-->

Iklan

Kejari Prabumulih Bidik Dana Bansos

11/06/15, 01:42 WIB Last Updated 2015-09-19T02:32:23Z
masukkan script iklan disini
PRABUMULIH, PP - Diduga banyak penyimpangan dalam penggunaan dana bantuan sosial pada APBD 2013 silam, siang tadi Rabu (10/06/2015) Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih, melakukan pemanggilan terhadap beberapa pengurus ormas yang diduga terlibat dalam penggunaan dana bansos tahun 2013.

Selain memanggil para pengurus Ormas, pihak kejaksaan juga melakukan pemanggilan kepada kelompok masyarakat yang terkait dengan penggunaan Bansos yang diperuntukkan mengatasnamakan kebutuhan operasional Masjid dan kegiatan keagamaan lainnya menggunakan dana APBD.

Salah seorang pimpinan Ormas yang ditemui wartawan membenarkan bahwa mereka dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik di Kejaksaan terkait dana Bantuan Sosial APBD 2013 yang disalurkan melalui program dana aspirasi Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Propinsi Sumatera Selatan daerah pemilihan (Dapil) Kota Prabumulih.

"Iya kedatangan kita ke sini (Kejaksaan-red) atas panggilan untuk dimintai keterangan seputar adanya dugaan penyimpangan keuangan bantuan sosial yang disalurkan melalui program dana asiprasi DPRD Sumsel yang pernah diterima oleh beberapa ormas dan kelompok masyarakat" ujar salah seorang pimpinan ormas yang enggan menolak namanya disebutkan seraya berlalu dari hadapan wartawan.

Namun sayangnya, pengakuan dari salah seorang tokoh ormas yang dipanggil tidak sejalan dengan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Prabumulih saat dikonfirmasi perihal rencana penyidikan dugaan kasus tindak pidana Korupsi Bansos pada APBD 2013 yang dilakukan oleh Kejaksaan.

Kasi Intel Kejari Prabumulih, Adi Nugroho SH ketika dikonfirmasi enggan berkomentar banyak dan membantah jika dikatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi Bansos. Menurut Adi, kasus tersebut ditangani oleh Kejaksaan Agung. Sementara pihaknya, hanya diminta untuk mengumpulkan data terkait penerima bantuan.

Kendati demikian, Adi tidak menutupi jika dalam kasus ini sudah ada 8 orang yang dimintai keterangan dengan status sebagai saksi.
Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->