HEADLINE NEWS

Destinasi Wisata dan Arah Baru Pembangunan Kota Prabumulih

Danau Biru di Desa Muara Sungai Prabumulih
PRABUMULIH - Sari (24) Warga Sukaraja Prabumulih Selatan mengaku sejak 2012 melanjutkan pendidikan di Jakarta dan bekerja di sebuah perusahaan swasta di sana, baru 2019 ia pulang ke kampung halaman Bumi Seinggok Sepemunyian Kota Prabumulih.

Alasan yang membuat dia bertahan selama 7 Tahun di Jakarta tidak lain karena minimnya tempat rekreasi di Kota tercinta. Kalaupun sekiranya mudik paling 2-3 hari langsung balik lagi ke Jakarta. Makanya Sari lebih memilih untuk tidak pulang dan mencoba beradaptasi dengan lingkungan di Jakarta.

Tujuh Tahun di Jakarta, Sari tak menyadari bahwa perkembangan Kota kelahirannya begitu pesat sejak 4 tahun terakhir. Proyek pembangunan infrastruktur terus digesa Pemerintah Kota guna menyetarakan Kota Prabumulih dengan Kota lainnya di Provinsi Sumsel dan Indonesia pada umumnya.

Proyek infrastruktur seperti pembangunan Jalan, Jembatan, Pasar, hingga gedung sarana ibadah dan Gedung Pendidikan menjadi arah pembangunan utama Pemerintah Kota dibawah Pimpinan Walikota Prabumulih Ir, H. Ridho Yahya MM dan Wakil Walikota H.Andriansyah Fikri.

Museum 3D Migas Prabumulih
Sejalan dengan geliat pembangunan di berbagai sektor, Pemerintah optimis akan mampu menarik minat investor untuk berinvestasi di Kota Nanas. Apalagi Pemerintahannya banyak memangkas alur birokrasi perizinan dengan membentuk Sistem Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Atap (SINTAP) yang dipimpin satu pejabat setingkat Esselon II.

Benar saja, setelah penerapan program pembangunan dan perbaikan sistem layanan perizinan, mendekati pertengahan periode Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih, banyak kalangan investor yang berniat masuk ke Kota Prabumulih untuk berinvestasi di berbagai sektor. Sebut saja industri, Jasa, Wisata dan Tambang.

Kemudahan Izin Perinsip yang diberikan oleh Pemerintah menjadi salah satu faktor utama pendukung kemudahan layanan birokrasi menuju Prabumulih Prima dan Berkualitas sesuai visi dan misi Walikota menjalankan roda Pemerintahan.

Melihat perkembangan Kota Prabumulih, Sari malah terkagum-kagum dan ingin rasanya berlama-lama di tanah kelahiran. Waktu cuti seminggu yang diambilnya dari tempat kerja untuk mudik, rasanya kalau bisa ingin ditambahnya mengingat perkembangan Prabumulih yang begitu pesat.

Dulu kata "CAFE" di Prabumulih yang identik dengan warung remang-remang, kini tak ubahnya menjadi tempat yang wajib dikunjungi semua kalanahan untuk nongkrong bersama teman sejawat, teman kerja atau keluarga. Tempat wisata lain di Kota Prabumulih seiring waktu berjalan juga semakin menjamur.

Wisata air Danau Bu'joan
Ada wisata danau buatan, wisata taman, kolam renang, wisata ziarah, wisata belanja, karaoke keluarga, wisata kuliner, dan tidak ketinggalan wisata andong kereta kuda di Taman Kota Prabujaya. Bahkan dalam waktu dekat Pemerintah sedang merancang wisata taman burung di Kota Prabumulih.

Maka dari itu, ketika Sari beranggapan bosan kalau mudik ke Prabumulih apalagi truk angkutan batubara, jalan berlobang, dan debu sepanjang jalan, sekarang tinggal kenangan.

Sejak dua tahun terakhir ini, pembangunan infrastuktur menjadi prioritas pemerintah kota Prabumulih, khususnya pelebaran jalan. Sedikitnya ada 20 titik pembangunan jalan baru serta pelebaran ruas jalan yang digesa pemerintah kota Prabumulih sejak awal tahun 2013.


Perubahan ruas jalan di Kota Prabumulih yang terlihat signifikan juga mulai dirasakan oleh pengunjung. Widodo (56), pria asal Jakarta mengaku takjub melihat perubahan kota Prabumulih beberapa tahun terakhir. Menurutnya, setiap tahun pembangunan infrastruktur di Prabumulih terbilang pesat.

"Sudah mirip Kota Besar nih Prabumulih sekarang jalannya lebar" ujarnya.

