-->

Iklan

LSM Ancam Gelar Aksi Jika Pencemaran Lingkungan PT. Medco EP Masih Berlanjut

junmanurung
11/11/20, 20:54 WIB Last Updated 2020-11-11T13:54:09Z
masukkan script iklan disini


POSMETRO, MUBA - Tercatat, dalam dua bulan terakhir pipa minyak milik PT Medco EP sudah 3 kali mengalami kebocoran hebat dan mencemari lingkungan disekitar Pipa. Pipa transmisi pengiriman minyak tersebut belakangan juga mulai dikeluhkan warga Desa Bonot Kecamatan Lais Musi Banyuasin. Pasalnya, selain sering mencemari lingkungan, ditakutkan suatu saat bisa menimbulkan bencana, seperti kebakaran dan hal-hal yang tidak dinginkan.



"Selain berdampak pada pencemaran lingkungan, ditakutkan aliran limbah minyak yang bersumber dari pipa nantinya bisa mencemari sumur warga. Sebab kebun karet jangan ditanya lagi, yang pasti sudah lebih dulu tercemar" ujar Herman (42) warga petani karet yang ditemui di lokasi kejadian.



Kepada portal ini, herman juga berharap Pemilik Pipa yang belakangan diketahui adalah PT. Medco EP segera melakukan tindakan perbaikan sebagai upaya penanggulangan mencegah pencemaran lingkungan. "Lihat saja mas, ini limbah minya semua ini. Belum ada upaya pembersihan atau semacamnya iya paling tidak untuk mencegah lingkungan dari pencemaranlah. Jadi kami warga disini juga menghimbau untuk segera diperbaiki. Sebab bukan tidak mungkin juga nantinya dari kejadian ini bisa memicu bencana lain, seperti kebakaran dan hal-hal yang tidak dinginkan" pungkasnya.



Sementara itu, Novita Ambar Sari perwakilan PT.MEDCO E&P saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsaApp terkait masalah pencemaran lingkungan yang diakibatkan Pipa Mocor milik Perusahaan tersebut termasuk menyangkut SOP yang diterapkan dalam penanganan limbah malah mengirimkan rilis pemberitaan untuk ditayangkan oleh awak media. Sayangnya press realase yang dikirimkan tidak sesuai dengan fakta dilapangan.




Sontak saja awak media yang baru saja melakukan investigasi lapangan menolak untuk menanyangkan Press Realase yang dikirimkan. Didalam realase, PT. Medco EP dengan sengaja membela diri dan seolah tidak bersalah dalam kasus pencemaran lingkungan yang menimpa Desa Bonot Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin.



Ditempat terpisah, Aktivis LSM GTPK Musi Banyuasin yang dimintai tanggapannya terkait pencemaran lingkungan yang bersumber dari pipa bocor milik PT. Medci EP mengaku sudah mengetahui informasi tersebut dari warga desa. Dikatakan, melalui kejadian tersebut pihaknya segera mendesak Pemerintah Muba melalui instansi terkait untuk segera bertindak.


"Mewakili masyarakat setempat, LSM GTPK Muba mendesak pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui dinas terkait terkhusus kepada Bupati Musi Banyuasin untuk menindaklanjuti permasalahan pencemaran lingkungan yang di sebabkan oleh Limbah B3 dari PT MEDCO E&P. Kejadian pencemaran lingkungan ini bahkan sudah berulangkali. Untuk itu kita mendesak Pemerintah untuk  memberikan sanksi terhadap perusahaan yang tidak perduli dengan keberlangsungan lingkungan" ujar Warto Ketua LSM GTPK Muba.



Menurutnya, dalam waktu dekat ini pihaknya segera menyurati Bupati Musi Banyuasin dan aparat penegak hukum (APH) di Muba untuk segera menggelar actions. "Jika tidak ditanggapi, terpaksa kita sendiri yang akan menggelar aksi" pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->