HEADLINE NEWS

Hockey Prabumulih Sumbang 2 Medali

By On 21.11.19

PRABUMULIH - Cabang olahraga (Cabor) Hockey yang baru berusia 3 tahun di Kota Prabumulih untuk Porprov Sumsel kedepan perlu dukungan maksimal dari semua kalangan terkhusus Pemerintah Kota Prabumulih.

Pasalnya, cabor pendatang baru di Porprov terkhusus Hockey Kota Prabumulih ini mampu menunjukkan kelasnya dengan menyumbangkan satu medali emas untuk Prabumulih di babak Final mempertemukan Prabumulih VS Ogan Ilir di kelas putri.

Meski terseok di awal, namun konsistensi dan semangat budak Prabu itu mampu tembus ke babak final mengalahkan kontingen serupa hingga menjadi sang juara setelah hakim lapangan meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Skor 2-0 untuk kemenangan Kota Prabumulih mengalahkan Ogan Ilir menambah pundi-pundi perolehan medali tuan rumah sekaligus mencatatkan cabor Hockey sebagai salah satu penyumbang medali emas di Porprov XII Sumsel 2019.

Diketahui, selain medali emas, hockey Prabumulih juga mampu menyumbangkan satu medali perunggu di kelas campuran dan berhasil mengalahkan tim hockey campuran Banyuasin.

Ketua Federasi Hockey Indonesia (FHI) Cabang Kota Prabumulih Arafiq Zamhari, S.Pd.I didampingi Sekretaris FHI Jun Manurung, SH mengaku bangga dengan capaian para atlit bertanding dengan hasil yang memuaskan.

"Untuk cabor Hockey Prabumulih di kelas putri hasilnya cukup memuaskan dan sesuai dengan yang diharapkan. Itu artinya, keringat yang dikeluarkan selama latihan terbayarkan dengan hasil medali emas yang dibawa pulang hari ini" ujarnya.

Disinggung menyangkut tim hockey Putra yang belum bisa membawa pulang medali, Arafiq mengungkapkan bahwa kekalahan yang dialami oleh tim putra saat dalam pertandingan menjadi bahan evaluasi pihaknya kedepan.

Hal ini juga dibenarkan oleh sang Pelatih Ismail, SPd.i. Pria lulusan ilmu Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (dulu IAIN-red) itu mengaku sejauh ini pihaknya sudah maksimal dalam berlatih dan juga bertanding. Namun di beberapa pertandingan ada beberapa strategi yang tidak terlaksana dilapangan dan kedepan bakal menjadi bahan evaluasi club ini untuk menjuarai event-event yang diselenggarakan baik ditingkat lokal maupun nasional.

"Di Cabor Hockey banyak hal yang perlu dipahami untuk meraih sukses. Berbeda dengan cabang olahraga lainnnya yang dipertandingkan di Porprov tahun ini. Selain skil dan kemampuan para pemain dilapangan, peralatan tentu menjadi sarana vital yang wajib di perhatikan. Kemudian membaca kemampuan lawan serta memicu semangat para atlit agar mampu bermain menggunakan insting sesuai yang diterapkan pelatih" ujarnya.

Menurut Mael (panggilan akrab Ismail-red) di beberapa part pertandingan babak akhir pola yang diterapkan tidak berjalan dengan baik sehingga aliran bola di lapangan terkesan berat sebelah saat melawan Musi rawas di perempat final.

"Ada beberapa pola yang diinstruksikan tidak diterapkan dilapangan sehingga pemain kita terkesan kelabakan melayani serangan yang diterapkan Palembang di lapangan. Namun begitu kita tetap legowo menerima hasil pertandingan di babak akhir. Dan alhamdulilah kekalahan yang kita alami tidak begitu fatal karena tim putri mampu bermain maksimal dan berhasil meraih medali emas serta medali perunggu di kelas campuran" tandasnya seraya menambahkan kekalahan yang dialami tim putra kedepan menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk ditingkatkan.

Data yang berhasil dihimpun portal ini di lapangan, untuk medali emas putra dimenangkan oleh Musi Rawas dengan skor 10-0 melawan OKI di babak Final. Medali Perak Putra secara otomatis menjadi milik OKI.

Di Babak Final kelas ganda campuran pada porprov XII Sumsel 2019 mempertemukan Palembang VS Banyuasin dengan Skor Akhir 2-1 untuk kemenangan Palembang.

Porprov Sumsel XII : Pengprov Hockey Apresiasi Pemkot Prabumulih

By On 18.11.19

PRABUMULIH - Federasi Hockey Indonesia (FHI) Pengprov Sumsel mengapresiasi Pemerintah Kota Prabumulih selaku tuan rumah pada penyelenggaran pekan olahraga provinsi (Porprov) XII Sumsel 2019.

Meski dengan kesiapan yang terbatas, Pemerintah Kota Prabumulih mampu menyelenggarakan ageda besar tersebut dengan baik.

"Secara kelembagaan kita mengapresiasi Walikota Prabumulih yang dalam hal ini dipercaya selaku tuan rumah penyelenggaraan Porprov XII Sumsel 2019. Menyangkut kekurangan di sana-sini itu adalah hal yang biasa dalam sebuah penyelenggaraan" ujar Ketua Pengprov Hockey Sumsel H.Eddy Rianto, SH.MH kepada wartawan di Joker Futsal Patih Galung Kota Prabumulih, Senin (18/11/2019).

Menurut pria berambut gondrong itu, banyak keuntungan besar yang didapat dengan terselenggaranya Porprov Sumsel di Kota Prabumulih. Salah satunya ialah tingkat kunjungan selama penyelenggaraan Porprov digelar secara otomatis akan peningkatkan kunjungan ke Kota Nanas.

"Melalui Porprov setidaknya Pemerintah Kota Prabumulih mampu menunjukkan kemampuannya menyelenggaran event sekalas Porprov dengan segala konsekwensi yang bakal dihadapi. Itu perlu digaris bawahi. Kemudian, Ekonomi kerakyatan akan meningkat seiring peningkatan kunjungan masyarakat luar ke Kota Prabumulih" paparnya.

Selain itu lanjut dia, di Infrastruktur terlebih bidang sarana dan prasarana olahraga, Kota Prabumulih setidaknya unggul setingkat dari Kabupaten Kota lainnya di Provinsi Sumsel.

"Segala fasilitas sarana dan prasarana olahraga yang digunakan untuk penyelenggaraan Porprov kan nantinya menjadi milik Kota Prabumulih yang tentu saja menjadi milik masyarakat Prabumulih juga dan dapat dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan para atlit Kota Prabumulih mengadapi pagelaran serupa dimasa yang akan datang" tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris FHI Kota Prabumulih Juniper Manurung, SH. Pria kelahiran Medan Sumatera Utara itu juga turut mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Prabumulih mulai dari persiapan hingga penyelenggaraan Porprov XII dibuka dan diresmikan secara langsung oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru beberapa waktu lalu.

Menurutnya, fokus Pemerintah dalam mempersiapkan Porprov hanya butuh waktu Tiga Bulan meski sesungguhnya Pemerintah menyetujui agenda ini digelar di Kota Prabumulih di akhir 2018 tepatnya usai pelaksanaan Pemilukada Prabumulih.

"Secara pasti kita sangat memahami situasi di lapangan menyangkut Pelaksanaan Porprov 2019, baik menyangkut finansial, SDM, Infrastruktur dan sarana penunjang lainnnya. Kemudian, penganggaran biaya untuk agenda ini dibebankan pada APBD Perubahan 2019 yang secara umum sangat sulit dipercaya untuk dimanfaatkan menyelesaikan semua persoalan menyangkut Porprov dengan waktu yang sangat terbatas" ujarnya.

Namun demikian lanjut dia, Pemkot dengan segala keterbatasannya mampu bahu membahu dengan seluruh stake holder menyempurnakan seluruh Venue olahraga yang dipertandingkan untuk digunakan pada penyelenggaran Porprov termasuk mempersiapkan Stadion Talang Jimar sebagai tempat Opening Ceremony Porprov Sumsel XII 2019.