Tujuan utama Widodo dari Jakarta sebenarnya bukanlah ke Kota Prabumulih, melainkan ke Palembang untuk bersilaturahmi dengan keluarga. Ia sengaja selalu menyempatkan diri singgah ke Prabumulih, untuk mencari buah Nanas buat kerabatnya di Jakarta.

"Kalau pulang dari Palembang, pasti ditanyain kawan-kawan, mampir ke Prabumulih atau engak. Secara Prabumulih ini terkenal dengan buah lokal Nanasnya yang khas yang bisa dijadikan oleh-oleh," jelasnya.

Ketenaran nama Prabumulih bahkan sudah dikenal di tingkat nasional. Terlebih salah satu putri terbaiknya tercatat sebagai Juara di ajang kompetisi pencarian bakat di TV Nasional. Ialah Rara, pedangdut jebolan DA Indosiar asal Kota Prabumulih membuat nama Kota ini kerap disebut-sebut di televisi. Tak canggung Rara juga senantiasa mempromosikan wisata di Kota Prabumulih dan Sumsel pada umumnya di kancah Nasional. Meski tak banyak, namun Rara selalu berupaya menyelipkan Potensi Wisata Kota Kelahirannya untuk di promosikan.

Potensi pariwisata tersebut juga tentu saja tak disia-siakan Pemerintah Kota Prabumulih. Masifnya pembangunan infrastruktur juga bertujuan untuk membangun sektor Pariwisata sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi kota Prabumulih, selain dari sektor industri.

Kepariwisataan merupakan salah satu sektor yang dapat mewujudkan pembangunan berkelanjutan. The World Tourism Organization (UNWTO) sebagai bagian dari PBB telah menetapkan bahwa pembangunan Kepariwisataan adalah pembangunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan (Sustainable and Responsible Tourism).

Walikota Prabumulih Ir, Ridho Yahya mengatakan, Prabumulih tengah menerapkan berbagai konsep sebagai aplikasi dalam mengembangkan Kota Prabumulih menjadi destinasi wisata. Pembangunan infrastruktur diharapkan mampu menjadi daya dukung untuk mewujudkan hal tersebut.

"Hingga 2022 Perbaikan infrastruktur akan terus digenjot. Pengusaha kita ajak menggunakan CSR-nya untuk memperindah kota Prabumulih dengan membangun taman dan daya dukung lain berkaitan dengan wisata. Ini tentunya akan menjadi daya tarik Investor berinvestasi di sektor wisata di Kota Prabumulih. Sebelumnya, Citi Mall telah masuk terlebih dahulu membawa konsep wisata belanja di Kota Prabumulih. Dan kedepan diharapkan Investor lain segera masuk membawa konsep yang berbeda lagi di bidang pariwisata" ujarnya.

Sementara untuk sarana dan prasaran penunjang kepariwisataan, Ridho Yahya mengungkapkan bahwa Prabumulih memiliki fasilitas yang dapat dimanfaatkan wisatawan selama berkunjung ke Prabumulih. Fasilitas itu diantaranya hotel, ballroom, mall, rumah sakit, toilet umum, restoran, toko cenderamata dan sarana ibadah.

Selain giat dengan pembangunam infrastruktur, Walikota Prabumulih tidak lupa senantiasa mengajak masyarakat menumbuhkan rasa memiliki terhadap kota Prabumulih. Hal itu juga telah diwujudkannya di setiap kesempatan Ridho Yahya menyempatkan diri mengajak seluruh komponen Masyarakat untuk cinta terhadap lingkungan dengan melakukan pungut sampah massal di tengah kota.

“Di Kota Prabumulih ini masyarakatnya majemuk, terdiri dari multi etnis, multi agama, multi suku dan multi profesi. Beragam budaya ada disini. Semuanya harus bertekad untuk bersatu karena Prabumulih milik kita bersama yang harus dijaga kebersihannya, ketertiban dan juga keamananya" tandasnya.

Mengetahui perkembangan yang begitu pesat di Kota Prabumulih, Sari pun rasanya tidak ingin melewatkan sisa waktu cutinya yang singkat begitu saja. Ia mencoba menelusuri satu demi satu titik wisata lokal yang tersebar di Kota Prabumulih.

Pondok Wisata Pak Haji di Patih Galung menjadi destinasi pertama yang di dituju wanita jangkung berkulit sawo matang itu. Di satu kesempatan ia mengaku pernah membaca sebuah artikel di media online tentang pondok wisata Pak Haji. Selain menyediakan aneka kuliner, juga ada kolam renang dengan berbagai fasilitas yang disediakan.

