HEADLINE NEWS

Tetap Hijau Meski Diterjang Kemarau

SMPN 3 Prabumulih, Sekolah Rasa Rekreasi

POSMETRO, PRABUMULIH - Jarum jam tepat menunjuk di angka sembilan. Meski tergolong masih pagi, tetapi cahaya sang mentari sudah memancarkan kehangatannya seolah menyemangati sang penghuni bumi untuk terus berkreasi.

Searah jarum jam, waktu terus berputar merubah wujud segala pengisi bumi tak terkecuali musim di bumi seinggok sepemunyian. Cahaya hangat mentari pagi ini setidaknya mengabarkan musim tengah berganti. Dedaunan tumbuhan di tepian jalan mulai berguguran. Debu mulai berterbangan di jalanan tak beraspal.

Petugas dinas tata ruang dan Pemukiman mulai disibukkan dengan tugas tambahan menyirami taman di median jalan agar tak mati diterjang kekeringan demi sebuah lingkungan hijau.

Searah jarum jam pula, roda kenderaan ini juga terus berjalan menyusuri tiap sudut Kota Nanas. Tak jauh berbeda dari kawasan lainnya di Kota Prabumulih, wilayah Tanjung Raman juga tak luput dari musim kemarau. Namun ada satu pemandangan yang sejuk di pingiran jalan membuat decak kagum dan rasa penasaran untuk melihatnya.

Sebuah gedung bertuliskan SMPN 3 Kota Prabumulih di Jalan Lintas Prabumulih - Batu Raja itu, berbagai tanaman yang menyejukkan mata terpajang dengan rapi didekat pagar. Dari bahu jalan terlihat jelas warna warni berbagai kembang dan tanaman seolah kemarau tak musim disana.

Hal menakjubkan yang mengulik rasa penasaran ialah, di pintu masuk tempat menimba ilmu itu sampah botol plastik disulap menjadi hiasan di langit-langis bangunan yang seolah menyapa para siswa atau tamu yang datang. Belum melihat seisi sekolah sudah dapat dipastikan Sekolah ini mencintai disiplin, lingkungan dan juga kerapian. Hal itu terlihat dari susunan kenderaan yang terparkir rapi dekat pintu masuk Sekolah.

Penasaran untuk melihat secara keseluruhan, Posmetro berniat untuk masuk ke areal sekolah.

Di pintu masuk, kami disambut senyum sekurity dan langsung mempersilahkan kami masuk setelah berkenalan dan menjelaskan maksud dan tujuan kami ke sekolah tersebut. Mas sekurity juga mengarahkan kami ke ruang Kepala Sekolah. Namun sebelum tiba di depan ruang kepala sekolah, mata kami disibukkan dengan coretan kreasi seni siswa di pot bunga dan hijaunya taman yang berjejer rapi di setiap sudut dan depan kelas ruang belajar.

"Silahkan masuk pak" suara seorang wanita mengejutkan kami yang sedari tadi asik melihat taman dan keindahan suasana sekolah. Tak sadar ternyata Kepala Sekolah sudah berada di dekat kami.

Pamuji Rahayu S.PdI. Demikian nama Kepala Sekolah SMPN 3 Kota Prabumulih. Pamuji Rahayu juga biasa di sapa dengan Mbak Menik. Selain itu Mbak Menik juga merupakan nama akun Facebook resmi  media sosial Pamuji Rahayu di dunia maya.

Sebelum melihat seisi dan sudut-sudut sekolah, Mbak Menik mengaku kalau sekolah yang dipimpinnya ini telah  masuk sebagai sekolah Adiwiyata berbasis lingkungan tingkat Provinsi Sumsel. Sekolah Adiwiyata pun secara resmi telah disandang SMPN 3 prabumulih dengan telah diraihnya piagam penghargaan Sekolah Adiwiyata dari Gubernur Sumsel.

Namun begitu, Mbak Menik mengaku belum puas sebab targetnya SMPN 3 masuk di level Nasional. Amin..

Kepada Posmetro, mbak Menik mengaku selama dua tahun belakangan ini terus bekerja dan berupaya mewujudkan SMP N 3 sebagai sekolah yang bersih, terampil dan cinta lingkungan.

"Hasilnya, alhamdulillah, kerja keras kita berhasil mendapatkan apresiasi dari orang nomor satu di Provinsi Sumsel. Untuk lebih jelasnya mari kita sambil jalan aja mungkin melihat-lihat taman" ujar mbak menik mengajak kami keliling sekolah.

Sesaat kami meninggalkan ruang mbak Menik dan kembali ke halaman sekolah terbersit di pikiran bahwa, sekolah ini tepat disebut sebagai, sekolah rasa rekreasi. Mengapa tidak, setiap sudut sekolahan terlihat rapi dan indah dipandang mata. Berbagai jenis bunga taman menghiasi lahan kosong bahkan hingga ke toilet.

Kata mbak Menik, hal ini terwujud tentu saja melalui program kerja dan inovasi secara berkesinambungan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih serta pihak-pihak yang berkompeten terhadap keberlangsungan lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan asri. Maka dari itu, Tahun ini SMPN 3  tengah diajukan untuk mengikuti Adiwiyata mandiri 2019.

”Untuk  2019 ini, SMPN 3 tengah diajukan maju ke Adiwiyata tingkat Nasional” ujarnya.

Selain SMPN 3 tentu saja banyak sekolah lain di Sumsel yang turut ambil bagian dalam kategori tersebut. Namun begitu, mbak menik yakin jika proses tidak mengingkari hasil akhir dan berharap sekolahnya lulus.

“Hasil akhirnya nanti kami serahkan sepenuhnya pada penilaian tim juri saat melakukan verifikasi lapangan. Selama warga sekolah menjalankan, menerapkan dan membiasakan diri pada perilaku peduli lingkungan berwawasan Adiwiyata, saya yakin proses tidak akan mengingkari hasil akhir yang akan diperoleh,” pungkasnya

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011