News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Proyek Box Culvert Dan Saluran Air Batu Urip Diduga Kurang Volume

Proyek Box Culvert Dan Saluran Air Batu Urip Diduga Kurang Volume


POSMETRO, LINGGAU - Proyek pembangunan Box Culvert dan Saluran Air di Batu Urip, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan yang dikerjakan oleh CV. Miv Karya dengan nilai kontrak Rp.997,529,000.- Diduga kurang volume.

Pasalnya, Dalam pengerjaan drainase tersebut terlihat hanya ditutupi dengan adukan semen. Proyek saluran air yang berdampingan langsung dengan perumahan warga tersebut terkesan hanya menempel di bangunan milik warga. Di beberapa titik, proyek yang bersumber dari APBD Kota Lubuk Linggau tahun anggaran 2021 itu berdampingan langsung dengan bangunan milik warga yang sebahagian telah terbangun sebelum proyek dimulai.

Amran (45) salah seorang warga sekitar saat diwawancarai mengaku bahwa di beberapa titik proyek sekarang ini memang ada bangunan warga. Sebagaimana terlihat bangunan tersebut tidak dibongkar dan hanya dilanjutkan saja dengan menempel adukan semen.

Dirinya juga berharap agar dinas terkait dapat meninjau lokasi proyek demi transparansi anggaran menghindari bocornya keuangan negara sehingga Proyek yang dikerjakan tepat saran dan terhindar dari tindak pidana korupsi. "Selagi kegiatan tersebut belum selesai atau di seratus persenkan harusnya pihak pengawas kegiatan selalu memantau kegiatan tersebut agar tepat manfaat serta kualitas"ujarnya.


Selain  itu, ia juga berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) serta team pengawas anggaran daerah agar dapat berperan serta semaksimal mungkin guna memonitoring kegiatan maupun jalannya pemberkasan agar tidak terjadi dugaan tindak pidana korupsi. 

"Ya kerjalah sesuai mekanisme yang ada, harusnya libatkan juga APH agar pengerjaan sesuai dengan aturan". harapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Lubuklinggau, Asril Asri, melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Phani, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut hanya pihak pengawas lah yang berhak memberi jawaban serta mengetahuinya. 

"Ini baru mulai baru 50 persen, Ada yang baru ada yang rehab, langsung tanya dengan pengawas nya saja, Dwi". Pesan WhatsApp nya. 

Di tempat terpisah, Dwi Pengawas pekerjaan yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya membantah jika proyek yang dikerjakannya kurang volume. Ia mengaku bahwa bangunan tersebut seluruhnya baru dan tidak ada rehab. Hanya saja Dwi dalam sambungan telepon itu membenarkan ada bangunan milik warga yang rusak tepat di proyek yang dikerjakan sehingga pihaknya membongkar bangunan tersebut dan menggantinya dngan bangunan baru agar aliran air dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.

"Seluruh bangunan itu baru semua tidak ada yang di rahab. Adapun bangunan yang berdampingan langsung dengan proyek drainase yang sedang berjalan, itu langsung kita bongkar dan menggantinya sebagaimana bangunan semula"ujarnya. 


(Dadang).  

Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011