News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Polemik Mobil Dinas Mantan Bupati Belum Dikembalikan, Pemkab OI Libatkan Kejaksaan

Polemik Mobil Dinas Mantan Bupati Belum Dikembalikan, Pemkab OI Libatkan Kejaksaan


POSMETRO, OI - Polemik Mobil Dinas Bupati Ogan ilir yang sebelumnya masih dikuasai oleh mantan Bupati Ilyas Panji Alam akhirnya resmi dikembalikan ke Pemerintahan Ogan ilir yang baru pimpinan Panca Wijaya Akbar, Senin (24/05/2021). Sebelumnya, kasus Mobil Dinas Toyota Land Cruiser seharga Rp. 2 M tersebut sempat menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Pasalnya perseteruan dua kubu Rival Pemilukada Ogan Ilir 2020 itu sudah sejak lama terjadi dan menjadi sorotan masyarakat Ogan Ilir terlebih persoalan Mobil Dinas yang merupakan aset Pemkab Ogan Ilir belum dikembalikan.

Begitu, dengan niat baik, Mantan Bupati Ogan Ilir yang menjabat dari Tahun 2015-2020 akhirnya secara sadar menyerahkan mobil dinas berikut surat-suratnya, kepada pihak Kejaksaan Negeri Ogan iIir yang telah ditunjuk oleh Dinas  Bagian Aset Daerah / BPKAD Ogan Ilir, sebagai perpanjangan tangan Pemerintah untuk melakukan penarikan.

Anggota DPRD Ogan Ilir Amir Hamzah utusan mantan Bupati Ogan Ilir didampingi Kuasa Hukumnya, tampak turut serta dalam acara pengembalian Mobil Dinas Tersebut.


 Amir Hamzah bersama Wakil Ketua DPRD Ogan ilir dari Fraksi PDIP Wahyudi ST dalam keterangan Persnya mengaku bahwa Mantan Bupati Ilyas Panji Alam, bukan tidak mau mengembalikan Mobil Dinasnya, akan tetapi dalam pemahamannya salah arti terkait Aturan. "sebagai Mantan Bupati, Beliau beranggapan memiliki Hak untuk memiliki Kendaraan Dinas melalui Tahapan Lelang Khusus" ujarnya.

Akan tetapi lanjutnya, di dalam aturan, kepemilikan Aset Kendaraan Dinas harus melewati Jalur Lelang Khusus minimal harus dalam Masa 4 tahun sejak Mobil Dinas dibeli oleh Pihak Pemerintah kabupaten Ogan iIir. "Sementara faktanya, semua belum masuk Masa itu, jadi  Mobil Dinas tersebut harus dikembalikan" terangnya.

Di tempat terpisah, Staf bagian Aset Milik Daerah Pemkab Ogan Ilir Aryadi SP, M.Si mengaku bahwa Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor. 84 Tahun 2014, tentang Penjualan Barang dan Aset Milik Negara atau Daerah, seperti Kendaraan Dinas dalam suatu Pemerintahan setingkat Kabupaten, seorang  Kepala Daerah / Bupati dan juga Wakil Bupati, untuk dapat memiliki suatu Aset Daerah yaitu dengan cara mengikuti Lelang Khusus dengan catatan, Kendaraan dinas sebagai mana dimaksud, harus berumur minimal 4 Tahun mulai dari pembelian.

"Sementara itu terkait dengan Mobil Dinas Toyota LC yang di kuasai oleh  mantan Bupati tersebut, dan dibeli oleh Pemkab Ogan Ilir, tanggal 19 Juni 2017, itu artinya tanggal 19 Juni 2021 nanti baru 4 tahun" ucap Ariyadi waktu ikut mendatangi Tempat/ kediaman Mantan Bupati  Ogan ilir, di Perum Polygon yang saat itu pernah gagal, karena  sang Mantan Bupati punya niat ingin membeli Mobil Dinas tersebut. 

Kajari Ogan iIir, Marthen Tandi SH MH, saat dimintai keterangan oleh awak media terkait penarikan Mobil dari Mantan Bupati mengaku bahwa pihaknya hanya memfasilitasi, bukan sebagai Penerima Kuasa, dalam pengamanan Aset.

"Saat ini, Mobil Dinas tersebut telah dikembalikan, meskipun waktu sebelumnya, dengan upaya melalui Surat maupun Pengamanan dari Pihak Pemkab Ogan iIir, dan itu artinya,  semua Permasalahan Mobil Dinas  ini sudah selesai" ujarnya

Kajari berharap, semua pihak agar dapat menerima dengan Lapang Dada karena Masalah sudah selesai. "Mari kita bersama bergandengan tangan, untuk lebih bisa Fokus dengan semua Program untuk menjadikan Negeri Caram Seguguk ini, bisa lebih Maju dengan Ekonomi Rakyat yang lebih terjamin kesejateraannya"pungkasnya.

Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011