-->

Iklan

Kepala Dinas Berkinerja Buruk Siap-Siap Dipecat

21/01/15, 21:00 WIB Last Updated 2015-01-21T14:00:21Z
masukkan script iklan disini
PRABUMULIH, PP - Walikota Prabumulih H. Ir Ridho Yahya MM menegaskan jika di Tahun 2015 ini Pemerintahannya dipastikan akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Pasalnya, Walikota akan segera memberlakukan surat perjanjian pada sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemkot Prabumulih. Dimana perjanjian tersebut berupa siap dipecat jika kinerja SKPD tidak sesai target.

Pemberlakuan surat perjanjian ini dilakukan sehubungan masih adanya kepala dinas nakal yang tidak konsisten dan kinerjanya buruk dalam menjalankan tugas.

"Kita tidak ingin mendengar keluhan dari masyarakat soal pelayanan yang kurang maksimal dari SKPD seperti tahun-tahun sebelumnya. untuk itu, kepada seluruh Kepala SKPD kita himbau untuk membuat surat pernyataan siap dipecat jika kinerjanya buruk. Selain soal kinerja, tupoksi dan nomor handphone yang harus aktif selama 24 jam juga termasuk dalam pernyataan" ujar Walikota.

Ridho Yahya menambahkan, dengan adanya surat perjanjian tersebut pihaknya memiliki kekuatan untuk melakukan pemecatan jika Kepala SKPD mengingkari perjanjian yang sdah ditandatanganinya.

"Nantinya di surat itu dijelaskan tanpa pemberitahuan dahulu, berarti yang bersangkutan bisa dicopot tanpa dia menuntut pada kita," jelasnya.

Namun, pria yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Prabumulih ini mengaku jika ancaman pemecatan yang dilontarkannya beberapa waktu lalu terbilang ampuh. Pasalnya, sejumlah SKPD yang memiliki raport merah saat ini menunjukkan kinerja yang cukup baik.

"Tapi Alhamdulillah, setelah kita lihat laporan dari BKD, semuanya bagus. Mungkin karena kita kasih raport merah sehingga mereka introspeksi diri dan memperbaikinya," bebernya.

Saat disinggung apakah reshuffle tetap akan dilaksanakan, Ridho menegaskan jika reshuffle tersebut tetap akan dilakukannya.

"Terkait reshuffle dipastikanlah akan kita laksanakan dan sekarang ini kita tinggal hanya menata lagi," tambahnya.
Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->