Iklan

PT MEP Kembali Sosialisasikan Migrasi KWH Meter

26 Juni 2021, Sabtu, Juni 26, 2021 WIB Last Updated 2021-06-26T01:04:05Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


POSMETRO, MUBA - PT Muba Electrik Power kembali sosialisasikan Migrasi KWH Meter dari pascabayar menjadi prabayar kepada pelanggan-pelanggannya di Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Jum'at (25/06/2021).


Kali ini sasaran pihak PT MEP untuk sosialisasi Migrasi KWH Meter di Desa Tanjung Agung Timur. Sosialisasi ini sendiri dilakukan secara dari rumah ke rumah atau lebih dikenal door to door yang dimulai dari pukul 08:00 wib hingga sore hari pukul 16:00 wib.


"Ya hari ini hari ke tiga kita lakukan sosialisasi Migrasi KWH Meter dari pascabayar menjadi prabayar kepada seluruh pelanggan kita di Desa Tanjung Agung Timur. Sebelumnya ada 2 desa yang kita sudah sosialisasikan, yaitu Desa Tanjung Agung Selatan dan Tanjung Agung Barat. Besok hari terakhir kita di wilayah Tanjung Agung yaitu Tanjung Agung Utara," ujar Direktur Utama PT MEP Augie Bunyamin saat diwawancarai awak media seusai sosialisasi.


Ia juga berharap kepada seluruh pelanggan PT MEP tidak hanya di wilayah Tanjung Agung saja, melainkan di seluruh wilayah kerja PT MEP dalam Kabupaten Musi Banyuasin untuk tidak sungkan-sungkan untuk mengganti KWH Meternya menjadi KWH Meter prabayar.


"KWH Meter prabayar itu sangatlah menguntungkan bagi pelanggannya. Karena keborosan pemakaian listrik bisa diatur sendiri oleh pelanngan dengan cara mengurangi pemakaian listrik itu sendiri. Misalnya jika malam hari lampu-lampu yang tidak terpakai dapat di matikan dan lainnya sebagainya," katanya.


"Kita akan terus berusaha memberikan pelayanan yang prima bagi pelanggan kita dan kalaupun ada keluhan silahkan hubungi call center kita yang selalu standby menerima kritik dan saran," tambahnya.


Sementara itu, Nurhendi warga Dusun 2 mengatakan, bahwa ia sangat mendukung pihak PT MEP untuk menyarankan kepada masyarakat mengganti KWH Meternya menjadi prabayar.


"Tentu ini kabar gembira bagi kami (pelanggan, red). Jadi, kedepannya kami dapat mengatur sendiri pemakaian listrik kami, sehinnga dapat menghemat listrik. Saya juga berharap kedepan PT MEP dapat lebih mendengar keluhan kami selaku pelanggan," pungkasnya. 


Syp/rill

Komentar

Tampilkan

Terkini