-->

Iklan

Soal Angkutan Batubara, DPRD Sumsel Melempem

29/01/15, 15:35 WIB Last Updated 2015-01-29T08:35:02Z
masukkan script iklan disini
PALEMBANG, PP - Rapat dengar pendapat antara Komisi IV DPRD Sumsel dengan pihak perusahaan pertambangan dan dinas perhubungan dan dinas pertambangan dan energi (Distamben) Sumsel, terkait angkutan jalan khusus batubara belum menemukan solusi. Rabu (28/1).

Sekretaris Komisi IV DPRD Sumsel, Ramlan Holdan mengatakan pihaknya belum mendapat solusi dari persoalan angkutan batubara yang selama ini kerap melintas dijalan umum.

"Sesuai aturan pemerintah, perizinan perusahaan pertambangan itukan kembali ke Provinsi, nah perusahaan pertambangan juga sesuai aturan pemerintah harus memiliki jalan khusus tidak memakai jalan negara atau jalan umum yang ada, maka dari itu kami mengajaka duduk bersama untuk membahas persoalan ini," kata Ramlan kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel usai rapat.

Pihaknya pun meminta Dinas Pertambangan dan Dinas Perhubungan beserta pihak perusahaan untuk mencari solusi terbaik terkait persoalan ini.

"Kami tugasi dinas pertambangan dan dinas perhubungan untuk berembuk dengan perusahaan pertambangan untuk mencari solusi terbaik yang intinya angkutan perusahaan pertambangan itu tak lagi menggunakan jalan umum,"tambahnya.

Komisi IV sambungnya akan kembali menggelar rapat lanjutan dua minggu setelah rapat hari ini.

Sementara itu, dari izin perusahaan yang memegang izin clear and clean sebanyak 160 perusahaan, pada rapat kali ini hanya 48 perwakilan perusahaan pertambangan yang hadir.

"Yang penting mereka (perusahaan pertambangan) tahu ada pertemuan ini, setelah ada perda atau pergub nanti harus dipatuhi,"tukasnya
Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->