Header Ads

Direktur WALHI Sumsel Hairul Sobri : PTPN VII Unit Betung Harus Bertanggung Jawab Terhadap Pencemaran Lingkungan

 


POSMETRO, MUBA - Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Selatan (WALHI SUMSEL) Hairul Sobri angkat bicara terkait pemberitaan yang terbit pada tanggal 07 Mei 2021 lalu, bahwa masyarakat mengeluhkan debu hitam yang mengotori masjid dan rumah yang diduga keluar dari cerobong pabrik pengolahan kelapa sawit milik PTPN VII Unit Betung.

"Kalau ada debu hitam, lalu tidak ada pabrik lain selain pabrik itu. Maka tidak perlu pembuktian lagi sudah bisa dieksekusi," jelasnya saat dihubungi via telepon, Sabtu malam (08/05/2021).

"Kalau memang pencemaran bersumber dari perusahaan itu. Maka apapun alasannya perusahaan tersebut harus bertanggung jawab, baik dari pemulihan lingkungan maupun dampak kepada masyarakat yang telah merasa dirugikan," sambungnya.

Ia mengatakan, wajar jika masyarakat merasa dirugikan karena perusahaan telah mengambil hak dasar masyarakat dan hal ini tidak boleh terulang kembali.

"Kalau memang pemerintah tegas dan tidak ingin terulang kembali pemerintah harus tetap dijalankan proses-proses penegakan hukumnya," kata pria yang akrab di sapa Eef ini.

Adanya kelalaian ini, lanjut dia, perusahaan tersebut menunjukkan bahwa mekanisme maintenance dan kontrol tidak berjalan. Pihaknya berharap kepada Dinas Lingkungan Hidup Muba untuk melakukan investigasi.

"Kita berharap kepada DLH untuk investigasi kelapangan apakah perusahaan sudah menjalankan prosedur amdal yang telah dibuat agar dapat mengetahui sanksi apa yang akan diberikan dan melakukan audit lingkungan terhadap pengolahan PTPN VII Unit Betung. Kalau memang tidak layak tidak sesuai amdal dan izin lingkungan, maka bisa didorong sanksinya dengan pencabutan izin atau tidak menutup kemungkinan perusahaan itu ditutup," pungkasnya.


Syp

Tidak ada komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

Diberdayakan oleh Blogger.