-->

Iklan

Jubir Covid Pali Terpapar Corona

junmanurung
07/08/20, 21:11 WIB Last Updated 2020-08-11T08:08:09Z
masukkan script iklan disini

POSMETRO, PALI - Juru bicara (Jubir) gugus tugas percepatan penanggulangan covid-19 di kabupaten penukal abab lematang ilir (PALI)  ZAMIR SH MHkes, terkompirmasi tersuspeck Covid-19 pada jumat (7/8/2020).

Dari data terakhir  kasus terdapak covid 19 berjumlah 81 orang   kasus terkonfirmasi, dimana 59 kasus dinyatakan sembuh dan 4 kasus meninggal dunia. 


Beberapa hari merasakan flu yang tidak biasa orang termasuk menjadi tim penanggulangan terdampak virus disiase itu dan sekaligus menjadi juru bicara (jubir) satgas gugus percepatan penanganan tugas covid 19,  bisa  tertular penyakit ini ,padahal mereka lebih mengerti perihal tersebut, artinya apalagi  orang biasa maka dari itu kita harus waspada jangan diangap enteng penyakit tersebut . 


Perihal tersebut dibenarkan oleh plt kepala dinas kesehatan kabupaten PALI ,Mudakir  SKM Mkes , setelah di wawancarai awak media 


"berawalnya sebelum lebaran idul adha  kemarin sudah merasakan keanehan dan doktor ZAMIR  sering meninjau kelapangan posko posko kecamatan ,lantaran mersakan kurang sehat  badan dia langsung mengecek ke rumah sakit umum daerah (RSUD)  kabupaten pali kemudian lansung dites sweb diRS muara enim dinyatakan bahwa positif terpapar covid 19 ,sekarang beliau sudah di isolasi mandiri, terangnya pada media


Doktor zamir di kompirmasi melalui wshap memang mengakui bahwa dirinya terpapar virus covid 19, untuk saat ini masih isolasi mandiri dirumahnya dalam keaadan sehat sambil tetap  memantau perkembangan kasus covid 19  sekaligus berkerja sebagai gugus tugas penanganan percepatan covid 19 


"Saat ini saya isolasi mandiri di rumah, kondisi saya sudah membaik dan setiap hari saya minum obat dari dokter penyakit dalam serta melatih pernapasan," kata dr Zamir.


Meskipun diisolasi, dr Zamir tetap memantau dan bekerja dari rumah (Work From Home /Wfh), dirinya juga terus menghimbau masyarakat PALI untuk disiplin mentaati protokol kesehatan.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->