Iklan

Uji 30 Sampel, Bandingkan Hasil BBLK Palembang

22 September 2021, Rabu, September 22, 2021 WIB Last Updated 2021-11-22T02:07:54Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

POSMETRO, PRABUMULIH – Pasca penandatanganan kerja sama Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) bersama Pemerintah kota (Pemkot) dilakukan, Rabu (22/9/2021). Laboratorium PCR RSUD, mulai melakukan uji sampel guna memenuhi syarat operasional. Setidaknya, 30 sampel diuji baik sampel positif, juga sampel negatif.


Hasil uji sampel itu, dibandingkan hasil BBLK Palembang. Jika hasilnya sama, Lab PCR sudah bisa beroperasional atau melakukan uji PCR secara mandiri.


Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, dirinya mendorong Lab PCR RSUD, guna memenuhi uji sampel agar bisa dilakukan operasional.


“Segera penuhi uji coba sampel tersebut. Sehingga, terpenuhi hingga bisa Lab PCR RSUD dilakukan uji mandiri,” ujar Ridho, sapaan akrabnya dikonfirmasi awak media, Kamis (23/9/2021) di sela-sela kunjungannya ke Gedung Lab PCR RSUD.


Keterangan dari pihak RSUD, kata ayah tiga anak ini, kalau uji sampel negatif telah terpenuhi. Akunya, tinggal menunggu uji sampel positif. “Sekarang ini, memang cukup kesulitan sampel positif. Karena, menurunnya angka kasus Covid-19 belakangan ini,” terang suami Ir Hj Suryanti Ngesti ini.


Kata pria asal Ogan Ilir (OI), warga mengeluh demam dan hilang penciuman setidaknya bisa melakukan uji PCR di Gedung Lab PCR RSUD. “Kita gratiskan, uji PCR guna mempercepat operasional Gedung Lab PCR RSUD. Kita rencanakan, 1 Oktober mendatang bisa operasional. Sehingga, bisa melayani masyarakat Prabumulih dan kabupaten tetangga,” bebernya.


Pihaknya telah berkordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi, agar minggu depan bisa dilakukan verifikasi terkait perizinan Gedung Lab PCR RSUD. “Kalau tarif masih kita pelajari, jelas paling murah di Sumatera Selatan (Sumsel). Mendukung operasional Gedung Lab PCR, kita akan menyurati bupati tetangga,” akunya.


Terpisah, Direktur RSUD, dr Hj Hesti Widyaningsih MKes membenarkan hal itu. “Iya, kalau uji sampel negatif sudah terpenuhi. Tinggal, menunggu uji sampel positif,” tukas Hesti, sapaan akrabnya.


Lanjutnya, sampel positif sebanyak-banyaknya dibutuhkan. Menimal, akunya diperlukan sekitar 10 sampel saja. “Sehingga, Gedung Lab PCR ini bisa dioperasionalkan. Memang dijadwalkan, 1 Oktober bisa melayani masyarakat sesuai keinginan Pak Wako,” bebernya.


Akunya, hasil diperiksa Lab PCR RSUD dibandingkan BBLK Palembang. Kalau hasilnya sama, artiya Lab PCR RSUD sudah layak melakukan uji swab mandiri. “Segera kita penuhi sampel positif dibutuhkan itu,” jawabnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini