-->

Iklan

Persipra Prabumulih Is Back

junmanurung
09/09/20, 19:13 WIB Last Updated 2020-09-10T06:25:03Z
masukkan script iklan disini


POSMETRO, PRABUMULIH - Jadwal seleksi para Punggawa Persipra Prabumulih usai sudah digelar pada 5-6 September 2020 lalu. Oleh tim seleksi, tercatat sebanyak 17 Pemain dinyatakan lolos seleksi yang digelar dua hari berturut-turut di Stadion kebanggan masyarakat Kota Prabumulih yakni Stadion Talang Jimar Jalan Lingkar Timur dekat Terminal Type B Kota Prabumulih.


Panitia Penyelenggara Seleksi, Yovi Indra Putra yang juga alumni Persipra di eranya saat dikonfirmasi menerangkan bahwa, 17 pemain muda Persipra tersebut terdiri dari 14 orang asli asal Prabumulih, dan 3 lainnya merupakan pemain luar yang turut serta mendaftarkan diri dalam seleksi terbuka yang digelar Managemen Persipra beberapa hari lalu.


Mantan penjaga gawang PS Bapor ini menambahkan bahwa dalam perekrutan calon punggawa Persipra, panitia seleksi mempunyai standard tersendiri dalam perekrutan. Tak tanggung-tanggung dua Pemain Sepakbola Profesional Seperti Fauzi Toldo dan Mahyadi Panggaben eks SFC di tambah wasit profesional Eddy Iswantoro sengaja dilibatkan dalam perekrutan Pemain. Tujuannya tidak lain agar punggawa Persipra Prabumulih benar-benar diisi oleh talenta-talenta berbakat yang mampu unjuk gigi di Liga 2 Kompetisi Sepak Bola Nasional Negeri ini dengan harapan mampu membawa nama Prabumulih di kancah nasional.


“Panitia punya standar penilaian sendiri, sehingga dari 49 peserta yang mengikuti seleksi, diputuskan, hanya 17 orang yang dinyatakan layak untuk pembinaan menjadi pemain Persipra. Keseluruhan pemain hasil seleksi sebanyak 17 orang, 14 diantaranya pemain lokal, dan sisanya pemain luar,” imbuhnya.


Diketahui, Seluruh kegiatan penyeleksian atau rekrutmen calon Punggawa Persipra juga sudah dilaporkan kepada Walikota Prabumulih. Walikota yang merangkap sebagai Presiden Club Persipra sangat menyambut baik upaya dan kerja keras panitia termasuk pihak ketiga yang secara mandiri akan mengelola Persipra Prabumulih. Pihak tersebut adalah PT Energi Media Global yang berkantor di Rukan Tanjung Mas Raya Blok B.1 No.29, Jalan Raya Lenteng Agung Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Meski secara pasti pengelolaan atau kepemilikan saham dan sistem pembagian saham perusahaan belum dijelaskan, namun yang pasti, harapan besar pecinta sepakbola Kota Nanas, PT EMG mampu membawa punggawanya ke puncak tertinggi Kompetisi untuk membayar kerinduan para suporter melihat club kesayangan berada di lapangan mengocek si kulit bundar.


"Rasa-rasanya sudah tidak sabaran lagi berteriak memberikan semangat kepada para pemain setelah sekian puluh tahun Persipra vakum dari dunia persepakbolaan" ujar Fauzi (40) salah seorang fans Persipra Prabumulih. 


Harapan ini pun sejalan dengan Pemerintah Kota Prabumulih. Pemerintah Kota Sendiri siap memfasilitasi Persipra sebatas kemampuan tanpa membebani keuangan Daerah. Semisal peminjaman sementara aset daerah untuk kepentingan klub. Seperti stadion, mes pemain hingga transportasi dalam masa latihan. 


Presiden Club Persipra Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengaku sangat mendukung bangkitnya Persipra untuk maju di kompetisi nasional meski dikelola oleh pihak ketiga. Sebab lanjut dia, aturan yang ada Pemerintah tidak lagi diperkenankan untuk menganggarkan bantuan untuk club sepakbola melalui APBD. 

“Namun begitu, untuk sementara ini kita hanya bisa membantu sekedarnya tanpa membebani APBD semisal peminjaman sementara aset daerah untuk kepentingan club, Seperti Mes Pemain, Stadion dan transportasi. Dari kita oleh kita dan untuk kita dengan harapan kedepan Persipra dapat menjadi kebanggaan bagi warga Prabumulih. Kalau bukan sekarang, kapan lagi. Kalau bukan kita siapa lagi,coba?” Pungkas Ridho.


Ditempat terpisah, pengamat sepakbola kota Prabumulih yang juga Manejer Prabu Soccer Yusa Pati yang dikonfirmasi Posmetro mengaku menyambut baik Persipra Prabumulih yang saat ini telah dikelola oleh Pihak ke tiga. Sambutan baik tersebut ia tunjukkan dengan mendaftarkan anak asuhnya dari Prabu Soccer untuk mengikuti seleksi terbuka calon Pemain Persipra Prabumulih. Terbukti, 11 orang anak-anak Prabu Soccer berhasil lolos saat seleksi.


"Sangat mendukung sekali. Kapan lagi Persipra akan tampil jika tidak dimuali dari sekarang. Apa kurangnya Parabumulih?. Stadion kita punya, talenta kita miliki, SDM kita tersedia. Kurangnya dimana?. Soal talenta pemain, sejauh ini atlit Prabumulih banyak berprestasi dan bahkan banyak yang direkrut oleh daerah lain" ujar Yusa.


Tidak lupa ia juga mengharapkan pada manajemen persipra untuk segera melakukan karantina atlit dalam waktu dekat ini setelah seleksi pemain. Dimana lanjutnya, kesehatan dan stamina atlit perlu dijaga setelah dinyatakan lolos dalam seleksi, termasuk pola tidur makan dan lainnya. Sebab kata dia untuk masuk pada kompetisi Liga 2 butuh waktu yang panjang dan berliku. Setidaknya harus Juara di tingkat Propinsi.


"Tidak cukup sampai disitu saja, setelah lolos atau jadi juara di tingkat Provinsi masih harus bertanding lagi di Zona Sumatera melawan juara-juara Provinsi hingga masuk ke babak 16 besar, lalu ke 8 besar terus begitu dan selalu juara baru bisa masuk ke Liga 2. Jadi tahapannya masih panjang butuh waktu, butuh finansial yang tebal serta fisik yang kuat" paparnya.


Untuk menuju ke arah tersebut, paparnya ketika berbicara prestasi hendaknya segera jauhkan kepentingan yang sewaktu-waktu bisa saja merusak manajemen yang berimbas kepada atlit. "Sejauh ini yang kita amati dilapangan saat seleksi semuanya bagus, Pelatihnya saya cukup kenal dan memang sangat profesional dibidangnya. Kak Eddy saya tahu betul, begitu juga Fauzi Toldo dan Mahyadi Panggabean. Mereka adalah orang-orang yang tepat untuk ditempatkan dalam posisi terbaik dalam Pengelolaan atlit Persipra"pungkasnya. (jun.m)

Komentar

Tampilkan

Terkini

-->