Iklan

Warga Apresiasi Program Bedah Rumah Pemdes Letang

08 Desember 2020, Selasa, Desember 08, 2020 WIB Last Updated 2020-12-08T13:21:44Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


POSMETRO, LETANG MUBA - Pandemi covid-19 tak menjadi penghalang bagi Pemerintah Desa  Letang, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, untuk menjalankan program-programnya yang pro terhadap kepentingan warganya. Justru, pelayanan masyarakat di tengah pandemi tampak semakin ditingkatkan di Pemerintahan Desa pimpinan Ufradi, S.PSI.


Buktinya, bantuan-bantuan bersifat sosial langsung saja disalurkan kepada warga yang benar-benar terdampak. Selain bantuan Covid-19 yang di berikan oleh Pemerintah melalui Pemdes Letang, Pemdes juga telah menggulirkan bantuan stimulan Bedah Rumah  Tidak Layak Huni (BRTLH) yang bersumber dari anggaran Dana Desa (ADD).



Dari pantauan awak media Posmetro.co.id, di 2020 Pemerintah Desa Letang segera menggulirkan anggaran untuk membedah 3 unit Rumah Tidak Layak Huni (RLTH). Rumah ini sebelumnya sudah ditetapkan sebagai rumah yang telah memenuhi kriteria RLTH. Satu rumah berada di Dusun 1, 2 dan 7.


Kepada Posmetro, Kepala Desa Letang Ufrady, S.psi saat disambangi di kantornya mengatakan, Pemerintahannya tahun ini telah mengalokasikan bantuan stimulan Bedah RTLH. Diperkirakan satu unit rumah dalam program tersebut menelan biaya sebesar Rp. 30 juta.


"Pemdes Letang sudah mengalokasikan sebanyak 3 unit rumah dengan pagu  anggaran sebesar Rp 30.000.000. per rumah. Nah, bedah rumah  ini  anggaran  tahun 2019. Untuk pagu anggaran keseluruhan sebesar Rp. 90.000.000,” ujar Ufrady saat di wawancarai awak  media, Senin (7/12/2020).



Lanjut  Ufrady, bantuan bedah rumah itu tersebar di 3 dusun setiap dusun memiliki satu unit rumah warga yang sudah diperbaiki 


“Sebelum digulirkan, kami mendata terlebih dahulu rumah yang akan dibantu. Adapun yang berhak mendapatkan, seperti rumah tidak layak huni, orang tidak mampu atau lansia,” jelas Ufrady.


Tak hanya itu saja Ufrady juga menyampaikan, tahun  2020 ini Pemdes Letang sebenarnya menganggarkankan bantuan stimulan bedah rumah bagi warga tidak mampu melalui anggaran Dana Desa sebanyak 15 Rumah namun tertunda karna anggarannya dialihkan untuk penanganan penanggulangan covid-19.


"Pada anggaran 2021 mendatang kami sangat berharap kembali bisa mengulang program tersebut dengan menganggarkan  kembali  bedah rumah tak layak huni bagi warga lainnya,"ungkapnya.


Program bedah rumah ini lanjut Ufrady, untuk mewujudkan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni yang didukung dengan prasarana, sarana, dan utilitas umum, sehingga rumah yang sehat, aman, serasi, dan teratur serta berkelanjutan terwujud di Desa Letang.


Terpisah, salah satu  warga penerima manfaat bedah rumah, Sukinah (58) mengaku terharu dengan perhatian ekstra  Pemdes Letang terhadap keluarganya. Tak cukup sampai disitu, Kepala Desa Letang juga diketahui diam diam turut membantu biaya  SPP sekolah anaknya yang belajar SMKN 1 Kecamatan Babat Supat akibat keterbatasan ekonomi.


”Atas nama keluarga saya ucapkan terimakasih banyak dengan Pemdes Letang yang telah memberikan bantuan serta perhatian dan kepedulian kepada keluarga kami,” Pungkas Sukinah 


 (Syp)

Komentar

Tampilkan

Terkini