-->

Iklan

Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Nyatakan Prabumulih Zona Hijau

junmanurung
18/06/20, 04:23 WIB Last Updated 2020-06-17T21:23:21Z
masukkan script iklan disini
POSMETRO, PALEMBANG- Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumatera Selatan Yusri mengatakan sebanyak dua Kabupaten Kota di Sumsel saat ini dinyatakan masuk dalam Zona Hijau. Kabupaten Kota tersebut ialah Kota Prabumulih dan Kabupaten Musi Rawas.

"Penambahan kasus sembuh pada hari ini berjumlah 35 orang, yakni Kota Palembang (24 orang), Musi Rawas, Lubuklinggau dan Musi Banyuasin masing-masing tiga orang, serta Banyuasin dan Prabumulih masing-masing satu kasus" ujarnya.

Sementara total kasus sembuh di Sumsel lanjut dia, menjadi 705 orang. Tambahan kasus sembuh membuat semua kasus positif di Kota Prabumulih dinyatakan selesai dan 0 kasus aktif dalam penanganan, kondisi tersebut membuat kota nanas itu menjadi wilayah zona merah pertama di Sumsel, sekaligus zona hijau pertama yang menyelesaikan semua kasus.


Setidaknya terdapat 33 kasus positif COVID-19 selama 84 hari sejak kasus pertama diumumkan hingga semua kasus ditutup pada hari ini, 30 kasus di antaranya sembuh dan tiga kasus meninggal dunia.

Sedangkan Kabupaten Musi Rawas juga berhasil mencatatkan 0 kasus aktif setelah menangani 31 kasus positif COVID-19, namun satu kasus diantaranya meninggal dunia.

"Maka Prabumulih dan Musi Rawas dapat dikatakan sebagai zona hijau covid-19 di Sumsel" kata Yusri.


Sementara untuk kasus meninggal akibat covid-19 lanjutnya, juga bertambah empat orang pada hari ini sehingga total menjadi 61 kasus, serta total kasus ditutup berjumlah 766 kasus dan kasus aktif masih tersisa 735 kasus.

Ke 735 kasus aktif tersebut menyebar di Kota Palembang (592 kasus), disusul Kabupaten Banyuasin (56 kasus), OKI (38 kasus), Musi Banyuasin (21 kasus), Lubuklinggau (18 kasus), Ogan Ilir (15 kasus).

Kabupaten PALI (10 kasus), Muara Enim (12 kasus), OKU Timur (lima kasus), serta OKU, Lahat, dan OKU Selatan masing-masing satu kasus, khusus luar wilayah terdapat tiga kasus

Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->