"Asik bangat ternyata tinggal di Kotaku iya. Rasanya dulu itu, gimana iya. Males aja pokoknya mau keluar rumah. Iya gimana tidak coba? Keluar rumah, trus nyampe di jalan utama jalan protokol, yang kita lihat pertama kali truk batubara berjejer panjang mengakibatkan jalanan macet" ujarnya.

Ia mengaku perubahan Prabumulih belakangan cukup pesat. "Sekarang kemajuannya cukup pesat. Kemarin saya baru dari Pondok Wisata Pak Haji, trus ke Museum Migas di Pertamina, lalu ke Danau Bu joan di RKT. Sebelum besok sore terbang ke Jakarta, hari ini saya akan jalan ke Taman Kota Prabujaya, lalu ke Aku Cafe, ke Tugu Kecil, nyanyi sebentar di The Tones Afgan, kemudian makan siang di Musi Rambang, sebentar ke Puyang Gunung Ibul, lanjut Nonton lalu ke Citi Mall untuk shopping ajak ponakan" tandasnya.

Wisata Belanja Matahari Citimall Prabumulih
Tidak lupa Sari turut mengapresiasi kinerja Walikota Prabumulih yang menjadikan Kota Kelahirannnya kini semakin bergairah. "Terimakasih kepada Walikota Prabumulih Bapak Ridho Yahya yang telah bekerja keras mewujudkan Kota Prabumulih setara dengan Kota lainnya di Sumatera Selatan dan Indonesia pada umumnya. Semoga langkah Bapak dan kerja keras itu mendapat berkah dari Allah SWT" pungkasnya.

Sekedar informasi, Selain tempat wisata yang disebutkan di atas yang dimiliki Kota Prabumulih, bebeberapa rekomendasi wisata dibawah ini juga rasanya tidak kalah menarik untuk di kunjungi.

Sebut saja Danau Biru di Desa Muara Sungai. Hanya berjarak kurang lebih 15 Kilo meter dari Pusat kota, kita sudah dapat menikmati keindahan alam Danau di desa Muara Sungai ini.

Menurut warga sekitar, Danau ini awalnya merupakan sebuah kolam penyaringan dan pernah digunakan sebagai kolam retensi. Namun dikarenakan memiliki ukuran yang cukup luas sehingga debit air didalamnya menyerupai danau dengan kandungan air yang berwarna biru. Maka tak ayal warga sekitar menyebutnya dengan Danau Biru.

Caroline island
Waterboom
Untuk wisata Religi, Prabumulih juga memiliki destinasi kegiatan keagamaan. Kota Penghasil minyak dan Gas Bumi ini juga memiliki mesjid yang cukup megah yang dijuluki sebagai Islamic Center. Bahkan mesjid ini disebutkan sebagai salah satu mesjid termegah dan terbesar di Sumatera Selatan. Hal itu terlihat dari keindahannya interior di dalam maupun di luar. Ornamen Kuba yang megah semakin menambah keindahan dan nuansa islami dari mesjid ini. Rasa sejuk bakal terasa manakala kita tiba di tempat ini.

Satu lagi Kampoeng Wisata yang berkonsep danau dan kuliner. Resto Kampoeng Wisata ini terletak di Jalan Lingkar Timur Prabumulih. Selain kuliner, Resto yang satu ini juga menawarkan wisata air seperti permainan sepeda air, kolam renang, dan saung makan. Dilihat sekilas memang tampak nyaman ketika berada disini apalagi bila bersama keluarga.

Berwisata ke Pantai dengan deburan ombak mungkin sudah biasa. Prabumulih bahkan dapat menawarkan satu Pantai yang tidak biasa bernama Pantai Pasir Payuputat.

Terletak di pingiran aliran sungai Lematang dengan tekstur sungai berpasir dengan aliran air yang tidak begitu deras membentuk sebuah padang pasir yang menyerupai bibir pantai. Bahkan kawasan ini kerap dijadikan tempat lomba bidar yakni salah satu ajang olahraga tradisional yang cukup terkenal di Kota Prabumulih.

Ingin wisata yang menantang adrenalin? Rasanya Kota Prabumulih juga punya wisata ini. Caroline Island semoga dapat menjawab kebutuhan wisatawan. Caroline Island adalah salah satu tempat wisata yang terletak di Kecamatan Rambang Kapak Tengah. Tempat ini terkenal dengan wisata airnya. Disini tersedia kolam renang, waterboom, dan ember tumpah sehingga tempat ini bisa menjadi destinasi wisata pilihan liburan weekend yang pas untuk dikunjungi. (Jun.M)

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011