-->

Iklan

Ssstt. Ridho Yahya Buka Rahasia Prabumulih Bisa Zero Covid-19

15/06/20, 22:16 WIB Last Updated 2020-06-15T15:16:05Z
masukkan script iklan disini
POSMETRO, PRABUMULIH - Kala Corona atau Virus Corana yang belakangan biasa disebut Covid-19 lahir di Wuhan, sebutan Corona banyak diplesetkan menjadi komedian di Indonesia termasuk Kota Prabumulih. Bahkan Ridho Yahya yang merupakan Walikota Prabumulih sempat viral lantaran sebuah video yang beredar luas di jejaring sosial yang tak mau meliburkan sekolah mengikuti instruksi kementerian Pendikan Nasional RI.

Tak lama setelahnya, Corona Virus Disease (Covid-19) masuk ke Kota Prabumulih dan menelan korban. Prabumulih kalang kabut. Sekolah yang sebelumnya masih beroperasi akhirnya diliburkan. Bahkan rumah ibadah pun terpaksa ditutup untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 agar tidak meluas. Tidak sampai disitu, para pegawai dilingkungan Pemerintah Kota Prabumulih pun di instruksikan untuk bekerja dari rumah hingga sejumlah program dan kegiatan Pemerintah yang banyak melibatkan massa terpaksa ditunda.

Jumlah kasus tertapar semakin hari terus bertambah mengakibatkan Kota Prabumulih ditetapkan sebagai Zona Merah Civid-19. Lock Down lokal hingga penyemprotan disinfekatan berskala besar terus dilakukan. Sejalan penyemprotan disinfekatan secara masif, Rapid tes massal hingga tindakan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pun harsu dilakukan demi satu tujuan yakni "Mewujudkan Prabumulih Zero Covid-19"

Lantas yang jadi pertanyaan. Berhasilkah rencana dan program tersebut? Jawabnya ia. Bahkan kini Prabumulih sudah menerapkan fase New Normal. Jika sebelumnya Prabumulih masuk dalam Zona Merah Covid-19, lambat laun mulai membaik. Hal tersebut disusul dengan kepulangan 12 Pasien positif Covid-19 dan telah dinyatakan sembuh berdasarkan dua kali hasil Swab Tes yang dilakukan.
Zona merah berubah menjadi kuning hingga saat ini Prabumulih kini sudah ditetapkan menjadi Zona Hijau dengan 0 Pasien positif Covid-19.

Lantas apa sebenarnya kunci keberhasil Pemerintah Kota Prabumulih menekan penyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih hingga mencapai angka Nol?

Jawabnya ialah kegigihan dan upaya pencegahan yang terus menerus dilakukan tanpa lelah. Kemudian dukungan kerjasama seluruh Komponen Masyarakat yang mentaati aturan dari Pemerintah.

Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya MM saat dibincangi pada suatu kesempatan mengaku bahwa yang dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih adalah kerja keras dan doa.

"Tuhan itu tidak pernah tidur, Sepanjang kita terus berusaha dan berupaya yakinlah pasti akan diberi jalan dan kemudahan. Alhamdulillah upaya dan kerja keras kita selama ini mendapatkan hasil yang memuaskan. Terimakasih juga kepada seluruh element masyarakat Kota Prabumulih yang telah mematuhi seluruh anjuran pemerintah dan mentaati protokol kesehatan sehingga Kota kita tercinta kini sudah berada di Zona Hijau" pungkasnya.


Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->