-->

Iklan

Tolak RUU Kepala Daerah, Gemmapara Serbu Kantor DPRD Kota Prabumulih

23/09/14, 05:42 WIB Last Updated 2014-09-22T23:01:45Z
masukkan script iklan disini



Tolak Rancangan Undang-Undang (RUU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) dipilih oleh DPRD, Belasan pemuda dan pemudi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Muda-Mudi Prabumulih (Gemmapara), menggelar aksi unjuk rasa kekantor DPRD Kota Prabumulih.

Selain melakukan orasi, sejumlah pemuda pemudi yang ikut dalan rombongan tersebut juga membagikan selebaran berisikan pernyataan sikap kepada pengguna kendaraan yang melintas,

Ketua Umum Gemmapara, Febri Zulian, mengungkapkan jika pemilihan kepala daerah melalui DPRD sama dengan kemunduran demokrasi.

"Jangan jadikan suara rakyat menjadi tidak berarti
oleh pemilihan melalui DPRD. Kami mengingikan pemilihan secara demokrasi, dimana rakyat yang memilih langsung," ungkapnya.

Febri juga mengatakan hak konstitusi rakyat akan hilang apabila, pemilihan kepala daerah tersebut dikembalikan ke DPRD.

"Padahal, Indonesia baru saja memulai demokrasi
dengan cara pemilihan langsung sejak tahun 2009. Ini merupakan salah satu fasilitas yang baik bagi rakyat untuk menuangkan rasa demokrasinya," ujarnya.

Namun, keinginan para pengunjuk rasa untuk menemui para wakil rakyat tersebut pupus sudah. Pasalnya, seluruh anggota dewan sedang dinas luar. Mendapati hal tersebut, para pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri dengan rasa kecewa.


Komentar

Tampilkan

Terkini

Pemerintahan

+
-->