-->

Iklan

10 Ribu Bibit Nanas Milik Dinas Pertanian Prabumulih Mati Akibat Kemarau

07/11/14, 01:19 WIB Last Updated 2014-11-06T18:20:08Z
masukkan script iklan disini

PRABUMULIH, PP - Guna melestarikan tanaman nanas yang menjadi ikon kota Prabumulih, pemerintah kota (pemkot) melalui Dinas Pertanian Perikanan, Kehutanan dan Peternakan (DP2KP) sejak 5 bulan lalu telah membuka lahan seluas 2,5 hektar untuk menanam 110 ribu bibit nanas.

Kepala DP2KP, Drs Syamsurizal SP MSi  mengatakan dari total 110 ribu bibit tersebut sebanyak 10 ribu bibit tidak berhasil tumbuh alias mati akibat kemarau.

"Sebanyak 10 ribu bibit mati akibat musim kemarau. Namun, rencananya bibit yang mati akan kita ganti dengan bibit baru, nanas asli dari Kelurahan Sungai Medang," kata Syamsurizal ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya.

Pengembangan tanaman nanas ini, sambung Syamsurizal bertujuan untuk melestarikan tanaman nanas yang mulai jarang ditanam oleh warga. "Tanaman ini kan ikon kota kita. Sehingga harus dilestarikan," ungkapnya.

Masih kata Syamsurijal, pihaknya juga akan mewajibkan setiap kecamatan memiliki lahan untuk kebun nanas seluas satu hektar. Apalagi saat ini setiap kecamatan memiliki UPTD sendiri yang bisa menyiapkan lahan tersebut.

"Nanas yang kita tanam nantinya akan disebar ke setiap kecamatan. Sehingga bisa terus dikembangkan oleh masyarakat," pungkasnya.
Komentar

Tampilkan

Terkini

-->