HEADLINE NEWS

Terlindas Truk, Arfan Warga Pengabuan Tewas Mengenaskan


POSMETRO, PALI - Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) kembali terjadi di wilayah Bumi Serepat Serasaan. Dimana, satu dari dua korban ditemukan tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni, Arfan (58), warga Dusun I, Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kejadiaan naas itu terjadi, Selasa (24/6) sekitar pukul 22.30 WIB, di Jalan Servo Kilometer 33, Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, berawal saat korban Arfan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam, tanpa nopol berboncengan dengan korban Matyopi (55), yang juga warga Desa Pengabuan.

Melaju dari arah berlawanan, tiba-tiba sepeda motor korban oleng diduga akibat kondisi jalan yang berbatuan. Setelah motor terjatuh, datanglah armada pengangkut batubara Triten Vibel bernopol T 231, yang dikendarai Nopriyansyah (25), dari arah berlawanan hendak kembali ke Kabupaten Lahat.

Tak ayal armada pengangkut tanpa muatan ini tidak bisa menghindari sepeda motor dan kedua korban, sehingga korban Arfan akhirnya terlindas roda armada pengangkut tersebut, sehingga korban mengalami luka cukup serius dibagian kepala dan badanya, hingga akhirnya tewas di tempat.

Kapolsek Tanah Abang, AKP Sofyan Ardeni mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengamankan, armada angkutan batubara tersebut bersama sang sopir. Dan sepeda motor yang dikendarai kedua korban tersebut.

"Kita sudah amankan barang bukti dilokasi kejadian. Saat ini sopir angkutan batubara juga telah diamankan. Untuk korban Arfan langsung dibawa ke rumah duku. Sedangkan korban Matyopi saat ini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Prabumulih," terangnya.

Sementara, korban Matyopi kepada petugas mengatakan, bahwa dirinya hendak menuju ke desanya. "Tiba-tiba motor oleng dan terjatuh, dan Arfan terpental ke tengah jalan dan disambar mobil angkutan batubara," katanya.

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011