-->

Iklan

Dituding Serobot Lahan, Ini Tanggapan Ridho Yahya

04/11/15, 21:08 WIB Last Updated 2015-11-04T14:08:40Z
masukkan script iklan disini

PRABUMULIH, PP - Dituding menyerobot lahan PT KAI terkait pembangunan Tugu di jalan Jendral Sudirman Kelurahan Tugu Kecil, Walikota Prabumulih Ir, H Ridho Yahya MM pun angkat bicara. Wali Kota yang berhasil dihubungi terkait pengaduan PT KAI ke Kapolres Prabumulih dengan kasus dugaan penyerobotan lahan mengatakan, bahwa tujuan pembangunan Tugu di Kota Prabumulih sejak awal  agar kota Prabumulih menjadi indah dan tertata rapi. Bukan bermaksud meng baku lahan tersebut apalagi disebut menyerobot.

"Salah satu contoh penataan kawasan kumuh yang dilakukan oleh pemerintah adalah kawasan kumuh di pinggiran rel. Kawasan itu kami tata dan kami buat taman sehingga kesan kumuh hilang sama sekali," ujarnya.

Terkait tudingan penyerobotan lahan yang dituduhkan, Ridho menegaskan dari awal pembangunan pemkot tidak ingin untuk memiliki lahan itu. "Ini kan cuma ingin menata. Tempat yang dibangun taman juga adalah tempat yang selama ini diizinkan untuk dibangun oleh PT KAI melalui perseorangan," terangnya.

Ridho mengajak PT KAI duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. "Kita cari solusi sama-sama. Yang jelas niat kami dari awal bukan untuk memiliki lahan tersebut tetapi lebih kepada penataan kota," pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->