News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

BNN Prabumulih Ringkus BD Sabu Wilayah Barat

BNN Prabumulih Ringkus BD Sabu Wilayah Barat

 


POSMETRO, PRABUMULIH – Apapun itu alasan Heri Spiro alias Baron (34) warga perumnas Kepodang Patih Galung Kota Prabumulih yang kini ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan sabu-sabu seberat 12,94 gram tak menyurutkan niat petugas menggiringnya ke sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Meski berdalih jual sabu untuk membantu biaya perobatan orang tua di rumah sakit sekalipun Baron tetap saja diringkus oleh satuan BNNK Kota Prabumulih.


Petugas tetap menjalankan tugasnya memberantas tindak pidana peredaran Narkoba di Kota Prabumulih. Baron yang selain menjadi target operasi oleh BNNK Kota Prabumulih, ternyata juga merupakan residivis kasus yang sama yakni penyalahgunaan Narkotika. Menurut BNN, Baron merupakan salah satu Bandar yang memasarkan sabu di wilayah Barat Kota Prabumulih.


Saat diamankan petugas di rumahnya Perumnas Kepodang, Petugas berhasil mengamankan dan menyita barang bukti berupa 1 Unit HP Nokia, 1 Buah dompet kecil warna merah berisi narkotika jenis sabu siap edar seberat 12,94 gram terdiri dari : 2 paket besar, 5 paket sedang, 18 paket kecil, setengah butir pil ekstasi warna pink tanpa logo, 5 buah plastik klip kosong ukuran sedang, 12 plastik klip kosong ukuran kecil dan 1 buah KTP atas nama tersangka.


Kepala BNN, AKBP Ridwan SH didampingi Katim Bripka A Gamal Alrasyid SH MH kepada wartawan membenarkan pelaku merupakan target operasi (TO) BNN Kota Prabumulih. “Tersangka merupakan TO BNN yang telah lama menjadi incaran. Akhirnya, kemarin Baron bisa ditangkap. Dari tangan tersangka petugas mendapati 28 paket sabu, dan setengah tablet pil ekstasi. Statusnya, bukan saja sebagai pemakai namun juga sebagai pengedar,” ujar Gamal didampingi Briptu Hadi Wangkoro siang tadi, Rabu (29/09/2021)


Menurut Gamal, dari pengakuan tersangka, barang sabu yang di jual berasal dari Desa Pengabuan, Kabupaten PALI. “Tersangka sudah ditahan, dan tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik BNN Kota Prabumulih” bebernya.


Tersangka lanjutnya bakal dijerat Pasal 114 ayat 2, UU No 35/2009 tentang narkoba dan psikotropika. “Ancamannya, di atas 5 tahun penjara. Kasusnya, tengah kita kembangkan"pungkas Gamal

Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011