News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

BPP Dan SNV Berikan Penyuluhan Pertanian Pada Warga Desa Karya Maju.a1

BPP Dan SNV Berikan Penyuluhan Pertanian Pada Warga Desa Karya Maju.a1


POSMETRO, MUBA - Balai penelitian pertanian (BPP) Desa Karya Maju kec.keluang Muba, Bekerjasama dengan Tim Penyuluh dari SNV (Stichting Nederlandse Vrijwilligers) berikan Sosialisasi serta penyuluhan Tentang cara menjadi petani Karet yang baik dan benar Sehingga bisa meningkatkan Produksi dan kwalitas latek yang bagus.

Selasa (9/2/2021) Sekira pukul 14.00 Wib, Bertempat di Balai desa karya maju.a1, Seluruh petani Karet warga Desa karya Maju dengan Seksama dan cermat mendengarkan Paparan yang diberikan oleh Tim Penyuluh dari SNV dan BPP Kec.keluang Muba.

Kepala BPP Kec.keluang. Sunarno dalam kata sambutannya mengatakan bahwa pihak BPP Sengaja memfasilitasi Acara tersebut agar Petani Karet khususnya di Desa karya maju ini bisa mengerti dan paham bagaimana cara mengolah kebun karet mereka, mulai dari perawatan, pemupukkan, menyadapnya sampai pada pemasaran nya. "Terang Sunarno.

Sementara itu salah satu penyuluh dari SNV Bpk.Abdul Mustakim dalam paparannya menjelaskan ;

"Cara pemupukkan pada kebun Karet yang baik adalah 3 kali dalam 1 Tahun. Kemudian Alat Sadap dan cara penyadapannya juga harus diperhatikan. "Usahakan jangan tiap hari pohon karet kita sadap, harus ada jedanya supaya latek yang keluar lebih deras. "Terang Mustakim.

"Untuk pemakaian Etrel atau Stimulan, boleh dilakukan, tetapi itu hanya untuk batang karet yang sudah berusia di atas 10 Tahun. menggunakan Stimulan yang baik itu satu Minggu sekali, dan setelah itu jangan di sadap dahulu. Karna etrel atau stimulan itu bukan untuk memprderas latek, akan tetapi cuma untuk membuka Pori pori pada kulit karet. "jelasnya.

"Dan untuk mencetak getah latek tersebut jangan menggunakan bahan kimia seperti soda api, cuka, karna itu justru akan merusak kualitas dari latek itu sendiri. "Gunakan Asap Cair atau Asam semut, karena itu Rekomendasi dari Disbun. "imbuhnya.

Ditempat yang sama, M.Afif Selaku penyuluh dari Disbun kec.keluang juga menambahkan ;

"untuk meningkatkan harga nilai jual latek bpk/ibuk sekalian, sebaiknya kita bentuk UPPB atau sering disebut pasar lelang Getah latek. "Ucap Afif.

"Karena dengan kita bentuk UPPB maka harga latek kita mengikuti harga Disbun, bukan harga tengkulak, dan petani tidak Pusing lagi mikirkan bagaimana cara menjual latek kita dengan harga yang tinggi, karena pihak perusahaan yang akan datang sendiri membeli latek kita. Dengan demikian pendapatan bpk/ibu semua akan meningkat. "Pungkasnya.

 


Syp

Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.