-->

Iklan

RUPS Bank Sumsel Babel 2020, Ini Nilai Deviden Yang Dibagikan

11/03/20, 13:31 WIB Last Updated 2020-03-11T06:31:59Z
masukkan script iklan disini
PANGKALAN BARU - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  Erzaldi Rosman bersama dengan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, beserta seluruh pemegang saham termasuk Walikota Prabumulih turut menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2020, PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) tahun Buku 2019.

Gubernur Bangka Beliting Erzaldi Rosman dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa, RUPS kali ini merupakan kegiatan tahunan Bank Sumsel Babel untuk pertanggungjawaban keuangan.

"Kami bersyukur dan mengapresiasi bahwa kegiatan ini merupakan pertama kali dan tentu saja menjai sejarah bagi Bank Sumsel Babel yang mengadakan RUPS nya di Babel," kata Erzaldi Rosman kepada wartawan usai kegiatan di Ballroom Novotel Bangka Hotel and Convention Centre, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Senin (9/3/2020).

"RUPS berlangsung tertutup ini juga diikuti Komisaris Utama Bank Sumsel Babel, Eddy Junaidi, Ketua Koperasi Cermat, Komisaris, dan Direksi serta seluruh pemegang saham, dalam hal ini adalah wali kota dan bupati se-Sumsel dan Babel," ujarnya.

Dijelaskannya, apapun kebijakannya hal tersebut adalah untuk kekuatan bank kedepan, hal ini juga  berhubungan akan "Spin Off" di Babel yang membutuhkan modal dan aset yang kuat.

"Untuk Spin Off butuh betul-betul modal dan aset yang kuat, sehingga ketika pisah nanti tidak saling mengganggu kekuatan," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin, mengatakan di tengah pesatnya persaingan industri perbankan saat ini, Bank Sumsel Babel terus tumbuh dan berinovasi untuk menjadi lembaga perbankan terbaik.

"Bank Sumsel Babel ingin membanggakan nasabah, karyawan dan para pemegang saham baik di Babel maupun Sumsel serta menjadi bank pembangunan daerah yang berkontribusi positif untuk memajukan dan meningkatkan perekonomian di Sumsel Babel," tutur Achmad Syamsudin.

Dijelaskannya dalam RUPS itu disampaikan pembagian deviden sebesar Rp 181,5 miliar, YoY (year on year) tumbuh 9,3 persen dari tahun buku 2018 sebesar Rp 164,06 miliar, dividen disetor kas daerah sebagai PAD (pendapatan asli daerah) sesuai dengan share lembar saham yang dimiliki pemegang saham, untuk laba tahun 2019 sebesar Rp 489 miliar dengan YoY tumbuh 9,28 persen dibanding tahun 2018 sebesar Rp 448 miliar.

Untuk laba bersih setelah pajak tahun 2019, Bank Sumsel Babel mengalami peningkatan yang cukup signifikan yakni sebesar Rp 363 miliar dengan YoY atau tumbuh sebesar 10,62 persen dibandingkan tahun buku 2018 sebesar Rp 328 miliar.

Adapun peningkatan laba ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga 22,34 persen dibanding tahun 2018, karena pada tahun 2019 Bank Sumsel Babel memfokuskan pada penghimpunan dana murah, retail dan pembiayaan KUR serta UMKM.

Untuk kinerja selama tahun 2019, Bank Sumsel Babel juga mengalami peningkatan/ pertumbuhan yang cukup baik di beberapa sektor antara lain aset tahun 2019 sebesar Rp 27,98 triliun dengan YoY tumbuh 9,00 persen dibanding tahun 2018 sebesar Rp 25,67 triliun.

Kredit tahun 2019 sebesar Rp 16,57 triliun dengan YoY tumbuh 14,39 persen dibanding tahun 2018 sebesar Rp 4,48 triliun,

DPK (Dana Pihak Ketiga) tahun 2019 sebesar Rp 21,73 triliun dengan YoY tumbuh 8,36 persen dibanding tahun 2018 sebesar Rp 20,05 triliun,

DPK didominasi dana masyarakat sebesar Rp 17,59 triliun dengan YoY meningkat 8,52 persen dibanding tahun 2018 sebesar Rp 16,21 triliun.

Lanjutnya, Babel akan melakukan penambahan modal agar lebih kuat dan deviden Bank Sumsel Babel tahun 2019 kepada Pemprov Babel sebesar Rp 4 miliar.
Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->