Iklan

Kepala Puskesmas Indralaya Ancam Polisikan Wartawan

10 Januari 2021, Minggu, Januari 10, 2021 WIB Last Updated 2021-01-10T15:34:41Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


POSMETRO, INDRALAYA - Kepala Puskesmas Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Siswita Triana SKM tampak mencak-mencak saat memberikan klarifikasi terhadap beberapa wartawan di hadapannya yang memberitakan insitusi yang dipimpinnya tidak transparan dalam mengelola anggaran, Kamis (07/01/2021).


Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat Kepala Puskesmas tampak arogan menunjuk-nunjuk Wartawan yang memberitakan Puskesmas yang dimpimpinnya disebut Mark up dalam pelaksanaan proyek yang bersumber dari APBD Ogan Ilir Tahun Anggaran 2020.


Dari informasi yang dapat dihimpun Posmetro, Rekaman video ini bermula ketika para awak media mencoba melakukan klarifikasi terkait berita yang terbit di Media Pagi ekaman para awak media ini disambut tak baik oleh Kepala UPTD puskesmas Indralaya, Siswita Triana SKM. Dari awal pertemuan, lalu masuk ke pembicaraan hingga di akhir pertemuan, sedikitpun tak ada keramahtamahan beliau terhadap wartawan. Beliau sangat arogan. Berbicara dengan nada tinggi dan kasar. Bahkan sempat mengancam akan melaporkan balik wartawan dengan tuduhan pencemaran nama baik.



"Saya sangat tidak setuju dan malu atas pemberitaan ini. Saya tidak takut, sampai ke manapun akan saya jalani. Saya akan tuntut dan melaporkan kalian karena telah mencemarkan nama baik saya".ujar Siswita penuh emosi


Dikatakan, sejauh ini pihaknya telah bekerja sesuai prosedur yang berlaku. Tidak pernah menerima uang secara langsung jika ada proyek melainkan berbentuk barang dan senantiasa memakai E-Katalog dam setiap pengadaanya. "Kami bekerja di sini sudah sesuai prosedur. Kami tidak menerima uang tetapi dalam bentuk barang. Dinas membelikan barang-barang sesuai prosedur memakai E katalog dan didampingi oleh Kejaksaan supaya tidak terjadi mark up. Jadi tidak ada saya 'ngalap' duit, berita itu tidak benar" imbuhnya seraya menambahkan bahwa puskesmas Indralaya ini adalah puskesmas yang menjadi sampling pemeriksaan.


Dikatakan, dalam setahun puskesmas Indralaya empat kali diperiksa oleh BPKP, KPK dan Kemensos Pusat. Pemeriksaan itu dilakukan setiap tiga bulan sekali. "Saya juga tahu kalau kalian sudah menemui Dinkes OI tapi saya tidak takut sama sekali. Setelah ini saya akan langsung ke Polres OI untuk melaporkan balik awak media".pungkasnya.


Ditempat terpisah, Pimpinan Mediapagi Edian Bebuk selaku media yang memberitakan kasus Puskesmas saat dikonfirmasi mengaku tidak terima oleh ancaman dan sebutan Kepala Puskesmas Indralaya yang menyebut wartawan mencoba memeras. Bahkan pihaknya memngakun akan melaporkan kasus tersebut ke aparat penegak Hukum. (MayorZen)

Komentar

Tampilkan

Terkini