-->

Iklan

Yang Terkabar dan Terbakar

14/09/15, 19:17 WIB Last Updated 2015-09-14T12:17:06Z
masukkan script iklan disini
 Karya: An Najmi


Ada yang hilang dari setangkai seyum tuhan,
dari licak laku hidup yang tak direstui,
betapa tidak, hati yang semestinya tumbuh putih,
kini tertebang berserakan, serak, tak hadirkan hidup sejatinya hidup,
lepaskan sebenarnya tuju, kita yang rapuh lapuk bak pohon kelapa tua,                                

Habiskan riwayat sebelum kiamat,
otak cacing yang mengliat, mengaku hadirkan subur,
padahal menjadi belatung busuk pada tangkai dahan yang lepas, bebas.
di gerak tak beraturan, meliuk dedaun soak tak mampu melambai, jatuh ke selokan, bekas sisa pendosa yang buang hajat sembarang,

saat hati kian tercacah pada tak jelas arah, timpang. Jatuh ke lembah shirooth,
dan dikutuk, takut hanya sekedar takut, pada seru petir hadirkan gemetar, gertak gentar, tapi diabaikan, anggapan angin lalu hanya tiupan, bukan peringatan, tipuan.

Taukah kita arti sebuah kebinasaan, hadir bersama qubro, sang dewa sepi,  entah langit yang tak pandang sikap, atau kita yang pura-pura membuta, sajiannya terabaikan, tulangtulang mengelupas, sebelumnya hadirkan kebas, tandai lemah, tubuh yang dicipta tak ada daya, segenggam asa biasa-biasa saja, hancur di prioritas terendah. hilang gagah

Prabumulih, 11 September 2015
Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->