-->

Iklan

Lagi, PWI Sumsel Gelar UKW ke 32

junmanurung
20/10/20, 16:51 WIB Last Updated 2020-10-20T09:51:41Z
masukkan script iklan disini


POSMETRO, PALEMEBANG - Pandemi Covid-19 tampaknya tidak menjadi rintangan berarti bagi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel) untuk terus meningkatkan kemampuan wartawannya dibidang jurnalistik. Buktinya dalam bulan ini saja (Oktober 2020-red) PWI Sumsel berhasil menggelar uji kompetensi wartawan (UKW) sebanyak dua kali yakni UKW Angkatan 31 dan angkatan ke 32.


UKW yang mengangkat tema "Memamntapkan Wartawan yang beretika, berwawasan dan Skiil" ini dibukan secar langsung oleh PWI pusat yang diwakili oleh H.Oktaf Riadi SH. 


Dalam kesempatan tersebut, Oktaf Riady mengaku bahwa PWI Pusat sangat mengapresiasi kegiatan UKW yang diselenggarakan oleh PWI Sumsel pada hari ini. Dimana selain mengapresiasi kegiatan UKW, PWI Pusat juga merasa bangga dan yakin terhadap PWI Sumsel mampu menyelenggarakan Program PWI Pusat dalam peningkatan mutu dan kualitas jurnilistik wartawan.


"PWI Pusat begitu yakin terhadap PWI Sumsel mampu menggelar Program PWI Pusat dalam hal peningkatan mutu dan kualitas wartawan dalam bekerja sebagai jurnalis sebab SDM Penguji di Sumsel saat ini juga sudah lumayan banyak dan keseluruhan Penguji telah mengantongi Sertifikat Penguji dari Dewan Pers" ujarnya.


Mengikuti UKW bagi wartawan lanjut Oktaf, menjadi penting dan wajib diikuti untuk mengukur kemampuan diri sebagai wartawan profesional. Memahami Kode Etik Jurnalis (KEJ) dalam menjalankan tugas jurnalis sehari-hari dan yang pasti mendapatkan label atau sertifikat Kompeten sebagai wartawan.


Tidak lupa dalam kesempatan tersebut, Mantan Ketua PWI Sumsel itu juga turut menyampaikan seluruh materi yang akan di ujikan pada hari ini. Seperti merencanakan usul liputan ke Redaksi. Hal ini kata Oktaf, sebagai wartawan biasanya sehabis bangun bagi wajib memikirkan rencana liputan. "Dulu saat menjadi wartawan muda saya begitu. Bangun pagi sudah membuat rencana kerja liputan. Apakah itu liputan terjadwan atau mencari beritan investigasi dan langsung diusulkan ke redaksi" ujarnya.


Kemudian materi lainnya, ialah Rapat redaksi. Dalam kasus ini, lanjut Oktaf, peserta nantinya diwaajibkan ikut dalam simulasi Rapat Redaksi untuk menentukan apakah usulan liputan layak dilakukan atau tidak. "Rapat Redaksi nantinya akan dipimpin oleh Pemimpin Redaksi dalam simulasi dan dipimpin oleh peserta UKW tingkat madya. Anggap saja hari ini kita sedang berada dalam keredaksian sebuah media massa" papar Oktaf.


Selain itu, Oktaf juga menjelaskan bagian materi lain yang akan diujikan pada hari ini seperti Menyunting berita sendiri, Wawancara tatap muka, Wawancara Cegat, Jejaring dan menulis berita.


Sementara itu, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar S.Pd dalam sambutan pembukaan UKW Angkatan ke 32 menyampaikan bahwa UKW kali ini terselanggara berkat kerjasama PWI Sumsel dan SKK Migas Sumbagsel, KKKS Sumsel, Pertamina EP, Chonoco Philip, Medco Energi, Talisman Energi dan lain-lain. 


Menyangkut penyelenggaran UKW yang digelar disaat Pandemi, mantan wartawan Berita pagi ini mengaku telah mempertimbangkan jauh sebelumnya. Dimana PWI Jakarta menjadi acuan bagi PWI Sumsel untuk menggelar UKW ditengah Pandemi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. "Mohon maaf jika alat pelindung diri (APD) yang melekat pada tubuh anda saat ini terasa tidak nyaman, namun ini adalah bagian perubahan pola hidup yang semestinya harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ditengah pandemi agar nantinya terbiasa mengahadapi hidup di fase new normal" ujar Firdaus.


Dikatakan, dalam menghadapi UKW hari ini, seluruh peserta berjumlah 16 orang sebelumnya juga sudah mengukitu Rapid Tes di RS Caritas guna memastikan peserta layak mengikuti UKW dan tidak terinfeksi Covid-19. "Jadi seluruh prosedur protokol kesehatan diterapkan dalam UKW hari ini sehingga UKW bisa dinyatakan aman untuk dilaksanakan" paparnya.


Untuk satndar UKW, Firdaus mengaku bahwa satndart yang diterapkan dalam UKW kali ini tetap mengacu pada dewan pers dan menerapkan standar baku UKW. "Standarnya baku, dan UKW kali ini benar-benar mengacu pada aturan dewan pers dengan standar nilai kelulusan mencapai 70. Dibawah nilai 70 peserta dianggap belum berkompeten dan dinyatakan tidak lulus dalam UKW" ungkapnya.


Kemudian, Firdaus juga mengingatkan selain ujian yang digelar pada hari ini, juga akan ada Meeting Zoom dengan Lembaga Pers DR.Sutomo pukul 12.00 dan meeting zoom dengan SKK Migas di hari Kedua. 


Pantauan portal ini dilapangan, dalam UKW kali ini di ikuti oleh 16 orang peserta dimana 12 diantaranya peserta UKW tingkat Muda dan 4 orang Peserta UKW Madya. UKW sendiri melibatkan tiga orang Penguji yang telah memiliki sertifikat Penguji seperi H.Oktaf Riady, SH, Jhon Heri, SH dan Firdaus Komar, S.Pd. (rusli)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->