-->

Iklan

DPRD OI Sepakat Jadikan Ruang Kerja Mereka Jadi Ruang Isolasi PDP Covid-19

junmanurung
15/04/20, 23:00 WIB Last Updated 2020-04-15T16:12:48Z
masukkan script iklan disini
POSMETRO, OGAN ILIR - Langkah Ketua DPRD Ogan Ilir H. Suharto yang meyerahkan ruangan kantornya digunakan sebagai ruang isolasi pasien covid-19 patut diapresiasi. Siang tadi, disaksikan unsur FKPD Ogan Ilir, Suharto secara langsung menyerahkan ruang kerja miliknya di DPRD Ogan Ilir untuk dijadikan tempat isolasi pasien covid-19 kepada Pemerintah Ogan Ilir.

Suharto mengakui, para pasien tersebut adalah warga yang butuh perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat jadi sangat mutlak diperlakukan dengan baik untuk memberi mereka semangat agar tidak putus asa menghadapi penyakit yang dihadapi.

"Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap konsituen yang telah menghantarkan kita ke gedung ini. Jadi tidak ada salahnya jika ruangan ini kita serahkan kepada mereka sementara waktu. Kalu bukan kita siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi" ujar Suharto.

Sejalan dengan Ketua DPRD OI, 39 anggota DPRD lainnya juga mengaku siap menjadikan ruang kerja pribadi mereka sebagai ruang isolasi bagi masyarakat yang masuk dalam katagori orang dalam pemantauan (ODP) dan Pasien dalam pengawasan (PDP).

“Ya, baru 38 ruangan yang sudah siap dijadikan ruangan isolasi bagi masyarakat yang masuk dikategorikan ODP dan PDP dan dua ruangan lagi masih menunggu jawaban dari anggota lainnya. Bahkan ruang kerja  saya dijadikan ruangan penanganan ODP dan DPD untuk masyakat saya siap. Ruangan saya  siap untuk dijadikan ruangan isolasi, tadi sudah lakukan serah terima ruangan anggota DPRD untuk dijadiakan isolasi kepada Kepala RSUD OI. Kalau soal ruang kerja, saya bisa gunakan ruangan lainnya. Yang penting pelayanan ke masyarakat utama,”jelasnya.

Dikatakannya juga, untuk petugas Gugus Covid-19 nantinya honornya akan dinaikkan, dikarenakan tugas yang dijalankan sangatlah berat.

“Untuk anggota petugas Gugus Covid-19 honornya akan kita naikan, saat kita bersama kepala BPBD masih mencari payung hukumnya karena kita tahu mereka juga merupakan bagian garda terdepan dalam penanggulan pandemi Covid-19 ini,” jelasnya.
Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->