-->

Iklan

Walikota Ridho Yahya Tinjau pembuatan sumur bor bantuan Kemen ESDM di Desa Kemang Tanduk

junmanurung
19/08/20, 21:11 WIB Last Updated 2020-08-19T14:11:13Z
masukkan script iklan disini

POSMETRO, PRABUMULIH - Proyek pembuatan sumur bor di 1 kelurahan dan 3 desa di Kota Prabumulih belakangan ini tampak mulai dikerjakan. Adapun Desa yang sudah mengerjakan proyek tersebut adalah Desa Sinar Rambang, Desa Kemang Tanduk, dan Tanjung Menang. Dan, Kelurahan Muara Dua.


Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM bersama SKPD terkait secara langsung turun kelapangan untuk meninjau proses pelaksanaan Proyek yang bersumber dari Kementerian ESDM RI tersebut. Ada empat sumur saat ini diketahi sedang dikerjakan oleh rekanan kontraktor. 


Dalam kesempatan peninjauan ke lapangan, Walikota Prabumulih Ir, Ridho Yahya menerangkan sumber dana proyek tersebut merupakan bantuan dari Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) dan saat ini sedang dikerjakan Badan Geologi Bandung.


“Iya ada 4 sumur bor tengah dikerjakan. Untuk diketahui bersama bahwa adapun sumber dana proyek ini merupakan bantuan Kemen ESDM tahun ini. Alhamdulillah, di Desa Sinar Rambang, pembuatan sumur bor dikabarkan sudah berhasil dan airnya sudah mulai dialirkan ke masyarakat” ujar Ridho kepada awak media, Selasa (18/8/2020).


Lanjut Ridho, satu sumur bor tersebut mampu mengairi 3 ribu rumah warga. Begitu, untuk ujicoba saat ini hanya dilakukan untuk kapasitas 500 rumah dulu.


“Satu sumur bor yang sudah siap pakai maupun yang masih dalam proses pengerjaan mampu melayani sebanyak 3 ribu kepala rumah tangga. Namun begitu, untuk sementara dalam masa uji coba dilakukan hanya untuk melayani sebanyak 500 kepala rumah tangga dulu. Kedepan jika memadai akan kembali disesuaikan sesuai kemampuan" ujar Ridho seraya menambahkan bahwa proyek ini terlaksana berkat hasil loby antara Pemerintah Kota dengan Pemerintah Pusat.


Dikatakan, Proyek Sumur bor 2020 yang saat ini murni tidak dibebankan kepada APBD Kota Prabumulih. Proyek tersebut kata dia menggunakan dana Pusat. "APBD kita terbatas dan kita ingin membangun. Maka dari itu kita sangat berharap kepada DPRD Kota Prabumulih untuk tidak menghapus anggaran DL. DL kemarin-kemarin sudah terbukti berhasil menambah kemampuan APBD berkat lobby-lobby Pemerintah Kota ke Pemerintah Pusat" imbuhnya.


Dengan adanya proyek sumur bor ini, Ridho Yahya berharap mampu mengatasi permasalahan suplai air bersih yang dikeluhkan di 3 desa dan 1 kelurahan di Kota Prabumulih saat musim kemarau. "Harapan kita, Proyek sumur bor ini mampu menjwab dan menjadi solusi dimusim kemarau" pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->