"Salut untuk Pemkot Prabumulih. Soal kekurangan dan komentar pihak luar yang menyebut Prabumulih belum siap biarlah itu menjadi penyemangat untuk lebih baik lagi kedepan" tandasnya.

Gubernur Sumsel Resmikan Porprov XII Sumsel 2019

By On 16.11.19

POSMETRO, PRABUMULIH -  Pekan Olaraga Provinsi (PORPROV) Ke XII Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2019 yang pelaksanaannya dipusatkan di Kota Prabumulih mulai tanggal 16 sd 26 November 2019,  resmi dibuka oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

Acara pembukaan dilangsungkan di Stadion Talang Jimar Prabumulih pada Sabtu (16/11/19) pukul 14.00 WIB, dihadiri Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya MM, Wakil Walikota Prabumulih H. Andriansyah Fikri SH, Sekda Prabumulih Elman ST, serta sejumlah kepala Pemerintahan Kabupaten/Kota se Sumsel, sejumlah anggota DPRD Provinsi Sumsel,  anggota DPRD Prabumulih, para pengurus Koni se Sumsel, Ketua TP. PKK se Sumsel.

Dihadiri juga oleh unsur muspida Prabumulih, perwakilan dari  Pangdam II Sriwijaya, perwakilan dari Pertamina, perwakilan dari BUMN dan BUMD, para asisten, sejumlah OPD Prabumulih,  para camat, para  lurah dan para kepala desa, ketua Cabor se Sumsel, para official, pelatih dan Atlit se Sumsel, para pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta sejumlah warga masyarakat Prabumulih lainnya.

Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya MM, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf kepada semua yang hadir atas penyelenggaraan acara pembukaan yang dilaksanakan jauh diluar pusat Kota dengan kondisi akses jalan yang banyak berlubang serta kondisi Stadion yang belum selesai pembangunannya.

"Ibu bapak dan hadirin yang berbahagia, Bapak Gubernur, bapak Bupati, Walikota dan seluruh atlit, perlu saya sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, kenapa pelaksanaan ini dilaksanakan jauh dari Kota Prabumulih, jalannya berlubang  dan stadionnya belum selesai,",ucapnya.

Disebutkannya sekarang zamanya menampilkan apa adanya,", Insya  Allah dengan penampilan apa adanya, kalau kurang Insya Allah bapak Gubernur akan menyelesaikannya
,",ujar H. Ridho sembari menjelaskan kondisi akses jalan dan Stadion yang ada.

Selain itu, juga H. Ridho menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan tersebut ada hal- hal yang kurang berkenan.

" Kembali kami sampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan ada hal- hal yang kurang pas dan kurang pantas, kami
berusaha semaksimal mungkin tapi apadaya karena keterbatasan kami,", ucap H. Ridho.

Sementara Gubernur H. Herman deru menyampaikan, menyambut baik penyelenggaraan kegiatan PORPROV ke XII tahun 2019, dikatakannya Kejuaraan ini sebagai ajang adu prestasi serta memancu meningkatkan prestasi atlit Sumatera Selatan khususnya Kabupaten/Kota.

"Diharapkan kejuaraan ini dapat menghasilkan atlit-atlit terbaik menuju PON 2020 di Papua,
",ucapnya.

Selain itu, H. Herman Deru mengingatkan kepada semua peserta "Agar saudara-saudara selalu berpegang teguh pada nilai-nilai luhur olaraga dan dapat mempersembahkan prestasi terbaik,", ujar H. Herman Deru mengingatkan.

Saya mengharapkan, lanjut H. Herman Deru menambahkan, agar anda semua dapat menikmati keindahan dan keramatamahan dan juga suguhan baik kuliner dan juga hiburan yang diberikan Pemerintah Kota Prabumulih. Kami yakin akan menjadi masukan positif bagi suksesnya penyelenggaraan serupa dikemudian hari, tambahnya.

"Akhirnya atas izin dan berkah serta memohon ridho dari Allah Subhanahu  Wata'ala Tuhan Yang Maha Esa, dengan mengucap Bismilahirrohmannirohim Pekan Olaraga Provinsi Ke XII tahun 2019 secara resmi saya nyatakan dimulai,", ujar H. Herman Deru membuka PORPROV. (Adv-Kominfo).

Pagar Taman Kota Nyetrum, Tangan Pedagang Mutung

By On 16.11.19

POSMETRO, PRABUMULIH - Jhon (25) salah seorang pedagang di kawasan pusat Pameran Pembangunan Taman Kota Prabujaya Kota Prabumulih terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif setelah tangan kirinya terkena sengatan listrik saat tak sengaja tangannya memegang pagar Taman Kota Prabu Jaya malam tadi, Jumat (15/11/2019).

"Jangan dipegang kak pagarnya nyetrum. Tangan saya terbakar nah gegera tersentuh pagar itu" ujar Jhon mengingatkan warga untuk tidak mendekati pagar.

Menindaklanjuti kejadian yang dialami Jhon, media ini pun mencoba menelusuri penyebab kejadian pagar taman nyetrum.

Hasil mengejutkan didapati setelah kami menelusuri tiap pagar. Kabel besar tersangkut tak beraturan menimpa pagar berbahan logam yang dapat mengalirkan listrik. Diantara tumpukan kabel listrik untuk menerangi stand pameran ada yang tidak terbungkus dengan rapi dan sesekali mengeluarkan percikan api bertegangan tinggi.

Seperti tampak pada video di atas, salah seorang pengelola tenda stand pameran langsung keluar begitu lampu kamera menyorot kabel yang terluka mengenai pagar Taman.

Benar saja, saat akan dibenari, kabel tersebut mengeluarkan percikan api. Begitupun ketika ingin diperbaiki untuk yang kedua kalinya. Api yang bersumber dari kabel tersebut justru semakin membesar hingga akhirnya jaringan diputus untuk sementara.

Dengan kejadian tersebut, beberapa pedagang yang berada di kawasan tersebut mengaku was-was dan berharap pihak terkait untuk segera bertindak memperbaiki jaringan kabel yang semberaut di kawasan pusat pameran agar tidak menimbulkan korban.

Futsal Porprov : Muara Enim Gilas Palembang 6 - 3

By On 13.11.19

POSMETRO, PRABUMULIH - Gelaran Pertandingan Futsal Perdana pada Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) ke 12 mempertemukan Muara Enim Vs Palembang. Laga dua daerah ini digelar di Lapangan Futsal NR Jalan Jenderal Sudirman dekat Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Selasa (12/11/2019).

Awal babak pertama pluit dibunyikan, pertandingan tampak berjalan alot. Kedua tim bermain disiplin dan ngotot dengan pola terstruktur.

Namun demikian, 3 gol tercipta di babak pertama. Pada menit kedua pemain Muara Enim Danu Ega Esmu berhasil menggetarkan gawang Palembang. Tak lama berselang, Ishak Cahaya Putra menambah keunggulan Muara Enim di menit ke 5.

Pertandingan pun terus berlanjut. Strategi yang disarankan oleh coach dimanfatkan penuh para pemain bersergam abu-abu dengan logo Kota Palembang itu. Penerapan strategi itu pun berhasil sehingga pada menit 17, tim futsal Palembang mencoba bangkit dan  berhasil mencuri satu gol melalui Ega Saputra dan merubah skor menjadi 1-2.

Memasuki babak kedua, palembang langsung tancap gas. lahirlah dua gol melalui kaki Dwi Febriansyah pada menit 21 dan Try Bintang Muharom pada menit  22. Skor menjadi imbang 3-3.

Merasa lawan mulai percaya diri kembali, Muara Enim langsung menaikkan tensi pertandingan, Strategi tersebut lumayan ampuh.  Tak tanggung- tanggung, tiga gol berhasil disarangkan anak-anak Muara Enim pada menit 24, 25 dan 30 melalui Ishak Cahaya Putra sehingga dirinya berhasil menyumbangkan 4 gol buat tim Muara Enim.

