Iklan

2022 PALI Siap Pulihkan Ekonomi Melalui Pemanfaatan Hutan Kawasan

12 April 2021, Senin, April 12, 2021 WIB Last Updated 2021-04-13T14:47:39Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


POSMETRO, PALI - Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) rencana kerja Pemerintah Daerah Tahun 2022.


Musrenbang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati PALI, KM 10 Kelurahan Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, Senin (12/04/21).


Musrenbang tingkat Kabupaten ini mengangkat tema Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Sumber Daya Lokal.


PJ Bupati PALI Dr. H. Rosisin Hasan M.Pdi. mengintruksikan kepada seluruh stekholder yang terkait untuk lebih memprioritaskan pemulihan Ekonomi masyarakat dampak dari Covid-19.


Sementara itu, Kepala Badan Perancanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten PALI Ahmad Jhoni mengungkapkan bahwa Kabupaten PALI masi banyak pekerjaan yang harus di selesaikan.


"Namun di luar pemulihan ekonomi kita masih tetap melakukan pekerjaan yang lainnya seperti di bidang pembangunan Infrastruktur,peternakan,pertanian,

perkebunan dan lainnya," ungkapnya.


Ahmad Jhoni berharap bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi dalam membantu Kabupaten PALI memulihkan Perkonomian masyarakat.


"Kita berharap untuk infrastruktur ada bantuan dari Gubernur dan dari CS.AR maupun dari dana pusat, Karena proyeksi anggaran di tahun 2022 menurun dari tahun ini," jelasnya.


Di luar itu Pemerintah PALI akan mengupayakan untuk dapat memanfaatkan lahan Hutan kawasan seperti lahan perusahan kehutanan yang tidak di fungsikan lagi, guna untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Turut hadir, Perwakilan Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Kepala Bagian Insfratuktur dan Pengembangan Wilayah Regina Aryanti, ST., Sekertaris Daerah (Sekda) PALI Syahron Nazil, SH. Kejari PALI Angung Arifianto, SH. MM, Kepala Bapenda Amrullah, Insfektorat Kartika, Kadin PU BM Sepi Handika, Kadinkes Mudakir. (red)

Komentar

Tampilkan

Terkini