-->

Iklan

Kasus Penganiayaan PT R6B Diselesaikan Secara Adat

22/02/16, 21:50 WIB Last Updated 2016-05-14T08:14:20Z
masukkan script iklan disini
GELUMBANG, PP - Penganiayaan akibat salah paham yang dilakukan oleh oknum pegawai PT Rumpun Enam Bersaudara (R6B) terhadap salah seorang warga Sungai Rotan akhirnya berujung ke pesta sedekah dusun. Demikian pemandangan yang terjadi Selasa  (16/02/16) di desa Sungai Rotan Kecamatran Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Sumsel.

Mengantisipasi permasalahan agar tidak berlarut-larut yang bisa merugikan kedua belah pihak, akhirnya salah seorang tokoh masyarakat sekitar yang juga Ketua Dewan Penasehat Presidium Pemekaran Kabupaten Gelumbang (PPKG) Ir H Hanan Zulkarnain MTP memfasilitasi keduanya untuk islah atau berdamai. Dimana permasalahan penganiayaan diselesaikan secara adat dan operasional perusahaan dapat berjalan tanpa ada hambatan.

Kedua belah pihak pun sepakat yakni antara PT R6B dan masyarakat Sungai Rotan. Upaya perdamaian yang diprakarsai oleh Hanan ini pun mendapat sambutan dari tokoh masyarakat dan pemuka agama sekitar. Agar perdamaian yang dilakukan tidak terkesan sepihak lantaran melibatkan nama besar masyarakat Sungai Rotan, maka perdamaian secara adat tersebut digelar sedemikian rupa. 

PT R6B secara resmi meminta maaf kepada masyarakat Kecamatan Sungai Rotan dengan menggelar acara adat khusus. Dimana dalam acara tersebut selain menggelar acara sedekahan (makan-makan red) juga mengundang unsur tripika ,Camat,Kades ,dan warga masyarakat lainnya.

Dalam kesempatan itu,pihak R6B disamping meminta maaf yang dilakukan secara adat juga diminta untuk tidak lagi melarang warga melakukan kegiatan seperti memancing ikan, mencari kayu diwilayah perkebunan PT R6B maupun aktivitas yang belum tentu akan merugikan perusahaan.

Acara sedekahan adat ini secara langsung turut dihadiri Dirut PT R6B Ludi Wibwo dan juga Manager PT R6B Edi Prianto. Acara permintaan maaf yang tidak biasa ini menurut pantauan posmetroprabu dilapangan tampak berjalan dengan penuh persaudaraan. Tampak juga hadir pemrakarsa perdamaian secara adat ,yakni mantan wakil bupati Muara Enim Ir H Hanan zulkarnain MTP yang juga sebagai putra daerah Kecamatan Sungai Rotan.

''Alhamdulilah syukur kita ucapkan kehadirat Allah SWT, akhirnya permasalahan antara pihak PT R6B dan masyarakat Kecamatan Sunga Rotan dapat diselesaikan dengan penuh kidmat. Tanpa penjelasan panjang kedua belah pihak dapat mematuhi hal-hal yang telah menjadi kesepakatan. Dimana pihak PT R6B siap memenuhi permintaan warga.Harapan kita kedepan, mudah-mudahan dengan ini tidak ada lagi kesalahpahaman diantara kedua belah pihak. Kalaupun ditemukan permasalahan yang bersinggungan dengan masyarakat luas kiranya dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus beradu fisik dan kekerasan" ungkap Hanan. (pp/jn)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->