Belum puas, di menit 31 Andi Wijaya berhasil mengunci kemenangan Muara Enim menjadi 6-3.

Pada pertandingan ini sempat diwarnai dua kartu kuning yang diterima Tiga pemain Palembang,yakni  Yoga Firdaus  Jaya di menit ke 3 , Deki Setiawan (8) dan Marei Muhammad (13).

Selain itu, datang juga protes dari tim Muara Enim terkait tidak disahkannya gol pertama dan menyoroti tidak standarnya lapangan yang digunakan pihak panitia.

" Kami menyesalkan gol pertama yang sudah di sahkan wasit 2 yang jaraknya jauh. Namun wasit 1 tidak. Apalagi lapangan tidak standar dan lapangan yang satu jaraknya berdekatan main bersamaan. Jadi pemain bingung mau dengar pluit yang mana. Apalagi ini pertandingan sekelas Porvrop," tandasnya.

Menko PMK RI Apresiasi Kinerja Walikota Ridho Yahya.

By On 11.11.19


POSMETRO, PRABUMULIH - Menteri koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia Prof.Dr.Muhadjir Effendy, MAP mengapresiasi Kinerja Walikota Prabumulih di berbagai bidang. Hal itu diungkapkan pada kunjungan kerjanya (Kunker) di Kota Nanas, Minggu (10/11/2019).

Kunker Menko PMK ke Bumi Seinggok Sepemunyian kali ini juga sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan unit sekolah baru (USB) SMK Aisyiyah Insan Utama Tanjung Telang Prabumulih Barat Kota Prabumulih.

Pada kesempatan tersebut, mantan Menteri Pendidikan itu mengaku bangga dengan Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya MM yang telah berhasil manjaga kelestarian alam di Kota Prabumulih dari eksplorasi tambang Batu Bara yang nota bene dapat mengganggu kelestarian alam.

"Dari pemaparan beliau barusan, kami dapat menyimpulkan kiranya kinerja tersebut dapat didukung oleh seluruh element masyarakat demi terciptanya lingkungan yang asri untuk masa depan yang lebih baik" ujarnya.

Tidak lupa dalam sambutannya, Menko PMK berharap SMK Aisyiyah Insan Utama sebagai sekolah menengah kejuruan kedepan dapat menciptakan generasi siap pakai dalam menghadapi tantangan masa depan. Tantangan masa depan tersebut lanjut dia merupakan tantangan yang penuh persaingan.

"Untuk itu kami berharap dengan bertambahnya unit sekolah baru ini kiranya dapat semakin meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah ini. Menyangkut bantuan dari kementerian sebagaimana usulan yang disampaikan, kami siap membantu berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan. Mudah-mudahan Pak Menteri nantinya dapat membantu apa yang kita harapkan" tegasnya.

Pantauan di lapangan, Kunjungan Menteri PMK RI kali ini turut dihadiri oleh pejabat tinggi Pemprov Sumsel yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM beserta Wakil H.Andriansyah Fikri, SH, Ketua DPRD Kota Prabumulih, Kapolres Prabumulih beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Tokoh Pendidikan, Tokoh Masyarakat, Kepala SKPD Pemerintah Koya Prabumulih serta para pendiri SMK Aisyiyah Kota Prabumulih dan para tamu undangan masyarakat Desa Tanjung Telang.
Kegiatan Kunker Menteri juga disambut meriah oleh anak-anak TK Aisyiyah 1 Kota Prabumulih dengan grup musik (drum band) yang mengiringi jalannya acara.


Disela-sela acara peletakan batu pertama USB Aisyiyah Insan Utama, Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM kepada wartawan mengatakan bahwa, saat ini Pemerintah Kota Prabumulih terus mengembangkan program yang berpihak kepada masyarakat, khususnya di dunia pendidikan. Selain dukungan penuh terhadap dunia Pendidikan, Pemerintah Kota saat ini juga tengah disibukkan dengan proyek rehabilitasi ratusan Rumah Ibadah yang tersebar di Kota Prabumulih. 

"Soal dukungan terhadap dunia pendidikan itu merupakan fokus kita diawal jabatan. Sebab sebahagian besar Anggaran memang kita alokasikan kesana. Dan saat ini Puluhan Gedung sekolah maupun pembangunan RKB sedang dalam proses finishing bahkan beberapa diantaranya sudah dimanfaatkan. Sama halnya dengan dunia Pendidikan. Pembangunan Akhlak di Kota Prabumulih terus kita kembangkan demgan cara mengalokasikan anggara untuk merehab dan mendirikan bangunan baru Rumah Ibadah dengan tujuan kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan" paparnya. 
Tak hanya itu orang nomor satu di bumi seinggok sepemunyian itu telah memberikan sinyal bantuan untuk sekolah SMK Aisyiyah yang baru dibangun itu 

“kita siap bantu pembangunan masjid atau pembangunan lokal kelas, sisanya nanti mintak sama pak menteri” ucapnya seraya melirik ke arah Menko PMK.

Dipenghujung acara peletakan batu pertama pembangunan SMK Aisyiyah di Desa Tanjung Telang Kota Prabumulih, Menko PMK didaulat untuk menyerahkan Pemeberian bantuan dana Pendidikan kepada beberapa siswa SMK senilai Rp.1 juta perorang secara simbolis. (adv/kominfo)

Suasana Haru Warnai Acara Pelepasan Pendeta HKBP Efrata Resort Palembang

By On 10.11.19

POSMETRO, OGAN ILIR - Bagi setiap insan ciptaan Tuhan, kata perpisahan tentu saja adalah suatu moment yang tidak diinginkan ada di dunia ini. Selain mengundang rasa pilu, ada banyak hati yang menangis saat ditinggal pergi oleh seseorang. Apalagi seseorang tersebut adalah panutan bagi banyak orang. Tiada kata selain air mata dan untaian doa memohon agar kelak dapat dipertemukan kembali dengan seseorang yang pamit untuk waktu yang tidak ditentukan.

Begitulah peristiwa siang tadi mewarnai Gereja HKBP Efrata Resort Palembang, Minggu (10/11/2019). Sang pimpinan Jemaat Gereja itu yakni Pdt. Arjunsyah Tampubolon, S.Th mendapat mutasi jabatan menduduki Jabatan Baru sebagai Pimpinan Jemaat Gereja HKBP Mukomuko Provinsi Bengkulu.

Jabatan sebelumnya sebagai Pendeta Gereja HKBP Efrata Resort Palembang kini digantikan oleh Pdt. Aron Lado Panggabean S.Th yang sebelumnya berdinas di Gereja HKBP Kota Tebing Tinggi Sumatera Utara.

Prosesi serah terima jabatan secara langsung dipimpin oleh Sekretaris Distrik XV Sumbagsel Pdt. Jhon Warso Siahaan S.Th di ruang jemaat Gereja HKBP Efrata Lorok Resort Palembang Jalan Lintas Tengah Indralaya - Prabumulih Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Usai acara pengukuhan dan serah terima jabatan, pimpinan sidang Pdt.Jhon Warso Siahaan, S.Th dalam sambutannya mengungkapkan selamat datang kepada Pendeta Aron Lado Panggabean S.Th di Gereja HKBP Efrata Resort Palembang.

"Semoga dapat menjalankan tugas yang lebih baik lagi dari pendeta sebelumnya terlebih karna banyak sudah perubahan yang dialami oleh gereja ini sejak dipimpin oleh Pdt.Arjunsyah Tampubolon, S.Th dalam kurun waktu tiga tahun terkahir. Dimana salah satu diantaranya merupakan bangunan gereja yang sudah representatif" ujarnya.

