-->

Iklan

Pipa Anyar PDAM Pecah, Dugaan Proyek Sarat Korupsi Menguat.

junmanurung
13/08/20, 22:31 WIB Last Updated 2020-08-13T17:34:26Z
masukkan script iklan disini

POSMETRO, PALI - Dugaan Proyek pembangunan jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pali sarat korupsi perlahan mulai terkuak. Selain proyek yang terkesan asal jadi dan upaya perbaikan seadanya, kini persoalan baru pun muncul.

Belum seumur jagung, Proyek yang di danai APBD Pali 2020 itu sudah mengalami kerusakan di beberapa titik. Meski sudah diperbaiki, kebocoran baru pipa transmisi yang menyebabkan semburan dahsyat kembali terjadi kamis dini hari tadi, Kamis (13/08/2020).


Pipa anyar milik PDAM di Desa Persiapan Jerambah Besi, Kecamatan Talang U Kabupaten Pali itu pecah dan menyebabkan semburan besar. Warga sekitar tiba-tiba dihebohkan dengan suara ledakan yang sontak membuat kepanikan tersendiri di peraduan malam itu. Suara gemuruh bak hujan disertai tanah longsor malam itu membuat sebagian warga terjaga dari tidur lelapnya dan berhamburan ke luar rumah untuk menyaksikan apa yang terjadi.


Betapa terkejutnya warga saat mengetahui semburan air berada di dekat Pipa PDAM. Beberapa warga lain yang telah terjaga dari tidur langsung merangsek mendekati sumber kejadian dan memastikan secara dekat dari mana sumber semburan yang mirip Tsunami tersebut.


"Awalnya saya pikir tsunami pak, kami langsung bocar-bacir keluar rumah galo. Panik campur takut. Tapi pas keluar rumah malaman itu, cuaca biaso bae. Anehnyo, Suaro mirip gemuruh masih ado. Pas dideketi, dak taunyo sumber suaro berasal dari dekat Pipa PDAM. Kami paraki lagi, ruponyo pipa yang tertanam dibawah tanah pecah dan mengakibatkan keratakan tanah disekitarnyo" ujar Amir (45) warga sekitar.


Seperti yang diberitakan media ini sebelumnya, Perbaikan Pipa Line PDAM yang asal-asalan menggunakan karung plastik bekas meski sudah dirapikan belakangan ini, ditakutkan sewaktu-waktu juga bakal mengalami kejadian serupa dan disinyalir tidak akan bertahan lama menahan tekanan air yang cukup tinggi.


Buktinya, pipa yang berada didalam tanah saja bisa meledak menguncang dan membuat heboh puluhan warga Desa Persiapan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali itu Kamis dini hari tadi (13/08/2020) sekitar pukul 01.00 wib. Mereka berhamburan keluar rumah karena khawatir suara semburan itu adalah tsunami. 


"Ini sebenarnya kami juga tidak tahu apakah Proyek sudah serah terima atau masih dalam perawatan. Namun begitu, setahu kami proyek ini masih anyar atau masih baru dikerjakan. Kemarin itu kan yang pipa lain ada yang bocor dan telah di perbaiki dengan seadanya. Ini lah pecah lagi, padahal pipanya sengaja ditanam di tanah. Bagaimana yang berada di atas permukaan tanah. Ini tentu perlu diwaspadai jangan sampai kejadian serupa terulang kembali. Ini kejadian beruntung tengah malam. Kalau siang kami yakin pasti ada korban, karna lokasi kejadian merupakan tempat anak-anak bermain"  papar warga lainnya di lokasi kejadian kepada Posmetro.


Warga sekitar juga sangat menyesalkan proses pengerjaan Pipa line terkesan asal jadi dan tidak sesuai dengan SOP. Buktinya baru beberapa hari dikerjakan sudah banyak menimbulkan masalah. "Begini kejadiannya bukan malah mensejahterakan Rakyat. Menyengsarakakan lagi ado. Saro pak klo mak ini terus. Bukan dak besak biaya proyek ini dianggarkan oleh Pemerintah. Dikemanoke duetnya cubo, gawean asal-asalan lok ini" ujar Hamid yang merasa kesal karena harus terjaga dari peristirahatannya akibat pipa PDAM yang pecah.


Tidak lupa, warga sekitar menekankan kepada pihak terkait, terkhusus aparat penegakan hukum untuk dapat menyelidiki anggaran dana proyek pembangunan jaringan Pipa PDAM Pali yang hingga saat ini masih dalam tahap pengerjaan.


"Kalu pacak kami warga kecik ini ngomong, mintak tolong niyan aparat penegak hukum kiranya dapat melakukan investigas perihal karut marutnya pengerjaan proyek Pipa PDAM Pali ini dilapangan. Jujur bae, kalu mak ini,bukan lagi mensejahterakan masyarakat pembangunan PDAM ini malah menimbulkan masalah baru" tutur warga pada posmetro.co.id


Junaidi ST Kepala Bidang Pembangunan dan Lingkungan yang dikonfirmasi terkait pipa line PDAM yang pecah membenarkan kejadian tersebut. Saat disambangi Posmetro di ruang kerjanya, Junaidi mengaku telah mendapatkan informasi tentang kebocoran pipa di Desa Persiapan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi.


"Iya pagi tadi kita sudah dapat info ada ledakan pipa PDAM yang pecah di wilayah Jerambah Besi. Kejadian pada kamis dini hari tadi sekitar pukul, 01.00 Wib. Penyebabnya diduga saat melakukan uji coba penyaluran air dengan tekanan tinggi. Kemungkinan presure-nya cukup tinggi mengakibatkan pipa tak mampu menahan dan akhirnya pecah. Saat ini petugas kita sudah ada dilapangan dan sedang melakukan perbaikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat masalahnya sudah dapat terselesaiakan" ujar Junaidi enteng.



Pantauan Posmetro di lapangan, dugaan proyek ini terkesan sarat kepentingan dan korupsi mulai terkuak. Kontrak kerja dengan pihak rekanan kontraktor dalam pengerjaan Proyek ini diduga belumlah usai sebab bukti proyek telah diserahterimakan juga masih simpang siur. Jika pun proyek sudah diserah terimakan, jadwal masa pemeliharaan tentu masih berlaku dan anehnya, seluruh perawatan proyek tampak dikerjakan oleh PD Tirta PALI atau PDAM. Kemana tuan Proyek?


Direktur PDAM Tirta Pali Purwadi yang coba dikonfirmasi menyangkut permasalahan diatas belum memberikan keterangan resmi. Saat dihubungi melalaui telepon selulernya, terdengar nada tidak aktif. Begitu juga saat dihubungi melalui pesan Whats App (WA) Purwadi enggan memberikan tanggapan meski pesan telah tersampaikan. (db)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->