News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Karyawan PT Cangkul Bumi Subur Merasa Terzalimi Oleh Kebijakan Perusahaan

Karyawan PT Cangkul Bumi Subur Merasa Terzalimi Oleh Kebijakan Perusahaan


POSMETRO, MUBA - Sebanyak lebih kurang 300 karyawan dan karyawati merasa tertekan atas kebijakan yang di keluarkan oleh management Perusahan PT. Cangkul Bumi Subur (CBS) yang beralamat di Desa Keramat Jaya, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (11/05/21)

Karyawan dan Karyawati berkumpul di Balai Desa Keramat Jaya, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan demi untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 yang sedang melanda Negeri ini

Kedatangan karyawan dan karyawati untuk menyampaikan Keluhan yang mereka rasakan kepada Pemerintah Desa Keramat Jaya supaya bisa mempasilitasi dan menyampaikan keluhan karyawan dan karyawati kepada Perusahaan supaya dapat terkabulkan apa yang menjadi tuntutan mereka.

"Kades keramat jaya Irwanto Bheta menyampaikan dalam sambutannya di hadapan karyawan PT. Cangkul Bumi Subur, Pemdes Keramat Jaya akan menampung semua aspirasi dan keluhan dari karyawan, ayo kita satukan misi dan kompak dalam mengawal apa yang sudah kita layangkan beberapa poin kebijakan perusahan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang berlaku, tapi harus ingat jangan mudah terpropokasi oleh hal-hal yang tidak kita inginkan sehingga akan menimbulkan kerugian untuk kita semua",  ujarnya.

"Bayhaki perwakilan karyawan PT. Cangkul Bumi Subur menjelaskan, ayo kawan-kawan kita rapatkan barisan demi menuntut apa yang jadi hak kita, saya sudah sampaikan beberapa poin tuntutan kepada Disnaker terkait kebijakan perusahan yang di nilai merugikan kita sebagai karyawan, kami harap kepada Disnaker dapat mengabulkan permohonan kami, padahal kita kerja sudah berapa tahun, seluruh yang kerja di sini semuanya di atas 5 tahun, jelasnya.

"Saat diwawancarai oleh awak media tenda karyawan perawatan, sekarang kami menuntut hak kami mulai dari gaji yang belum naik, air bersih, penerangan, status kerja sekarang dari PHL kami minta di jadikan SKU, di tambah lagi ada aturan baru dalam sebulan jadi dua puluh hari kami dikerjakan, kami minta kembalikan seperti semulah, bebernya.

"Ibrahim karyawan panen juga ikut berkomentar dalam hal ini, gaji kami sekarang 122.000/hari dimana seharusnya 125.000/hari, jadi kami minta sisa dari gaji yang kurang harap dibayarkan oleh pihak perusahaan, sampai detik ini belum ada kejelasan, sedangkan Perusahaan lain sudah menerapkan gaji standar UMP, jadi kami minta hak kami dikeluarkan, seolah-olah kami merasa dibodohi oleh aturan perusahan", ujarnya.

"Saat dikomfirmasi oleh awak media melalui Whatshapp 0823733xxxxx Manager PT. Cangkul Bumi Subur Jumaras Sawal Pahmi tidak ada jawaban sampai berita ini diterbitkan.

(Rill)

Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011