Penekanan ke arah pembangunan tampak lebih ditonjolkan oleh Pdt.Jhon Warso dalam sambutannya mengingat dua gedung baru yakni Gedung Konsistori dan Rumah Dinas Pendeta yang saat ini masih dalam proses pembangunan yang harus diselesaikan secepat mungkin agar dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

Tidak lupa John Warso juga menyampaikan kepada Pdt.Arjunsyah Tampubolon ucapan selamat bertugas di tempat yang baru. Mengingat Pdt.Arjunsyah yang masih singel, John Warso juga mengingatkan agar Arjunsyah segera mencari jodoh sebagai pendamping hidup terlebih untuk mendampingi dalam kegiatan pelayanan memuliakan nama Tuhan.

Terlahir sebagai suku batak, tradisi penutup kata sambutan selalu diakhiri dengan Umpasa (Pantun-red), maka di penghujung kata sambutan, Jhon Warso mengungkapkan " Napuran tano tano ramggim marsiranggoman. Badan ta do padao dao tondi ta i ma marsigonggoman" ujarnya dan disambut jemaat demgan kata Emma tutu.

Selamat jalan dan selamat bertugas di tempat yang baru Pdt. Arjunsyah Tampubolon S.Th. Semoga perpisahan ini awal dari kenangan indah untuk kita ulang di lain waktu saat langkah kita dipertemukan di kemudian hari. Anggap dan jadikanlah perilaku kami yang tidak berkenan untuk semakin mendewasakan diri dalam menjalankan tugas memuliakan Nama Tuhan. Doa kami senantiasa menyertaimu semoga yang kamu cita-citakan dapat segera terkabulkan. Tuhan Yesus Memberkati. (Jun.M)





 Waskita Karya Raih 3 Penghargaan

By On 10.11.19

POSMETRO, JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Kode Saham: WSKT) mendapatkan tiga penghargaan dari BUMN Track di ajang ‘7th BUMN Branding and Marketing Award 2019’.
Ajang penghargaan ini mengambil tema “Beyond Innovation”, dan sudah memasuki tahun ke-7 penyelenggaraan yang bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan berkinerja unggul dan berkompetisi di pasar global melalui inovasi di bidang branding dan marketing.
Waskita menerima penghargaan untuk kategori Corporate Communication Terbaik yang diterima oleh SVP Marketing Division PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Adi Sutrisno. Lalu, The Best Indikator Global BUMN Tbk yang diterima oleh Director of Operation II PT Waskita Karya (Persero) Tbk Bapak Bambang Rianto.
Untuk penghargaan ketiga, PT Waskita Karya (Persero) Tbk meraih The Best CMO Perusahaan BUMN Tbk yang diterima oleh Director of Operation II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Bambang Rianto.
Strategic Marketing Manager Nur Andono menyampaikan, penghargaan yang diraih Waskita akan memicu semangat untuk lebih berprestasi. Waskita juga tidak akan berpuas diri dengan didapatnya 3 (tiga) penghargaan.
“Semangat kami adalah selalu dan terus meningkatkan kinerja PT Waskita Karya (Persero) Tbk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.” Kata Bapak Bambang Rianto.
Pemimpin perusahaan BUMN Track SH Sutarto mengatakan, selain peningkatan peserta yang cukup signifikan, terjadi pula penambahan kategori berupa Kategori Indikator Global. Mengingat, kekuatan branding merupakan salah satu pilar utama di era Industri 4.0 yang persaingannya tidak hanya lingkup nasional tetapi juga global.
Kata Sutarto, kinerja Branding dan Marketing BUMN sudah jauh meningkat dan opersional pelayanan publiknya pun bersaing di tingkat Global. Karena itulah, BUMN Track perlu untuk menyertakan aspek Indikator Global sebagai kategori yang dinilai pada tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga didapuk sebagai pembicara bersama First Secretary of Embassy of the People’s Republic of China in the Republic of Indonesia Li Hanqing, Head of Trade Representation of the Russian Federation in the Republic of Indonesia Sergey Rossomakhov, CEO Huawei Indonesia Jacky Chen, dan CMO Transport PT Trinusa Travelindo (Traveloka)  Dionisius Nathaniel. 
Materi yang disampaikan mengenai perkembangan kinerja PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari mulai awal, lalu IPO hingga sekarang.

Bukalapak Dorong UMKM Go Global

By On 8.11.19

POSMETRO, JAKARTA - Komitmen Bukalapak untuk terus mendukung usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia kini semakin nyata. Kementerian Koperasi dan UKM RI menyambut baik upaya sinergi dengan Bukalapak untuk bersama-sama mendukung sektor UMKM. Hal ini merupakan realisasi komitmen Bukalapak sebagai unicorn yang paling peduli dengan perkembangan UMKM. Juga untuk terus mendukung program pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Paling anyar, Chief Strategy Officer Bukalapak, Teddy Oetomo, bersama dengan CEO Emtek, Alvin Sariaatmadja, bertemu dengan Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM,  Rabu (6/11).

Teddy menjelaskan, pertemuan dilakukan untuk membahas strategi pengembangan UMKM di Indonesia antara lain melalui Pemberdayaan Pelapak, Mitra Bukalapak, hingga dukungan bisnis berbasis digital seperti akses permodalan dan pemasaran. Ia menegaskan, Bukalapak siap bekerjasama dan bersinergi dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendukung rencana pemerintah mengembangkan UMKM.

“Saat ini, Bukalapak memiliki sekitar 2.5 juta mitra bukalapak yang terdiri dari warung binaan dan agen indiviual serta lebih dari 5 juta Pelapak” jelas Teddy, dalam Siaran Pers, Kamis (7/11).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi dan UKM RI menegaskan bahwa program Bukalapak untuk membangun ekosistem teknologi yang tangguh bagi UMKM dan pengembangan masyarakat yang inklusif, sejalan dengan program kementerian. 

“Inovasi Bukalapak akan selalu berfokus pada kualitas hidup masyarakat, sehingga pembangunan ekosistem online ritel yang kokoh akan terus dilakukan tidak hanya di kota - kota besar akan tetapi juga menjangkau ke seluruh pelosok negeri,” ucap Teddy. 

Bukalapak pun terus mendorong UMKM agar go digital sehingga bisa lebih cepat berkembang.  Bukalapak juga melakukan pendampingan kepada pelaku usaha melalui pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan. 

“Hal ini kami lakukan dengan tujuan agar dapat menaik kelaskan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah untuk lebih optimal dalam berbisnis secara online. Dengan demikian masyarakat Indonesia yang berbasis digital akan segera terwujud,” tambah Teddy.

Dalam rangka pengembangan UMKM, Bukalapak memberi bantuan teknologi dan logistik agar pengiriman logistik dapat dilakukan lebih cepat, serta harga di warung juga lebih efisien. Melalui Mitra Bukalapak, warung dapat semakin naik kelas karena semakin terhubung dengan teknologi.

Pemberdayaan warung, juga semakin kuat dengan adanya kolaborasi dengan pemerintah melalui program pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Program kerja sama ini memungkinkan pemilik warung mendapat pembiayaan pinjaman usaha maksimal Rp10 juta per nasabah.

HUT ke 62, Bank Sumsel Babel Prabumulih Beri Kejutan ke Nasabah

By On 6.11.19

POSMETRO, PRABUMULIH - Di pagi yang cerah ini, seperti biasa aktivitas warga Bumi Seinggok Sepemunyian tampak berjalan seperti sediakala. Para pedagang di Pasar PTM Kota Prabumulih dengan setia menunggu pembeli untuk berbelanja. Kenderaan roda dua maupun roda empat bersileweran melintasi jalan Sudirman yakni jalan Protokol yang membelah Kota Prabumulih.

Sementara di persimpangan jalan tampak petugas Kepolisian Satlantas dengan santun mengatur arus lalu lintas. Sesekali terlihat telapak tangan mereka diarahkan ke pengemudi dengan tujuan menyetop laju kenderaan tersebut guna mempersilahkan kenderaan yang datang dari persimpangan jalan untuk melintas.

