HEADLINE NEWS

Irda Prabumulih Siapkan Strategi Khusus Audit Keuangan SKPD

POSMETRO, PRABUMULIH - Menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang penyalahgunaan anggaran di Kecamatan yang tersebar di Kota Prabumulih, DPRD Kota Prabumulih pun merekomendasikan Pemerintah Kota melalui Walikota Prabumulih Ridho Yahya untuk segera mengevaluasi kinerja Inspektorat Daerah (Irda) Kota Prabumulih untuk melakukan audit keuangan lebih awal sehingga temuan dilapangan dapat direkomendasikan untuk diperbaiki.

"Tahun Anggaran 2018 ada temuan pemeriksaan keuangan mengenai surat pertanggungjawaban terkait pengelolaan keuangan di setiap Kecamatan. Untuk hal tersebut kita berharap ke depan ada pendampingan dengan tujuan supaya, dalam pengelolaan keuangan lebih berhati-hati dan teliti dan tepat fungsi" ujar Hartono Hamid, anggota DPRD Kota Prabumulih.

Dengan adanya temuan tersebut lanjut Hartono, pihaknya menghimbau Pemerintah Kota Prabumulih melalui Inspektorat Daerah untuk segera melakukan tugas pokok dan fungsinya sebagai lembaga pengawasan internal, sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin dengan harapan kedepan tidak ada lagi temuan BPK menyangkut pengelolaan anggaran di tingkat Kecamatan.

Himbauan tersebut disampaikan Hartono saat Rapat Paripurna dalam Pandangan akhir Komisi terhadap APBD Kota Prabumulih 2020. Om Ton (Sapaan Hatono Hamid) menjelaskan bahwa, dalam
Penyusunan anggaran berbasis kinerja perlu memperhatikan prinsip-prinsip anggaran seperti, transparansi dan akuntabilitas anggaran serta efisiensi dan efektivitas anggaran dengan tujuan anggaran yang dikucurkan tepat guna dan tepat sasaran.

Menanggapi temuan BPK dalam pengelolaan keuangan, Pemerintah Kota Prabumulih mengaku tidak menampik hal tersebut. Walikota Prabumulih Ir. H Ridho Yahya MM yang dikonfirmasi POSMETRO mengungkapkan bahwa temuan tersebut terjadi di 2018 dimana saat itu masa transisi jabatan. Kendali Pemerintahan dijalankan oleh Pjs dan sempat melakukan rotasi jabatan.

Namun begitu Ridho Yahya mengaku siap memperbaiki sebagaimana rekomendasi DPRD Kota Prabumulih salah satunya meningkatkan pengawasan anggaran dengan mengefektifkan fungsi Inspektorat Daerah sebagai lembaga pengawasan internal sehingga kedepan pengelolaan anggaran dapat ditingkatkan.

Ditempat terpisah, Inspektorat Daerah Toni Syalpriansayah saat ditemui POSMETRO mengungkapkan bahwa pihaknya sejauh ini tengah mempersiapkan auditor untuk melakukan audit keuangan di tingkat SKPD Kota Prabumulih. Audit dilaksanakan bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai upaya untuk menjadikan SKPD lebih baik.

“Kami ingin setiap pengelolaan anggaran di tingkat Kecamatan, desa dan kelurahan lebih baik, maka kami audit untuk mengetahui barangkali ada hal-hal yang perlu diperbaiki atau disempurnakan untuk DD maupun ADD tahun 2018,” jelas Toni.

Toni Mengungkapkan selama tahun 2018 sebagian besar Pemerintahan di tingkat desa maupun kelurahan menjalankan tugasnya dengan baik, meski masih harus banyak mendapat bimbingan dari pendamping dan hal itu dianggap wajar sebab pemerintahan desa selalu berproses menjadi lebih baik.

Disinggung ketika nanti dalam audit ada Temuan, mantan Kepala Dinas Perkim Kota Prabumulih itu mengungkapkan bahwa temuan dilapangan menjadi bahan laporan kepada kepala daerah, untuk kemudian ditindaklanjuti agar menjadi perbaikan-perbaikan.

“Temuan dari audit yang sudah-sudah biasanyanya sangat beragam, kadang dari administrasi yang keliru, atau fisik, maka kami lakukan evaluasi. Tapi kalau sudah berkaitan dengan penyalahgunaan DD/ADD, itu ranahnya sudah pidana, tidak banyak yang kami bisa lakukan selain menyerahkan temuan-temuan pada pihak yang berwajib, maka hati-hati, jangan main-main dengan DD/ADD,” tegas Toni

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011