-->

Iklan

Mantan Gubernur Polisikan Wakil Gubernur Sumsel

10/11/20, 17:17 WIB Last Updated 2020-11-10T10:17:01Z
masukkan script iklan disini


POSMETRO, PALEMBANG - Mantan Gubernur Sumsel 2 Periode H. Alex Noerdin tiba-tiba memberi kejutan baru di dunia perpolitikan Sumatera Selatan. Anggota DPRD RI itu diketahui melaporkan Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya ke sentra pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Sumsel dengan dugaan kasus pencemaran nama baik. 


Kasus yang dilaporkan ini bermula saat Mawardi Yahya memberikan kata sambutan dalam acara penikahan salah satu warga di Desa Meranjat Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir Oktober 2020 lalu. Saat itu, sambutan mantan Bupati Ogan Ilir itu diduga dengan sengaja telah mencemarkan nama baik H. Alex Noerdin di depan umum. Mawardi Yahya dalam laporannya ke Polda sumsel disebut telah melakukan pencemaran nama baik. 


Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya dilaporkan anggota DPR  Alex Noerdin ke polisi. Mantan Gubernur Sumatera Selatan itu melaporkan Mawardi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Sumatera Selatan atas dugaan pencemaran nama baik.


"Dalam sambutannya, terlapor MY (Mawardi Yahya) menyebut adanya dugaan penyalahgunaan dana bansos pada zaman Alex Noerdin menjabat sebagai Gubernur hingga menyebabkan empat orang masuk penjara," kata Dedi kuasa Hukum Alex Noerdin kepada awak media.



Dikatakan, saat ini pihaknya telah menyiapkan dua orang saksi dan bukti rekaman video berdurasi 5 menit 50 detik saat terlapor MY memberikan sambutan yang menyerang kehormatan dan nama baik kliennya itu. "Peristiwa hukum yang kami laporkan ini mirip dengan laporan yang dibuat Calon Bupati Petahana Ogan Ilir Ilyas Panji Alam beberapa waktu lalu. Bedanya hanya pelapornya saja. Dalam kasus, ini pelapor adalah Alex Noerdin" imbuhnya.


Dengan laporan yang dibuat, tim kuasa hukum berharap polisi memproses laporan terlapor sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. "Kami menunggu kerja dari penyidik untuk mengungkap kasus pencemaran nama baik ini," ucapnya. 



Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Supriadi yang dikonfirmasi perihal pengaduan yang dilayangkan Alex Noerdin membenarkan adanya laporan tersebut. 


"Pelapor merupakan Anggota DPR RI dengan dugaan kasus pencemaran nama baik. Laporan dengan nomor polisi STTLP/858/XI/2020/SPKT sudah diterima dan selanjutnya akan dilakukan penyelidikan," kata Supriadi.



Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya, mengatakan dirinya belum mengetahui soal laporan tersebut, terutama dari Alex Noerdin. "Belum tahu kita," kata Mawardi.


Ketika ditanya soal tanggapannya soal upaya hukum ke depan, Mawardi juga belum memberikan pernyataan soal upaya konkret yang akan dilakukan.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->