Masih di seputaran Jalan Sudirman tepatnya di Kelurahan Muara Dua sebelum tugu Patung Kuda kenderaan kami belokkan arah menuju Bank Sumsel Babel Cabang Kota Prabumulih. Tidak ada yang spesial saat kami memasuki areal parkir Bank Milik PT.Bank Pembangunan Sumatera Selatan dan Bangka Belitung tersebut.

Seperti biasa beberapa mobil nasabah bank tampak telah terpakir dengan rapi. Belum banyak dan ramai karna mungkin masih terlalu pagi. Sekuriti Bank yang sudah tidak asing dengan kami selalu melemparkan senyum kami datang sebagai tanda sapa atau ucapan selamat pagi dari jauh.

Berbeda di luar Bank. Suasana di dalam Bank Sumsel kali ini tampak lain dari biasanya. Senyum ramah para pegawai Bank menyapa kami saat melangkahkan kaki di ubin pintu masuk. "Selamat pagi dan selamat datang di Bank Sumsel Babel" ujar wanita berparas anggun mengenakan blazer khas pegawai bank itu.

Di beberapa sudut ruangan kantor pelayanan perbankan ini juga ramai dengan hiasan ala perayaan hari jadi. Semisal ikatan balon warna warni didominasi warna biru khas Bank Sumsel. Kursi petugas teller yang biasa diduduki pegawai wanita itu, pagi ini tampak berubah.

Hari ini, secara khusus, nasabah Bank Sumsel dilayani secara langsung oleh Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih.

Tudak cukup sampai disitu, salah satu nasabah yang baru saja usai melakukan transaksi di meja teller dikejutkan dengan pemberian Souvenir secara langsung oleh Kacab Bank Sumsel Babel. Tiga nasabah pertama yang melakukan transaksi di Bank Sumsel Babel diberi kejutan berupa souvernir.

Disela-sela melayani Nasabah, Robert kepada portal ini mengungkapkan bahwa hal ini  dilakukan bukan hanya di Kantor Cabang Prabumulih saja, tetapi di 25 cabang Bank Sumsel Babel. Karena pada hari ini Bank Sumsel Babel merayakan  HUT yang ke-62 Tahun.

"Hari ini Bank Sumsel Babel Berulang Tahun yang ke-62.Tidak ada perayaan spesial kali ini. Hanya saja di usianya yang ke 62, kegiatan yang sama secara serentak di 25 Cabang Bank Sumsel Daerah memberikan apresiasi kepada 3 Nasabah pertama kami di hari ini,"Beber Robert saat dibincangi wartawan, Rabu (06/11/2019).

Dikatakan, sebagai ucapan rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan pertama dimulai dimulai dengan pemotongan nasi tumpeng. Selain sebagai bentuk ucapan syukur, tentunya merupakan bentuk kepedulian dan terima kasih kepada Nasabah yang telah mempercayai Bank Sumsel Babel menjadi tempat berinvestasi dan bertransaksi.

"Doa yang pertama tentu berterimakasih kepada Allah Swt kemudian kepada semua nasabah dan masyarakat Kota Prabumulij yang telah mempercayai bank sumsel babel sebagai tempat berinvestasi dan bertransaksi. Semoga dengan bertambahnya umur, Bank Sumsel Babel semakin maju, semakin besar dan semakin terdepan baik dalam bentuk pelayanan maupun  dalam kontribusinya bagi kemajuan daerah dan masyarakat Prabumulih khususnya," Tukasnya.

BPJS Nunggak Rp.15 Miliar, Pasien RSUD Kelabakan Cari Obat

By On 6.11.19

PRABUMULIH, PP - Puluhan keluarga pasien RSUD Kota Prabumulih seminggu terakahir tampak mengeluhkan ketersediaan obat-obatan. Apotek di Rumah Sakit milik Pemerintah itu kini tak mampu memenuhi pembelian resep dokter dari keluarga pasien. Akibatnya, keluarga pasien harus mengeluarkan tambahan biaya untuk mencari resep di luar rumah sakit.

Krisis obat obatan di RSUD Kota Prabumulih menurut Dirut RSUD dr. Efrizal Syamsudin merupakan dampak dari BPJS Kesehatan yang menunggak pembayaran terhitung mulai Juni hingga Oktober 2019 dengan nilai hampir mencapai Rp.15 milyar.

Saat dibincangi di kantornya Efrizal tidak menampik bahwa RSUD Kota Prabumulih mengalami krisis obat-obatan.

“Ia saat ini kita terkendala dalam memenuhi stok obat di Rumah Sakit. Pasalnya, terhitung sejak Juni 2019 BPJS kesehatan belum membayar tunggakan biaya pengobatan peserta BPJS sehingga RSUD mengalami kesulitan untuk mencukupi persediaan obat,” ujar dr. Efrizal, Senin (04/10/2019).

Kendati demikian, Efrizal mengaku dengan segala keterbatasan, pelayanan terhadap pasien di RSUD Prabumulih akan selalu maksimal.

“Kita bisa memastikan jika permasalahan ini tidak akan mempengaruhi standar pelayanan kami kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Selain itu kita juga sangat berharap agar BPJS dapat melunasi kewajibanya sebagai pihak yang bertanggungjawab dalam jaminan kesehatan peserta.

Menanggapi persoalan RSUD krisis obat obatan, Walikota Prabumulih, Ir.h.Ridho Yahya, MM mendesak pihak BPJS kesehatan secepatnya dapat menyelesaikan tunggakan hutang ke RSUD Prabumulih. Sebab dikhawatirkan, akibat tunggakan tersebut pelayanan kesehatan terhadap pasien jadi terganggu.

“Kami akan secepatnya memanggil pihak BPJS untuk menyelesaikan hal ini.Jangan sampai ini berdampak kepada pelayanan kesehatan bagi masyarakat,”Ujar Ridho saat di bincangi usai rapat Paripurna DPRD, Senin (04/11/2019).

Informasi tunggakan pembiayaan jaminan kesehatan di RSUD Prabumulih sebelumnya juga sudah ditanghapi oleh pihak BPJS. Saat itu BPJS Kota Prabumulih menyarankan agar RSUD Kota Prabumulih sementara bisa melakukan pinjaman ke Bank menunggu dana BPJS ditransfer oleh pusat.

Menanggapi hal ini, Walikota Prabumulih belum dapat memutuskan solusi yang ditawarkan.

“Kami belum menerima laporan untuk hal ini. Sebab proses pinjaman bank tidak semudah membalikkan telapak tangan. butuh proses panjang serta harus mendapat persetujuan DPRD. Kemudian Pemerintah Kota tidak bisa memutuskan untuk menyetujui sebelum ada kejelasan terkait cara pembayaran dan agunan apa yang akan dijaminkan sebab nilainya tidak sedikit" ujar Ridho Yahya.

Dikatakan, seluruh dana APBD Kota Prabumulih baik yang bersumber dari daerah maupun APBN perlu diketahui sudah di Perdakan. Kecil kemungkinan dana tersebut dialihkan untuk menutupi tinggakan BPJS.

"Dana APBD yang bersumber dari PAD maupun APBN dan DBH di induk maupun di ABT sudah memiliki pos masing-masing dan kecil kemungkinan untuk dialihkan guna menutupi tunggakan BPJS. Apalagi untuk melakukan pinjaman Bank, sungguh tidak mungkin. Ini perlu pembahasan dan secepatnya BPJS kita panggil" tegasnya.


Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Prabumulih, Sutarno, SE . Sejauh ini, DPRD Kota Prabumulih belum mendapatkan keluhan dari pihak RSUD terkait krisis obat akibat tunggakan BPJS yang mencapai angka puluhan miliar.

“Ini perlu ditindaklanjuti di lintas komisi. Mungkin dalam waktu dekat kami akan memanggil pihak BPJS kesehatan guna meminta konfirmasi maupun klarifikasi terkait tunggakan tersebut. Ini masalah besat yang menyangkut hajat hidup orang banyak" tegas Tarno.

