlet. 


Informasi yang dapat dihimpun, Tidak hadirnya atlit Voli Pasir Prabumulih sebagaimana fasilitas yang dimaksud ialah, para atlit tidak memiliki Kostum bermain layaknya atlit Voli Pasir, seragam Kontingen yang dijanjikan KONI Prabumulih juga tidak terpenuhi hingga keberangkatan atlit ke OKU Raya. Bahkan Baju Kontingen atau peralatan justru terakhir dijanjikan akan diberikan usai Porprov digelar.


"Ini kami nak tanding agak lesu jugo kak, baju main katek, sepatu apolagi. Ini bae kemaren kami hampir naik truk POL PP ke sini. Cuma kami protes, akhirnya KONI siapkan 2 Bus Sekolah. Ini gimana sih persiapan KONI? Kan gak masuk akal fasilitas bertanding diberikan setelah porprov selesai, untuk apa coba?" ujar salah seorang pendamping atlit asal Kota Prabumulih.


Kejadian yang tidak diinginkan ini pun akhirnya viral di media Lokal OKU Raya dan Media Sosial. Beberapa warga berharap pihak penanggungjawab Kontingen atau KONI Prabumulih bisa memperbaiki diri agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Komentar

Tampilkan

Terkini