HEADLINE NEWS

Tokoh Aceh Dukung Muhammad Nazar Bantu Jokowi di Kemensos

POSMETRO, JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin resmi dilantik. Dalam pidato pelantikannya, Jokowi menyebutkan bahwa pemerintahan kedepan harus lepas landas menuju Indonesia maju.

Dalam pidatonya Jokowi mengingatkan bahwa kemajuan itu tidaklah datang otomatis.

“Namun semua itu tidak datang dengan mudah, harus disertai kerja keras dan kita harus kerja cepat”.  

Dalam pidato tanpa teks tersebut, Presiden Jokowi tampak menunjukkan bahwa kedepan pemerintahannya, termasuk kementerian-kementerian di bawahnya, harus mampu mengatasi persoalan-persoalan klasik yang monoton tanpa solusi dan hasil.

Menanggapi visi lima tahun Jokowi-Amin yang ingin menjamin tercapainya program pembangunan, Tokoh Aceh yang juga mantan Tim Perdamaian Aceh, Yusni Sabi, mengapresiasi jika Presiden Jokowi mengakomodir putera terbaik Aceh untuk duduk di kementerian.

Sementara H. Sudirman Anggota DPD RI dari Aceh, menyatakan bahwa Sosok Muhammad Nazar adalah figure yang tepat untuk membantu Jokowi di periode kedua ini.

Selain Mantan Gubernur Aceh 2007-2012, Muhammad Nazar berpengalaman dalam resolisi konflik karena M Nazar merupakan tokoh sentral di balik perdamaian Aceh.

 “Beliau merupakah tokoh yang pernah memimpin Aceh dan menyelesaikan konflik Aceh” ungkapnya, dalam siaran pers, Minggu (20/10).


H. Sudirman menjelaskan Muhammad Nazar tepat menduduki kursi Menteri karena merupakan tokoh yang memberi banyak kontribusi untuk masyarakat Aceh, menjembatani kepentingan masyarakat Aceh, memperjuangkan hak-hak Aceh, terutama saat perundingan perdamaian, dengan cara-cara damai, tidak dengan pendekatan militer.

Kata Sudirman, pengalaman dalam menangani konflik social dan memiliki banyak jaringan internasional menjadi penilaian kompetensi tersendiri bagi Muhammad Nazar di hadapan Presiden Jokowi.

Yusni Sabi, akademisi dan mantan Rektor IAIN Ar Raniry Aceh, menambahkan bahwa putera Aceh seperti Muhammad Mazar, memiliki kompetensi pengalaman mumpuni sehingga layak sebagai Menteri.

Kata Yusni, sudah seharusnya penempatan Menteri harus sesuai dengan kompetensi dan pengalaman, bukan sekedar formalitas apalagi Cuma dapat jatah, jatah A, jatah B, jatah kelompok, bukan itu.

Kata dia, Aceh memiliki stok melimpah yang dapat dipilih oleh Presiden, termasuk Muhammad Nazar karena memiliki kompetensi dan pengalaman, rekam jejak baik, sehingga bisa berkontribusi bagi Indonesia.

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011