Waskita Catatkan Nilai Kontrak Baru Rp15,12 Triliun

By On 5.11.19

POSMETRO, JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Kode Saham: WSKT) tahun ini mencapai peningkatan total aset sebesar 6% dari tahun 2018. Untuk tahun 2018, total aset yang dimiliki PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebesar Rp129,24 triliun sedangkan tahun 2019 total aset mencapai Rp137,24 triliun. 

Kemudian untuk total ekuitas di tahun 2019, nilainya sebesar Rp29,23 triliun. Meningkat 8% dari tahun 2018 yang hanya sebesar Rp27,01 triliun. Sedangkan untuk pendapatan usaha tahun 2019 sebesar Rp22,01 triliun dan laba bersih pada tahun 2019 PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencapai Rp1.103 triliun.

Selanjutnya pada triwulan III tahun 2019 PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatatkan nilai kontrak baru sebesar Rp15,12 triliun. Adapun proyek yang sedang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk adalah Renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta dengan nilai kontrak Rp 443 Miliar, Revitalisasi Sarana Olahraga Ragunan di Jakarta dengan nilai kontrak Rp 419 Miliar, Bandara Juanda di Surabaya dengan nilai kontrak Rp 685 Miliar, Tol Prabumulih – Muara Enim Seksi 2 di Palembang dengan nilai kontrak Rp 4,57 Triliun, Tol Bekasi – Cawang – Kampung Melayu Seksi A. Yani dengan nilai kontrak Rp772,93 Miliar dan Double Double Track Manggarai Jatinegara di Jakarta dengan nilai kontrak Rp 223,69 Miliar.

Kemudian dari sisi penerimaan arus kas, PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor Proyek Tol Cinere – Serpong, Banten, telah menerima pembayaran termin sebesar Rp1,2 triliun dari PT Cinere Serpong Jaya. Penerimaan dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas pendanaan Waskita. 

“Pembayaran atas proyek ini termasuk dalam rencana penerimaan kas masuk dari proyek turnkey sebesar Rp24 triliun yang selesai di tahun 2019,” ungkap Senior Vice President Corporate Secretary, Shastia Hadiarti, dalam Siaran Pers, Kamis (31/10). 

Selain menerima pembayaran termin atas proyek Tol Cinere - Serpong, Waskita pun telah menerima pembayaran Proyek LRT Sumatera Selatan sebesar Rp519 miliar. 

Selanjutnya PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan menerima pembayaran proyek turnkey Tol Kunciran – Parigi sebesar Rp700 miliar, dan Proyek Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang (Porsi VGF Tol Cisumdawu) sebesar Rp327 miliar pada tahun ini. Sampai dengan September 2019, Waskita telah menerima pembayaran termin proyek-proyek turnkey sebesar Rp3,5 triliun.

Perlu diketahui, PT Waskita Karya saat ini tengah menyelesaikan beberapa proyek infrastruktur prioritas. Misalnya saja proyek Jalan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung dan proyek Jalan Tol Jakarta- Cikampek II Elevated yang diharapkan pembayarannya dapat diterima oleh perseroan pada akhir tahun 2019. Hal tersebut diharapkan akan dapat menjaga rasio utang berbunga terhadap modal perseroan sebesar 2,3x di akhir tahun 2019. Perseroan juga dalam proses menyeimbangkan portofolio usahanya yang terdiri dari lima lini bisnis utama.

Lima lini bisnis utama itu terdiri dari jasa konstruksi, investasi jalan tol, beton pra-cetak, realty, dan investasi infrastruktur. Hal ini dilakukan untuk mencapai keberlanjutan dan menjaga tingkat pertumbuhan kinerja sesuai dengan visi dan misi perseroan.

Selain itu, perseroan terus berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik dan profesional. Serta selalu mengedepankan aspek Quality, Health, Safety, dan Environment dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia dengan standar operasional bermutu tinggi.

Sejak tahun 2014, PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengerjakan berbagai proyek strategis nasional, baik infrastruktur jalan tol, light rail transit, maupun bendungan yang sebagian besar dikerjakan dengan skema pendanaan turnkey. Sebanyak 18 ruas jalan tol sepanjang 1.013 kilometer yang konsesinya dimiliki Waskita telah selesai dibangun dan saat ini sebagian besar sudah dioperasikan.

Menko Airlangga Dorong Penyelesaian Program Prioritas MEA

By On 5.11.19

POSMETRO, JAKARTA - Indonesia menyambut baik rencana pelaksanaan Mid Term Review (MTR) terhadap Cetak Biru ASEAN 2025. MTR dipandang sangat penting untuk melihat output, outcome maupun dampak nyata dari integrasi ekonomi menuju ASEAN Vision 2025. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Airlangga Hartarto dalam pertemuan ASEAN Economic Community (AEC) Council, Kamis (31/10), mengharapkan, MTR dapat menghasilkan rekomendasi solusi untuk menyelesaikan isu carry-over yang belum sempat terimplementasi pada tahun-tahun sebelumnya ke tahun implementasi selanjutnya. 

“Indonesia mengharapkan agar update informasi secara periodik tentang implementasi prioritas pada tahun berjalan dapat disediakan, dalam rangka mendorong tingkat implementasi prioritas-prioritas tahunan, baik di tingkat negara maupun ASEAN,” tutur Airlangga dalam keterangan resmi, Jumat (1/11). 

Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir tingkat penyelesaian prioritas tahunan AEC Blueprint 2025 hanya berada pada kisaran 60%, kecuali untuk tahun ini yang tingkat implementasinya diperkirakan dapat mencapai sekitar 91%.

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menyampaikan bahwa Indonesia juga mendorong dilakukannya kajian tentang development gap antar ASEAN Member States (AMS). 

Kajian tersebut dilakukan guna menyusun prioritas pada tahun-tahun selanjutnya yang diharapkan dapat mempersempit kesenjangan antar negara anggota ASEAN.

“Indonesia mendorong ASEAN untuk memperhatikan perbedaan tingkat pembangunan diantara AMS dan memprioritaskan inisiatif-inisiatif berdasarkan tingkat practicality serta nilai tambahnya,” ujar dia. 

Selain itu, pemerintah juga berharap agar implementasi atas instruksi AEC Council kepada seluruh badan sektoral yang berada di bawah koordinasinya tersebut dapat membuat proses kerja di ASEAN menjadi lebih efisien dan efektif.

Termasuk untuk mengatasi tumpang tindih tugas dan fungsi diantara badan-badan sektoral.   

Indonesia mengusulkan agar isu Fourth Industrial Revolution (4IR) yang sangat luas dan bersifat lintas sektor dapat ditangani oleh lembaga sektoral yang menangani bidang industri dibawah AEC Council. 

“Dalam hal ini perlu dibahas lebih lanjut mekanismenya, termasuk kebutuhan perubahan ASEAN Charter untuk mengakomodir usulan tersebut,” Airlangga menambahkan.

Adapun, Airlangga mengapresiasi tingkat implementasi kolektif dari 171 prioritas tahunan ASEAN 2019, yang hingga saat ini telah mencapai 93 prioritas atau 54,4%. 

Indonesia sendiri, menurutnya, telah menyelesaikan 103 prioritas atau 61%. Secara kolektif, diperkirakan ASEAN dapat menyelesaikan sekitar 91.2% prioritas di tahun 2019.

Sebagai informasi, berlakunya AEC pada tahun 2015 merupakan langkah besar bagi integrasi ekonomi ASEAN, karena menawarkan peluang yang besar dengan potensi pasar mencapai US$ 3 triliun dan 649 juta penduduk.


Sejak diberlakukannya AEC Blueprint 2025, upaya integrasi dilakukan secara bertahap melalui target Annual Priorities yang harus dipenuhi oleh negara anggota pada setiap tahunnya. 


AEC Council di negara anggota bertanggung jawab memantau perkembangan implementasi setiap prioritas dan melaporkannya pada pertemuan AEC Council Meeting di ASEAN Summit, termasuk pada kesempatan ASEAN Summit ke-35 kali ini. 


Tahun 2018 total perdagangan ASEAN mencapai US$ 2,8 triliun dengan perdagangan intra-ASEAN memiliki porsi terbesar yaitu 23%.


