-->

Iklan

Operator Aplikasi Siskeudes di OKU Minim

24/10/17, 18:18 WIB Last Updated 2017-10-24T11:18:18Z
masukkan script iklan disini
BATURAJA, PP-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU April 2017 lalu pernah melaksanakan bimbingan teknik (Bimtek).  Tentang aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes). Namun, hasilnya kurang maksimal.

Hal itu disebabkan, lantaran terkendala minimnya operator memahami aplikasi Siskeudes. Melihat kondisi tersebut, Pemkab OKU menggelar kegiatan coaching clinic aplikasi Siskeudes . Di Aula Kantor BPKP Perwakilan Sumsel.

Kegiatan yang digelar mulai 23 hingga 27 Oktober 2017 tersebut diikuti 301 peserta. Terdiri 143 bendahara desa. Kemudian 143 operator Siskeudes. Selanjutnya 13 satuan tugas Kecamatan dan 2 satuan tugas Kabupaten.

“Kegiatan ini untuk mempercepat implementasi aplikasi Siskeudes. Untuk pengelolaan keuangan desa atau dana desa,” kata Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis saat membuka kegiatan coaching clinic aplikasi Siskeudes, Senin (23/10).

Kuryana menambahkan, penerapan aplikasi siskeudes dalam pengelolaan keuangan di desa diharapkan dapat menekan tingkat kekeliruan dan potensi kesalahan administratif. Sehingga dapat disalaharitikan sebagai indikasi tindakan menyimpang. Oleh Kepala Desa dan perangkat desa.

“Saya tdk mau mendengar ada kades di Kabupaten OKU yang terkena kasus. Akibat salah pengelolaan dana desa,” harap politikus dari Partai NasDem tersebut.

Sementara itu, kegiatan pembukaan coaching clinic aplikasi Siskeudes juga dihadiri Kepala Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Sumsel,  Gilbert Hutapea, Ak, MM. Kemudian, Asisten Pemerintahan Setda OKU, Mirdaili  S Stp, M Si, Kepala Dinas (Kadin) Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) OKU, Firdaus MSi. Kepala Bidang (Kabid) Akutandi BPKAD OKU, Setiawan AK MM dan seluruh camat se-OKU.
Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->