Iklan

Kadinkes Muba : Tidak Dibenarkan Kartu Vaksinasi COVID-19 Diperjualbelikan

05 Juni 2021, Sabtu, Juni 05, 2021 WIB Last Updated 2021-06-05T16:09:55Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


POSMETRO, MUBA - Terkait beredarnya Isu Kartu Vaksinasi COVID-19 diperjual belikan, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Musi Banyuasin angkat bicara. Beredarnya isu tersebut di salah satu Akun Media Sosial yang diketahui menjual Kartu Vaksin tersebut seharga Rp. 20.000,- (Dua Puluh Ribu Rupiah).


Hal ini mengundang pertanyaan diberbagai elemen Masyarakat, mengingat menurut informasi yang dihimpun awak media, jika penerbitan kartu tersebut harus melalui Vaksinasi yang Legal dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan kabupaten Musi Banyuasin.


Menanggapi isu yang berkembang ini, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Musi Banyuasin dr Azmi Dariusmansyah Mars menjelaskan, Tidak benar, Kartu itu bisa di dapat setelah didaftarkan pada aplikasi peduli.


" Itu kreasi mereka kenapa juga harus buat kartu karena semua dapat setelah terdaftar di peduli. Dan kita tidak bisa menindak karena biasanya permintaan dari orang untuk dibuat kartu. Kecuali kalau mau di vaksin harus bayar, itu jelas pelanggaran atau tidak bisa divaksin kalau tidak membeli kartu tersebut," ujar dr Azmi, Sabtu (5/6/2021).


Dijelaskannya, Iya benar kalau dia dapat kartu vaksin tanpa di injeksi yang rugi dia sendiri karena kartu itu Terdaftar dari awal dan online bisa dicek kebenarannya melalui barcode. "Jika dia menggunakan barcode orang lain otomatis yang muncul nama orang yang terdaftar dan telah disuntik melalui tahapan," bebernya.


Rill

Komentar

Tampilkan

Terkini