Berdasarkan data ASEAN Secretariat, nilai ekspor Indonesia ke ASEAN dalam kurun waktu 2015-2018 mengalami peningkatan sebesar 25% dari US$ 33 juta menjadi US$ 42 juta pada 2018. 


Sementara itu sebesar 39% aliran investasi asing langsung (FDI) yang masuk ke Indonesia pada tahun 2018 berasal dari ASEAN. 


Pada periode 2015-2018, nilai FDI yang masuk dari ASEAN ke Indonesia naik 24%, semula US$ 9,1 miliar menjadi US$ 11,3 miliar pada tahun 2018.

Media Gathering Citi Mall Hadirkan Asep Paken

By On 30.10.19

POSMETRO, PRABUMULIH - Untuk mempererat tali silaturahmi dan dukungan terhadap media di Kota Prabumulih, Citi Mall, Mall Pertama dan terbesar di Kota Nanas menggelar Media Gathering. Kegiatan ini tentu saja sebagai ajang silaturahmi dengan media sekaligus menyampaikan kemajuan yang dicapai oleh Citi Mall dalam pengembangan bisnis retail.

Acara ini dihadiri oleh Pemimpin Redaksi dan reporter dari berbagai media yang ada di Kota Prabumulih, baik media cetak, elektronik, maupun online yang tergabung dalam PWI Kota Prabumulih. Dalam kesempatan tersebut, Teges Prita Soraya,
Director, Head of Operating Properties NWP Retail, perusahaan induk pengelola Citimall Prabumulih menyampaikan berbagai kemajuan yang telah dicapai oleh Citi Mall untuk memanjakan konsumen dalam berbelanja.

Rangkaian acara Gathering kali ini diawali dengan makan siang bersama di Kulina Kitchen yang juga dihibur dengan
pertunjukan live music oleh Asep Paken Talent asal Palembang, serta penyampaian visi, misi dan harapan dari hubungan baik antara Citimall Prabumulih dengan PWI.

“Selama ini Citimall Prabumulih sering melibatkan rekan-rekan wartawan dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan di mall. Setiap bulannya pun kami rutin menyelenggarakan kegiatan khusus bersama para wartawan seperti nonton bareng, atau makan bersama. Namun kali ini, kami selenggarakan lebih besar sekaligus untuk bersilaturahmi dengan
organisasi PWI yang menaungi wartawan-wartawan di Indonesia,” jelas Teges Prita Soraya, Director, Head of Operating Properties NWP Retail, perusahaan induk pengelola Citimall Prabumulih.

Dalam kegiatan ini, Citimall Prabumulih juga melakukan penyerahan hadiah kepada tiga orang pemenang lomba ‘Journalist Writing Competition 2019” serta penyerahan piagam kepada seluruh peserta lomba.

Sekadar informasi, Pada September lalu, NWP Retail, perusahaan pengelola Citimall Prabumulih menyelenggarakan lomba menulis untuk jurnalis atau wartawan di sepuluh kabupaten dan kota, salah satunya kota Prabumulih, dengan tema besar Pariwisata.

Rangkaian acara gathering ini kemudian dilanjutkan dengan kompetisi futsal antara Citimall Futsal Club melawan Persatuan Wartawan Indonesia, pada hari Kamis, 31 Oktober 2019 di NR Futsal Prabumulih.

“Tentunya rangkaian kegiatan ini kami selenggarakan untuk semakin membangun keakraban dan juga sebagai bentuk apresiasi kami terhadap para wartawan di Prabumulih. Kedepannya, kami berharap untuk dapat terus menghadirkan program-program menarik dan berkualitas
bukan hanya untuk para pengunjung namun juga untuk para wartawan,” tambah Teges.

Festival Band Semarakkan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Segayam

By On 30.10.19

POSMETRO, GELUMBANG - Tanggal 28 Oktober 2019 diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda yang ke-91. Ada makna yang mendalam bagi sejarah bangsa ini dalam isi Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada 28 Oktober 1928 itu, yakni ikrar bertanah air satu, berbangsa satu, berbahasa satu: Indonesia.

Ikrar Sumpah Pemuda yang dibacakan di arena Kongres Pemuda 91 tahun silam dihadiri oleh kaum muda lintas suku, agama, dan daerah, nantinya, 17 tahun kemudian, melahirkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, pada 17 Agustus 1945.

Makna yang terkandung adalah bahwa peristiwa bersejarah itu mengajarkan nilai-nilai persatuan bangsa. Sumpah Pemuda membuktikan, perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia ternyata dapat disatukan sebagai perwujudan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu".

Di era modern saat ini, setiap Pemuda Bangsa Indonesia juga kerap menunjukkan jati dirinya sebagai pemuda yang menghargai perbedaan dan terus berupaya menyatukan visi untuk mewujudkan pemuda Indonesia yang bermartabat.

Perwujudan tersebut kerap dituangkan dalam berbagai agenda kegiatan dan lomba sekaligus untuk menyemarkkan peringatan Hari Sumpah Pemuda 91 Tahun silam. Seperti yang digelar oleh Pemuda Desa Sgayam Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan siang tadi, Rabu (30/10/2019).

Untuk menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda, Generasi milinial Desa Segayam menggelar event Festival Band. Festival band pemuda ini diikuti puluhan grup band dari berbagai Daerah, yang dilaksanakan guna memberikan semangat kepada para pemuda yang ada di Sumatera Selatan Khususnya Kecamatan Gelumbang Muara Enim untuk mengisi pembangunan.

"Festival band ini kita gelar dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda ke-91 di tahun 2019," kata Ketua Panitia Festival Satrio Imam Wahyudi.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan pemuda di Kabupaten Muara Enim dapat membentuk sebuah wadah kreativitas melalui musik. "Kegiatan ini sangat penting untuk perkembangan pemuda di Gelumbang atau Muara Enim pada umumnya. Melalui kegiatan ini kita harapkan pemuda Gelumbang dapat menumpahkan kreativitasnya dalam bermusik" ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Gelumbang, beberapa tokoh perhimpunan pemuda, tokoh masyarakat dan Siswa/Siswi pelajar kecamatan Gelumbang.

Pantauan Posmetro.co.id di lapangan, salah satu band peserta festival asal Gelumbang bernama G3A Band tampak memukau ratusan penonton. Penampilan dan performa Band ini cukup menyita perhatian penonton. Dimana salah satu anggota Band bernama Gea (9) sebagai penabuh Drum tampil ciamik mengiringi musik dan vokalis saat bernyanyi.

Teriakan penonton pun pecah usai penampilannya berhasil dan sukses mengiringi lagu sang vocalis dengan baik. (Anil)

LPKR Siap Kebut Rencana Bisnis

By On 29.10.19

POSMETRO - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) diproyeksikan menjadi pengembang dengan raihan pendapatan tertinggi dan dengan rasio utang yang rendah di tahun 2019. Pencapaian kinerja keuangan LPKR tahun 2019 ini akan melanjutkan catatan positif yang diraih di tahun sebelumnya.

Dari sisi likuiditas, LPKR juga solid. Merujuk data bursa efek, Net Debt to Equity Ratio alias rasio utang (per Juni 2019) LPKR saat ini jauh lebih rendah dibanding pengembang lain yaitu di angka 29%. Sebagai perbandingan, rasio utang Summarecon mencapai 76%, Modern Land 77%, Jababeka 56%, dan Citra Land dengan 32%.
Rendahnya rasio utang menunjukkan kesehatan perseroan yang sangat baik dan kemampuan untuk berkembang di tahun-tahun mendatang. Juga, menjadi bukti, di bawah John Riady, operasional dan kinerja LPKR ke depan akan semakin baik.  
“Dengan rasio utang yang terjaga, kami optimis sejumlah rencana bisnis perusahaan dapat diwujudkan. Ini juga menjadi cerminan dari sisi struktur permodalan sangat kuat. Dukungan konsumen juga menjadi pendorong utama kinerja kami tetap positif,” ujar CEO LPKR John Riady, dalam keterangan tertulis, Selasa (29/10). 
Rasio utang rendah sejatinya juga menjadi sinyal LPKR akan mampu mewujudkan rencana bisnis pada tahun depan.  Apalagi likuiditas terjaga. Belum lagi, ada pendapatan berulang dari PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO).  Kinerja LPKR juga akan semakin baik manakala sektor properti di tahun depan kembali bangkit setelah momentum politik selesai.   

