News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Prabumulih Kesulitan Peti Mati

Prabumulih Kesulitan Peti Mati


POSMETRO, PRABUMULIH - Keluarga pasien korban Covid-19 Kota Prabumulih akhir-akhir ini mengeluhkan kesulitan mendapatkan Peti Mati. Pihak RSUD Kota Prabumulih mengaku kehabisan stok akibat peningkatan jumlah pasien Covid yang meninggal Dunia sehingga mengarahkan keluarga pasien korban Covid untuk mencarikan peti mati bagi pasien covid.

"RSUD Prabumulih kehabisan stok Pak, sementara pihak petugas pemakaman pasien Covid-19 tidak mau memakamkan jenazah jika tidak pakai peti mati, sehingga kami harus berkeliling mencari peti mati kesana kemari. Kasihan jenazah tidak dimakamkan kalau tidak ada peti mati" ujar Rizki (33) warga Prabujaya.

Dikatakan upaya mencari peti mati sudah ia lakukan bersama keluarga melalui rumah sakit ke rumah sakit. Sayangnya lanjut Rizki, dua rumah sakit yang ditemuinya juga mengaku hal yang sama. Kedua rumah sakit yang ditemuinya itu juga kehabisan stok.

"Jawabannya sama, lagi kosong dan kehabisan stok. Begitu, kami menginformasikan kepada petugas pemakaman untuk dikubur saja secara normal karena peti mati sulit di dapatkan namun tetap saja, petugas menolak melakukan pemakaman" imbuhnya.

Selanjutnya kata Rizki, pihaknya terpaksa mendatangi salah satu panglong kayu di dekat tempat tinggalnya dan memohon kepada pemilik panglong untuk dibuatkan peti mati.

"Alhamdulilah, berkat saran kawan-kawan akhirnya kami langsung mendatangi Panglong kayu dekat perumahan dan memohon untuk dibuatkan peti mati daripada Uwak dak bisa dimakamkan. Saat itu dibuatkan dan jadilah sore itu almarhum dimakamkan" pungkasnya.

Di tempat terpisah, Direktur RSUD Prabumulih dr. Hesti Widianti, Mkes saat dikonfirmasi, Selasa (27/07/2021) membenarkan sempat mengalami kekosongan peti mati disebabkan banyaknya pasien covid yang meninggal dunia.


"Ia beberapa hari lalu RSUD sempat mengalami kekosongan peti mati akibat peningkatan jumlah pasien Covid-19 meninggal dunia. Namun sekarang sudah tidak lagi. Rumah sakit sudah menyediakan stok" ujar Hesti.

Dikatakan, pemakaman pasien covid untuk saat ini juga sudah tidak diwajibkan pakai peti mati. "Pemakaman bisa langsung dilakukan setelah jenazah sudah di kafani, lalu dibungkus kantong jenazah dan disemprot disinfektan. Namun jika pihak keluarga ingin dibuat peti mati juga tidak apa-apa lebih bagus" tegas Hesti disela-sela kunjungan Komisi I DPRD Kota Prabumulih. 

Pantauan di lapangan, keluarga pasien Covid justru membantah jika pemakaman bisa dilakukan tanpa peti mati. "Baru-baru ini kami juga mengalami musibah yang sama. Pihak petugas pemakaman masih menolak jenazah dimakamkan jika tidak menggunakan peti mati. Dalam keadaan berduka, kami masih disibukkan mencari peti mati agar pasien covid bisa dimakamkan" pungkas Alamsyah. Jun.M



Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011