Iklan

Proyek Tak Surut, Korban Pandemi Terus Berlanjut

junmanurung
18/04/20, 20:35 WIB Last Updated 2020-04-19T15:36:28Z
masukkan script iklan disini
POSMETRO, PRABUMULIH - Ada saja pemandangan kontras di Kota Prabumulih disaat seluruh penghuni bumi bertempur habis habisan melawan Virus COVID-19 yang mematikan. Pemandangan kontras tersebut tak lain adalah proyek peningkatan jalan bernilai Rp. 14,3 M.

Pantauan posmetro.co.id, proyek ini sedang berlangsung dan terkesan dipaksakan mengingat pada pelaksanaan pekerjaan proyek yang bersumber dari APBD Kota Prabumulih biasanya berjalan antara pertengahan Juni hingga Juli dan tiba-tiba di APBD 2020 Proyek ini sudah dikerjakan pada maret sesuai dengan plang proyek yang ditampilkan oleh kontraktor.

"Yang kita permasalahkan sebenarnya bukan pada pelaksanaan atau teknis pekerjaan yang tidak sesuai dengan RAB atau apalah itu menyangkut teknis proyek. Namun intinya ialah lebih pada penggunaan anggaran tersebut ditengah pandemi yang belum tuntas. Kita tahu seluruh jagad raya ini mati-matian bertempur mengusir pandemi virus corona dengan berbagai cara termasuk mempersiapkan anggaran semaksimal mungkin mengantisipasi kelangkaan pengaman sosial seperti, bahan pangan dan peralatan medis yang memadai" ujar pengamat kebijakan Kota Prabumulih Pohan Maulana, SE.

Menurutnya sangat tidak tepat dan tidak etis mengalokasikan anggaran terhadap hal-hal yang tidak mendesak mengingat situasi sosial yang sangat genting terlebih lebih ditengah zona merah covid-19.

"Pemerintah Pusat melalui Menteri Keuangan dengan tegas meminta semua daerah segera merealokasi anggaran dan fokus pada penanganan virus corona atau Covid-19. Hal ini perlu digarisbawahi sebab instruksi tersebut juga berasal dari Presiden. Dan bukan main-main ancaman tersebut akan berakibat fatal jika daerah tidak tidak dengan sigap merespon instruksi tersebut" imbuhnya.

Ancaman tersebut kata dia, jika daerah tidak segera merealokasi anggaran untuk penaganan covid-19, siap-siap Pusat akan menunda transfer dana alokasi umum (DAU) kepada pemerintah daerah yang belum merealokasi anggaran.

"Dengan demikian, Siapkah Pemerintah Kota Prabumulih tanpa DAU?" pungkasnya setengah bertanya.

Data yang dapat dihimpun posmetro.co.id, Pemerintah Kota Prabumulih tampaknya belum bersedia merealokasi anggaran proyek 2020 untuk fokus terhadap penangan covid-19. Tercatat dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tertanggal hari ini, Sabtu (18/04/2020) tender proyek bernilai miliaran hingga puluhan milar masih terus berlanjut dan bahkan beberapa diantaranya sudah dikerjakan oleh rekanan kontraktor.
Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->