-->

Ads

Iklan

UMKM Majasari Olah Ampas Tahu Menjadi Produk Bernilai Ekonomis.

21 Agustus 2021, 21.8.21 WIB Last Updated 2021-08-23T15:34:31Z

 

POSMETRO, PRABUMULIH -- Berbagai upaya terus dilakukan pihak kelurahan Majasari kecamatan Prabumulih selatan untuk bisa meningkatkan perekonomian warga ditengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah di Indonesia khususnya kota Prabumulih.

Setelah sebelumnya mengolah minyak jelantah menjadi sabun, kali ini dengan menggandeng Pokja PKK Kelurahan dan ibu-ibu KWT, berinovasi memanfaatkan limbah ampas tahu menjadi produk makanan berupa kerupuk.

" Di RW 04 kelurahan Majasari ini ada lumayan banyak warga yang memiliki usaha pembuatan tahu, maka dari itu kami menantang ibu-ibu Pokja PKK dan KWT untuk bisa memanfaatkan limbah ampas tahu menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomis. Dan di harapkan dapat menambah income bagi perekonomian keluarga di masa pandemi ini," terang Susi Windasari S Km ketika di bincangi awak media, Jumat (20/08/2021).

Kerupuk ampas tahu hasil inovasi pokja PKK Kelurahan Majasari yang di ketua Sumiati ini saat ini sudah banyak diminati oleh masyarakat sekitar, bahkan sudah mulai mendapatkan pesanan dari salah satu perusahaan BUMN di Kota Prabumulih.

"Saat ini pemasaran baru di warung-warung sekitar karena pengolahan yang masih manual juga peralatan belum memadai. Namun kedepan kami berharap bisa merambah ke toko-toko dan mini market, bahkan kalau bisa menjadi oleh-oleh khas kota Prabumulih," harap Sumiati sembari menjelaskan jika ampas tahu awalnya hanya dipakai untuk pakan ternak yang dibeli perkarung Rp 15.000,-.

" Sebelum diolah menjadi kerupuk kan hanya untuk pakan ternak seperti kambing dan sapi yang perkarung nya cuma dijual seharga Rp 15.000, tapi setelah di olah menjadi kerupuk Alhamdulillah hasilnya lumayan bisa buat tambahan uang belanja," tukasnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini