-->

Iklan

Sosok Berkharisma Pengganti Ridho Yahya

10/07/20, 22:05 WIB Last Updated 2020-07-12T15:06:01Z
masukkan script iklan disini
POSMETRO, PRABUMULIH -  Elektabilitas Ketua Tim Penggerak PKK Suryanti Ngesti Rahayu sebagai pendatang baru di dunia Politik Kota Prabumulih cukup luar biasa. Sebagai Seorang Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Sosok Isteri Wakil Walikota Prabumulih ini dikenal sebagai tokoh yang sangat sederhana, pengayom, punya Kharisma, Ramah, dan memiliki sikap keibuan yang sangat tinggi. Programnya sebagai ketua PKK sebahagian besar dinilai sangat berhasil mengangkat nama Kota Prabumulih di ajang Nasional melalui event Kampung Tanaman Obat Keluarga juga mengangkat ekonomi masyarakat kalangan bawah.

Di sisi lain, Suryani Ngesti Rahayu juga dikenal aktif dikalangan ibu-ibu pengajian di seluruh Kota Prabumulih. Sosoknya yang terlihat sederhana, santun dan ramah itu ketika diangkat ke kancah Politik oleh Litbang Posmetro Cyber Grup menjadikan Ketua Tim Penggerak PKK ini patut diperhitungkan pada Pemilukada Kota Prabumulih 2023 mendatang. Dari keseluruhan faktor pendukung elektabilitas, Suryanti Ngesti Rahayu masih banyak ditunjang faktor kinerja dan keberhasilan program-program Walikota Saat ini.

Dominan pilihan dan tanggapan masyarakat atas pilihannya sebenarnya adalah, Masyarakat Kota Prabumulih tak ingin kehilangan Sosok Ridho Yahya. Harapannya memilih Suryanti Ngesti Rahayu juga didasari adanya pengaruh kuat Ridho Yahya kepada Suryanti ketika nantinya sah menjadi Walikota Prabumulih melanjutkan Pembangunan di Bumi Seinggok Sepemunyian.

Yang menarik dalam survey kali ini, tingkat dukungan terhadap Suryanti Ngesti Rahayu tetap berada di atas meski maju melalui jalur Independen (Tanpa kenderaan Partai Politik seperti, Golkar, PDI-P dan lainnya) namun tidak signifikan. Mayoritas responden cenderung lebih memilih berdasarkan kenderaan Partai. Data terbaru, komposisi kepengurusan partai di tingkat Desa/Kelurahan di Kota Prabumulih terorganisir dengan baik.

dr. Rissa Masuk 5 Besar Survey PSG Tokoh Pengganti Ridho Yahya

dr, Muarni Emasrissa Latifah sebagai tokoh pendatang baru dikancah Politik Kota Prabumulih patut dipertimbangkan. Mantan caleg DPRD Provinsi Sumsel partai Hanura itu meski tidak tembus dalam perolehan kursi di DPRD Sumsel, namun Popularitas Millenial Kota Prabumulih tak lantas pudar dimakan waktu.

Buktinya, hasil survey yang digelar Litbang Posmetro Cyber Grup Senin (06/07/2020) lalu sangat mengejutkan. Rissa yang merupakan pengurus DPD KNPI Kota Prabumulih ini mampu menembus 5 besar perolehan dukungan dari 20 sample tokoh Pengganti Ridho Yahya 2023. Bahkan Richard Cahyadi yang digadang-gadang bakal maju meramaikan Pilkada Prabumulih 2023 hanya mampu berada di peringkat enam, tepat dibawah dr, Rissa.

Unggul di peringkat pertama dalam survey yang berlaku pada Juli 2020 itu tidak lain adalah Ketua Tim penggerak PKK Kota Prabumulih.

Demikian kesimpulan survei awal Litbang Posmetro Cyber Grup yang digelar pada 5-9 Juli 2020. Survei dilakukan secara acak melalui kusioner terhadap 725 orang responden di 37 Kelurahan/Desa di Kota Prabumulih. Responden dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Untuk margin of error survei ini berada diangka +/- 4,8%.

Cara kerja survey ialah menetapkan jumlah sample berdasarkan populasi Penduduk. Kemudian menentukan tingkatan pendidikan, profesi, suku dan agama. Selanjutnya memilih secara acak sejumlah unsur pada tiap tingkatan awal pengenalan tokoh hingga mengerucut pada 12 nama dan selanjutnya hingga pada level terakhir head to head.

Kuisioner terdiri dari beberapa pertanyaan (pertanyaan dan grafik persentase perolehan disajikan pada laman di bawah)

Jika Pemilihan Walikota Prabumulih dilaksanakan pada saat survei dilakukan (Juli 2020) dengan catatan menggunakan kenderaan partai, Suryanti Ngesti Rahayu dipastikan menang melawan empat kandidat lain seperti Hartono Hamid, Ahmad Palo, Richard Cahyad dan Andriansyah Fikri. Dalam pertanyaan acak dan terbuka pada level 5 besar, Suryanti Ngesti Rahayu mendapatkan dukungan 30,5%, dengan kompetitor yang lain hanya dibawah 20 % dan swing voters 2,8%.

Dari berbagai simulasi tertutup, tokoh sekaligus sosok kandidat Suryani Ngesti Rahayu mendapatkan variasi rentang suara dari 20, 5 % - 30, 7 % Sedangkan perolehan suara pemenang kedua rata-rata diberbagai simulasi hanya mendapat perolehan dibawah 14,8%.

Keunggulan Suryanti Ngesti Rahayu didukung secara optimal dalam berbagai segmen dan faktor. Pertama, pengaruh Kuat Ridho Yahya suami langsung dari Suryanti Ngesti Rahayu sangat dicintai oleh masyarakat Kota Prabumulih. Hal ini menjadi faktor kuat dukungan terhadapnya terus mengalir. Baik segmen jenis kelamin, agama, umur, pendidikan, pendapatan, dan suku. Suryanti Ngesti Rahayu menjadi pilihan Potensial menggantikan Sosok Ridho Yahya di Pilkada Kota Prabumulih 2023 versi survey Litbang Posmetro Cyber Grup.

Untuk distribusi segmen pemilih partai, Jika diusung oleh Partai Golkar dan PDI-P saja, Suryanti Ngesti Rahayu mampu memperoleh suara terbanyak dengan sebaran dukungan 45,9%. Dukungan yang kurang optimal terlihat pada pemilih PPP, Hanura, PKS, Gerindra, Nasdem, PAN dan Demokrat. Hal ini dipicu menyangkut keputusan akhir partai, akan mengusung atau mendukung Kandidat yang muncul dengan elektabilitas tertinggi hasil survey resmi partai.

Pemilih loyal Ridho - Fikri pada Pemilukada 2018 menjadi milik Suryanti Ngesti Rahayu di Survey Litbang Posmetro Cyber Grup kali ini. Sebaran pilihan berada di angka 22,9%. Sedangkan pemilih loyal kandidat lain hanya dibawah 10-8%. Suara mengambang masih signifikan sebanyak 20,4%.

Dari tingkat pengenalan, Ke lima besar kandidat 100 persen dikenal oleh responden. Siapa dan apa Profesinya sangat dikenal baik oleh responden.

Dari tingkat kesukaan terhadap calon, perolehan tertinggi adalah sosok Ibu Sederhana yang tak lain Suryanti Ngesti Rahayu 92,4 % disusul Hartono Hamid 83,7%, Andriansyah Fikri 78,3%,  Ahmad Palo (76,6%) dr.Rissa 75,8%

Apa penyebab keunggulan Suryanti Ngesti Rahayu?

Ada banyak alasan yang ditemukan oleh tim mengapa perolehan suara Suryanti Ngesti Rahayu melambung melampaui empat kandidat potensial lainnya.

Selain sosok sederhana, public seinggok sepemunyian dalam satu dekade terakhir puas dengan kinerja Walikota Ridho Yahya.

Kedua, Responden tak ingin kehilangan Sosok Ridho Yahya di Kota Prabumulih. Program pengaduan masyarakat yang buka setiap hari kerja di Rumah Dinas Walikota pada pukul 05.00 Wib pagi adalah program yang berhasil menyerap aspirasi masyarakat yang tidak dimiliki Kepala Daerah Lain di Indonesia menurut responden. Responden berharap program tersebut akan kembali berjalan dengan munculnya Suryanti Ngesti Rahayu di kancah Politik.

Ketiga, Publik mengangap Ridho Yahya adalah Suryanti Ngesti Rahayu dan Suryanti Ngesti Rahayu adalah Ridho Yahya.

Keempat, Kepribadian Suryanti Ngesti Rahayu itu jujur, sabar, rendah hati, apa adanya dan tidak pernah membeda-bedakan orang baik tua, muda, miskin, kaya, pejabat atau masyarakat biasa semua perlakuan sama bahkan saat kunjungan ke kelompok-kelompok toga yang dibina oleh kelurahan, Buk Wali rela buka sepatu memetik kangkung dan berbaur dengan kelompok tani.

Kelima, tidak gila jabatan. Berstatus sebagai Isteri Walikota setidaknya bisa dimanfaatkan oleh Suryanti Ngesti Rahayu meraih Jabatan di Pemerintahan. Namun hal itu tidak terlihat atau barang kali tidak terpikirkan sedikitpun untuk melakukan hal itu dan fokus mendapingi Walikota saat menjalankan tugas sebagai Kepala Daerah. Menjabat sebagai Ketua TP PKK baginya sudah lebih dari cukup dan berkarya demi kesejahteraan masyarakat Kota Prabumulih mensukseskan program Walikota untuk Prabumulih yang lebih baik adalah cita-cita beliau.

Pandangan Responden terhadap Suryanti Ngesti Rahayu

Terakhir dalam pelaksanaan Survey, Kami mencoba meminta kesan dan pendapat responden mengapa lebih memilih Suryanti Ngesti Rahayu sebagai Sosok Walikota Pilihan. Berikut petikan Kesan dan pesan Responden terhadap Pemenang Survey.

“Masyarakat Kota Prabumulih tentu mengetahui peristiwa sulit saat Pilkada 2018. Suryanti Ngesti Rahayu sebagai ASN bisa saya katakan adalah sosok yang pernah mengalami masa-masa yang sulit ketika itu, atau katakanlah dalam tekanan Politik. Tapi, Suryanti Ngesti Rahayu tahu bagaimana cara menyiasatinya. Beliau tetap menjaga emosi, tak terpancing meski banyak disindir, dan tetap menjaga perilakunya sebagai ASN. Maksud saya, Beliau tahu kapan dan di situasi apa menggunakan emosinya secara tepat” (Ahmad warga Prabujaya)

“Ya, seperti orang pada umumnya, jelas setiap orang punya kekurangan. Di setiap pertemuan atau berbicara dengan Ibu Suryanti, kita sadar pula jika ada hal yang Ibu tak mengerti, atau ada hal lain dalam dirinya. Hanya saja, Beliau selalu mencoba untuk menjadi yang terbaik di setiap momennya” (Tina, Warga Patih Galung)

“Layaknya seorang Pemimpin, Bisa saja Suryanti Ngesti Rahayu berbicara kasar, melotot, atau berteriak, jika memang diperlukan untuk meyakinkan. Hanya saja hal itu tak pernah ia lakukan. Dengan melihatnya saja kita merasa bahwa ia adalah orang yang berkompeten” (Usman, warga Cambai)

Komentar

Tampilkan

Terkini

-->