Perseroan yang aktif dalam membuat kebijakan strategis juga menjadi salah satu faktor yang membuat pergerakan saham LPKR akan terus terangkat. Apalagi LPKR juga menggandeng beberapa mitra strategis dalam melakukan pengembangan properti, hal ini yang dinilai sebagai salah satu kekuatan LPKR.  
Menurut John, ada tiga hal yang menjadi fokus bisnis Lippo yakni bisnis perumahan, mall, dan rumah sakit. Ia mengatakan, berbeda dengan jenis bisnis lain yang umumnya hanya memiliki dua hingga tiga pesaing di satu negara, pemain di lini bisnis properti begitu banyak lantaran potensi pasar yang memang sangat besar.
Karena itulah, Lippo selalu fokus ke proyek yang sedang dijalankan agar memberi kepastian ketenangan kepada konsumen maupun investor. Ia optimis ke depan Indonesia sangat prospektif untuk kepemilikan rumah bisa naik dari 60 persen ke 80 persen.  
Kepala Riset Narada Asset Management Kiswoyo Adi Joe kepada wartawan mengatakan dana rights issue yang telah diperoleh Lippo Karawaci memungkinkan perseroan bisa cepat menangkap peluang investasi di tahun depan. Posisi rasio utang perseroan masih terbilang rendah apabila dibandingkan dengan kompetitor lainnya.  
Menurut Kiswoyo, kelebihan Lippo Karawaci lainnya adalah mampu menangkap peluang dalam berinvestasi, seperti di real estate investment trust (REIT) atau dana investasi real estate (DIRE).
LPKR diproyeksikan akan membukukan pendapatan senilai Rp 13,5 triliun sepanjang tahun 2019, naik 22% dari Rp 11,057 triliun di tahun sebelumnya. Pendapatan LPKR meningkat pesat di saat beberapa pengembang lain bahkan tidak mampu menyamai pendapatan tahun 2018.
Misalnya, pengembang Ciputra (CTRA) yang merupakan pengembang terbesar kedua di Indonesia diperkirakan hanya membukukan pendapatan sebesar Rp 7,4 triliun di tahun 2019, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp 7,7 triliun. Agung Podomoro (APLN) mengalami hal yang sama dengan capaian Rp 4,5 triliun, turun dari Rp 5 triliun tahun lalu.
Pengembang lain juga belum mampu mendekati LPKR meski beberapa di antaranya mengalami kenaikan. Sinar Mas Land (BSDE) diperkirakan meraih pendapatan sebesar Rp 7,2 triliun, Pakuwon (PWON) Rp 7,1 triliun, Summarecon (SMRA) Rp 5,9 triliun, Jababeka (KIJA) Rp 3,3 triliun, dan Modern Land Rp 2,7 triliun.

Fresh Market Bintaro Serahterimakan Puluhan Ruko dan Ratusan Kios

By On 27.10.19


POSMETRO, TANGERANG - Fresh Market Bintaro menyerahterimakan puluhan ruko dan ratusan kios kepada para pemilik, hari Sabtu, 26 Oktober 2019. Demo masak dari Chef Aiko dan pengambilan hadiah lucky dip, juga menjadi mata acara yang dinanti para pembeli Fresh Market Bintaro.

Usai soft opening Fresh Market Bintaro, tanggal 12 Oktober 2019 lalu, animo warga Bintaro Jaya dan sekitarnya semakin tinggi. Setiap hari, terutama akhir pekan, lebih dari 2.000-an pengunjung yang berbelanja di pasar modern terbaru Bintaro Jaya ini. 

Dari pagi hingga siang hari, para pengunjung datang silih berganti.
Nana Rohmana, Manajer Serah Terima dan Komplain Fresh Market Bintaro menjelaskan, kebutuhan belanja sehari-hari memang sudah lengkap tersedia di Fresh Market Bintaro. 

Lapak kering dan basah telah menjajakan dagangannya. Mulai dari pedagang daging, ikan, ayam, sayuran, buah-buahan, bumbu dapur, telur, tahu-tempe, hingga kue dan jajanan pasar. Bahkan, di pasar modern ini, terdapat pedagang yang khusus menjual sayuran organik.

Kata Nana, Lapak yang menjadi favorit warga tentu saja para pedagang ikan segar yang berada di dalam area khusus berpendingin udara. Para warga tampak antusias dengan lapak ikan segar ini. Apalagi, sebagian ikan-ikan air laut dan air tawar diletakkan di dalam etalase akuarium. 

"Antusiasme warga untuk berbelanja juga tampak pada antrian untuk mendapatkan voucher belanja. Voucher tersebut dibagikan secara gratis kepada para pengunjung yang berbelanja dengan jumlah tertentu. Promo berlaku sebulan mulai 12 Oktober-12 November 2019," ujar Nana, Sabtu (26/10/2019).

Tingginya animo warga yang sudah meramaikan Fresh Market Bintaro diharapkan juga diikuti dengan para pedagang ruko dan kios. Usai serah terima, para pedagang dihimbau untuk segera membuka usaha, agar keberadaan pasar modern di Distrik Emerald ini semakin lengkap. Terutama bisnis kuliner, kafe, dan lain sebagainya.

Pada acara serah terima massal ruko dan kios, pengelola Fresh Market Bintaro mengadakan demo masak bersama Chef Aiko. Acara serah terima dimulai pukul 09.00 -17.00 dimana para pembeli Fresh Market Bintaro diberikan kesempatan untuk mengambil hadiah lucky dip.

Destinasi Baru untuk Belanja
Dijelaskan Nana, Fresh Market Bintaro merupakan pasar modern terbaru yang dibangun oleh pengembang Bintaro Jaya di atas lahan seluas 2,1 hektar. Berada di Distrik Emerald Bintaro dan memiliki akses langsung ke Boulevard Bintaro Jaya. Bahkan, dibuat jalan pintas yang menghubungkan Distrik Emerald dengan boulevard, untuk memperlancar arus kendaraan dari dan menuju lingkungan hunian.

Lokasi pasar modern yang berada di sisi jalan utama Boulevard Bintaro Jaya, membuat aksesibilitas menjadi mudah dijangkau dari berbagai arah. Apalagi, bersebelahan dengan dua distrik hunian, yaitu Emerald Bintaro dan Discovery Residences. Keberadaannya dapat menjadi pilihan utama berbelanja keperluan sehari-hari bagi para warga di kedua distrik hunian tersebut.

Tampilan pasar modern ini memiliki desain bangunan kontemporer, fasad didominasi kaca, berpadu dengan konsep industrial, yang lebih fresh dan catchy. Kompleks pasar terdiri atas 78 ruko, 252 kios, dan 240 lapak, serta memiliki ATM Center dan area parkir yang cukup luas di sekeliling pasar.
Di dalam area lapak, tersedia berbagai macam kebutuhan belanja sehari-hari. 

Mulai dari daging, ikan, ayam, sayuran, buah, bumbu dapur, telor, tahu-tempe, hingga lapak khusus menjual sayuran organik. Lapak kering sendiri terdiri atas 169 unit dan lapak basah 71 unit.

Menariknya, Fresh Market Bintaro menempatkan lapak khusus ikan segar di dalam area berpendingin udara. Sebanyak 53 lapak khusus ikan menyediakan aneka ikan air laut, air tawar, dan olahan. Fresh Market Bintaro ingin menjadi sentra penjualan ikan segar, sesuai dengan tagline-nya, ‘Segar Setiap Hari’.