HEADLINE NEWS

Demo di Objek Vital Nasional, Oknum PNS Prabumulih Masuk Bui

POSMETRO, PRABUMULIH - Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang berdinas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Pria bernama Andriansyah yang belakangan diketahui sebagai pegawai bagian perlengkapan Pemkot Prabumulih itu sebelumnya ternyata telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Prabumulih dengan kasus tindak pidana pasal 160 KUHPidana.

"Pasal 160 KUHPidana dan pasal 335 ayat 1 butir ke 1 KUHPidana. Tersangka dengan sengaja melakukan penghasutan di muka umum secara lisan dan tulisan melakukan tindakan pidana atau memaksa orang lain melakukan, membiarkan sesuatu dengan memakai kekerasan atau dengan memakai ancaman kekerasan baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain" ujar Kajari Prabumulih Muhammad Husein Atmaja SH MH melalui Kasi Pidum, Yayan Indriana SH.

Dikatakan, Sebelumnya tersangka telah masuk dalam DPO Polres prabumulih. Dimana tersangka merupakan aktor dibalik aksi unjuk rasa di RIG Sumur bor milik Pertamina wilayah Sukaraja Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.

"Tersangka beberapa waktu lalu bersama teman-temannya menggelar aksi unjuk rasa dengan sengaja masuk ke kawasan objek vital nasional atau kegiatan RIG pengeboran sumur milik Pertamina. Dalam aksi unjuk rasa tersebut, tersangka juga meminta paksa agar para pekerja menghentikan kegiatan operasional pengeboran" ujar Yayan.

Aksi unjuk rasa warga yang dimotori oleh tersangka nyaris berujung bentrok antara pekerja. Pasalnya tersangka langsung menaiki RIG sambil berorasi menyuruh para pekerja untuk menghentikan kegiatan pengeboran jika tidak ingin sesuatu hal terjadi.

Aksi unjuk rasa warga yang dengan sengaja meminta seluruh kegiatan Operasional RIG dihentikan mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit dialami oleh Pertamina.

"Akibat kejadian tersebut, pihak Pertamina mengalami kerugian sebesar 1.5 Miliar" ujar Kasi Pidum.

Dikatakan, kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan berikut tersangkanya juga sudah diserahkan. Dengan demikian statusnya sudah menjadi tahanan kejaksaan dan telah dititipkan di Rutan Prabumulih. Selanjutnya Kejaksaan akan segera melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan untuk disidangkan.

Di tempat terpisah, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk S.IK yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP. Abdul Rahman SH membenarkan telah berhasil mengamankan salah seorang aktor dibalik aksi unjuk rasa yang mengakibatkan kerugian dan telah melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Prabumulih.

"Tersangka Andri berhasil diamankan pada Jumat lalu (19/7/2019) sekitar pukul 09.00 ketika tengah masuk kerja di pemkot Prabumulih.  Selanjutnya berkas pemeriksaan berikut barang bukti dan Tersangka langsung dilimpahkan ke kejaksaan" ujarnya.

Pantauan dilapangan, saat ini tersangka tengah mendekam di sel tahanan Rutan klas II B Prabumulih. Hal ini juga diakui oleh Kepala Rutan Kelas IIB, Reza Mediansyah Purnama AMd IP SH. Dikonfirmasi melalui Kepala Sub Seksi Pelaporan Tata Tertib Tahanan, Yusup SH juga membenarkan kalau tersangka sudah berada di Rutan sebagai tahanan titipan Kejari.

Menurutnya, Senin kemarin pihaknya telah menerima Tahanan Kejaksaan Negeri Prabumulih atas nama AN berstatus PNS. 

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011